Tim Sweeney Kembali Kritik Kebijakan AI di Steam

Tim Sweeney Kecam Aturan AI

Berita
Tim Sweeney Kembali Kritik Kebijakan AI di Steam
Komentar

CEO Epic Games, Tim Sweeney, kembali melontarkan kritik terhadap kebijakan Valve yang mewajibkan developer mengungkap penggunaan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam game mereka di Steam.

Menurut Sweeney, aturan tersebut bukan sekadar bentuk transparansi, tetapi juga dapat menjadi pernyataan politik yang membuat developer rentan menjadi sasaran kritik di internet.

Dalam unggahannya di media sosial pada 23 Oktober 2026, Sweeney menanggapi diskusi mengenai perlunya label pengungkapan AI di Steam. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai sesuatu yang “abhorrent” atau sangat tidak pantas, karena dinilai memberikan celah bagi kelompok yang menentang AI untuk menyerang developer yang menggunakan teknologi tersebut.

Tim Sweeney Kembali Soroti Aturan AI Steam

Tim Sweeney Kembali Kritik Kebijakan AI di Steam 1 1

Ini bukan pertama kalinya Sweeney mempersoalkan kebijakan tersebut. Pada Juni lalu, ia membandingkan label AI Steam dengan Scarlet Letter, yang menurutnya berpotensi memberi stigma negatif kepada game yang menggunakan konten buatan AI dan mempersulit keberhasilan komersialnya.

Valve sendiri memperkenalkan sistem pengungkapan AI pada 2024 agar pemain mendapatkan informasi lebih jelas mengenai proses pembuatan game.

Developer diwajibkan mengungkap penggunaan AI generatif untuk menghasilkan konten yang dilihat pemain, termasuk ilustrasi, musik, aset visual, maupun materi lain yang dibuat sebelum atau selama permainan berlangsung.

Namun, Valve telah menjelaskan bahwa penggunaan AI untuk membantu pekerjaan di balik layar, seperti asistensi pemrograman, umumnya tidak wajib diungkapkan. Fokus kebijakan tersebut adalah konten buatan AI yang benar-benar dinikmati pemain.

Perdebatan ini mencerminkan perbedaan pandangan di industri game. Sebagian pihak melihat AI sebagai alat untuk mempercepat pengembangan, sementara pihak lain mengkhawatirkan persoalan hak cipta dan dampaknya terhadap kreativitas manusia.

Hingga kini, Valve masih mempertahankan kebijakannya. Belum diketahui apakah kritik berulang dari Sweeney akan mendorong perubahan aturan pengungkapan AI di Steam.

Ikuti Gamedaim — di mana saja

Tetap terkini di mana pun kamu membaca.

Selanjutnya

Berita

COO Pertama Xbox Hengkang Setelah Hanya Tiga Bulan Menjabat

26 Oktober 2026 Syaipul Anwar 2 menit baca

Tiga Bulan yang Singkat

Baca artikel lengkap