Masa depan Mass Effect kini menjadi sorotan setelah petisi #SaveMassEffect berhasil mengumpulkan lebih dari 50.000 tanda tangan hanya beberapa hari setelah penutupan BioWare.
Kampanye ini menjadi wadah bagi para penggemar yang berharap Electronic Arts (EA) mempertimbangkan kembali nasib waralaba RPG fiksi ilmiah tersebut.
Petisi yang beredar melalui Change.org itu mendapat perhatian besar setelah kabar penutupan BioWare dan pembatalan proyek Mass Effect terbaru memicu reaksi keras dari komunitas.
Bagi banyak penggemar, keputusan tersebut bukan sekadar kehilangan satu game, tetapi juga berakhirnya kesempatan untuk melihat kelanjutan semesta yang telah mereka ikuti selama bertahun-tahun.
BioWare dikenal luas lewat seri Mass Effect dan Dragon Age, dua waralaba yang membangun reputasi studio melalui cerita mendalam, karakter berkesan, serta pilihan pemain yang memengaruhi jalannya permainan.
Penggemar Berharap Mass Effect Masih Bisa Diselamatkan

Lonjakan dukungan terhadap petisi ini mencerminkan kuatnya keterikatan komunitas dengan Mass Effect. Para penggemar berharap besarnya dukungan publik dapat mendorong EA mencari cara untuk menghidupkan kembali proyek tersebut, meskipun jumlah tanda tangan yang terkumpul belum menjamin adanya perubahan keputusan.
Situasi ini semakin menyita perhatian setelah sebuah trailer yang diduga berasal dari proyek Mass Effect yang dibatalkan beredar di internet. Cuplikan tersebut memperlihatkan potensi pengembangan game yang masih menyisakan banyak hal untuk dinantikan, sehingga memicu kembali perdebatan mengenai keputusan perusahaan.
Meski demikian, belum ada pengumuman resmi bahwa EA akan membatalkan penutupan BioWare atau melanjutkan pengembangan game tersebut. Untuk saat ini, petisi #SaveMassEffect menjadi salah satu bentuk perlawanan komunitas terhadap keputusan yang mengancam masa depan salah satu seri RPG paling dikenal di industri game.

Membalas