Persaingan konsol generasi berikutnya antara Sony dan Microsoft tampaknya tidak hanya akan ditentukan oleh performa, tetapi juga biaya produksi. Laporan terbaru menyebutkan bahwa PlayStation 6 (PS6) diperkirakan memiliki biaya komponen sekitar US$200 lebih rendah dibandingkan konsol Xbox berikutnya yang sementara dikenal dengan nama Project Magnus.
Informasi tersebut berasal dari Kepler_L2, seorang pembocor informasi perangkat keras yang membagikan perkiraannya pada 20 Oktober 2026. Melalui unggahannya, ia menyebut biaya komponen atau Bill of Materials (BOM) PS6 sekitar US$200 di bawah Project Magnus. Angka ini merujuk pada biaya material untuk merakit konsol, bukan biaya pengembangan maupun harga jual resminya.
Krisis Memori Berpotensi Membuat Konsol Generasi Berikutnya Lebih Mahal
Salah satu faktor utama yang memengaruhi biaya produksi adalah kenaikan harga RAM dan NAND. Menurut Kepler_L2, lonjakan harga komponen tersebut mengubah perhitungan biaya perangkat keras yang sebelumnya telah dirancang bertahun-tahun sebelum peluncuran.
Sebelumnya, pada Oktober 2025, ia memperkirakan PS6 akan dijual sekitar US$600, sementara Xbox generasi berikutnya berpotensi mencapai US$1.200. Namun, situasi pasar yang berubah membuat perkiraan harga tersebut semakin sulit dijadikan patokan. Laporan lain bahkan menyebut harga konsol Xbox mendatang berpotensi mencapai US$1.800.
Meski biaya komponen PS6 dikabarkan lebih rendah, hal itu belum menjamin konsol Sony akan dijual dengan harga terjangkau. Sony dan Microsoft juga harus memperhitungkan biaya distribusi, pemasaran, serta strategi penetapan harga masing-masing.
Hingga kini, kedua perusahaan belum mengumumkan harga resmi konsol generasi berikutnya. Jika kenaikan harga komponen terus berlanjut, gamer mungkin harus menyiapkan anggaran lebih besar untuk menyambut generasi konsol selanjutnya.


Membalas