Adaptasi film live-action Elden Ring dilaporkan memiliki anggaran produksi hampir US$200 juta, menjadikannya film termahal sepanjang sejarah A24. Angka tersebut menandai langkah besar bagi studio yang selama ini dikenal melalui film independen dengan anggaran relatif lebih kecil.
Menurut laporan The Wall Street Journal yang dikutip Insider Gaming, biaya produksi film ini hampir mencapai US$200 juta, belum termasuk anggaran pemasaran. Estimasi tersebut juga meningkat signifikan dibandingkan laporan sebelumnya yang menyebut anggarannya berada di kisaran US$100 juta.
Sebagai perbandingan, Marty Supreme yang dibintangi Timothée Chalamet dilaporkan memiliki anggaran sekitar US$70 juta, sedangkan Civil War garapan Alex Garland menghabiskan sekitar US$50 juta. Besarnya investasi untuk Elden Ring menunjukkan skala produksi yang jauh lebih ambisius dibandingkan proyek-proyek A24 sebelumnya.
Adaptasi Elden Ring Jadi Taruhan Besar A24

Film Elden Ring disutradarai sekaligus ditulis oleh Alex Garland, yang sebelumnya menggarap Ex Machina dan Civil War. Proyek ini mengadaptasi RPG fantasi gelap besutan FromSoftware yang dikenal melalui dunia The Lands Between, pertarungan menantang, dan cerita yang penuh misteri.
Deretan pemerannya mencakup Kit Connor, Cailee Spaeny, Ben Whishaw, Nick Offerman, serta sejumlah aktor lainnya. George R. R. Martin, yang turut membantu membangun lore game aslinya, juga terlibat sebagai produser.
Besarnya anggaran tersebut tidak lepas dari potensi komersial waralaba ini. Elden Ring dilaporkan telah terjual sekitar 36,4 juta kopi dan menghasilkan pendapatan sekitar US$2 miliar. Meski begitu, kesuksesan game tidak otomatis menjamin keberhasilan adaptasi filmnya.
Film Elden Ring dijadwalkan tayang di bioskop pada 3 Maret 2028. Dengan investasi sebesar ini, adaptasi tersebut menjadi salah satu proyek paling ambisius A24 sekaligus ujian besar untuk membawa dunia fantasi FromSoftware ke layar lebar.

Membalas