BeritaPlaystationPS4PS5

Matt Booty Ingin Buat AI Khusus Untuk QA Tester Video Game

Satu lagi kabar cukup mengejutkan datang dari perusahaan terkenal Xbox Games Studios. Pada kesempatan ini mereka baru saja mengumumkan sebuah proyek baru yang ternyata bukan berbentuk video game. Benar, Matt Booty berencana untuk membuat AI khusus untuk QA Tester Video Game. Bakal seperti apakah jadinya? Yuk ikuti terus berita game terbaru berikut ini.

Dalam studio developer, ada satu posisi yang diberi nama QA Tester Video Game. Seperti namanya, posisi ini punya tugas untuk memastikan apakah Video Game yang studio buat layak untuk dirilis atau masih harus ditunda. Posisi tersebut juga bertanggung jawab untuk mendeteksi Bug, Crash, mencari Gameplay yang nyaman, Balancing, menentukan Difficulties, mengetes seluruh sesi Level, mencari Sekenario, dan masih banyak lagi.

Xbox Akan Ciptakan AI Khusus QA Tester Untuk Pegujian Video Game

Biasanya posisi ini ditempati oleh para pekerja profesional yang rela menghabiskan waktu ratusan jam untuk mengetes satu level di dalam game. Namun, baru-baru ini Matt Booty selaku pemimpin Xbox Games Studios berniat untuk mempekerjakan AI dalam posisi tersebut. Pada segmen Q&A di PAX West 2022, Booty menjelaskan bahwa ketika game menjadi lebih kompleks, mereka lebih rentan terhadap bug, dan mengklaim metode pengujian QA saat ini berjuang untuk mengikutinya.

Karena itu, Booty mengatakan bahwa ia meminta peneliti AI di Microsoft untuk membuat AI khusus yang mampu menggantikan manusia dalam hal pengujian game. “Beberapa proses yang kami miliki, belum benar-benar mengikuti seberapa cepat kami dapat membuat konten,” kata Booty. “Salah satunya adalah uji coba.”

Matt Booty Sempat Minta Bantuan Peneliti AI di Microsoft

Ia menyebut bahwa dalam pembuatan film, kita diberi kebebasan mengedit tanpa perlu khawatir merusak komponen-komponen yang ada dalam awal film. Namun dalam video game, satu perubahan kecil saja dapat merusak komponen-komponen lainnya layaknya “Bom.” Contohnya saja seperti mengubah warna pada objek yang dapat berujung membuat 10 menit awal game mengalami bug hebat dan berujung tidak bisa dimainkan.

Matt menjelaskan “Setiap kali sesuatu yang baru masuk ke game besar, seluruh permainan harus diuji, dari depan ke belakang, dan dari sisi ke sisi.” Lebih lanjut, “Apa yang selalu saya katakan ketika saya bertemu dengan orang-orang AI, adalah: ‘Bantu saya mengetahui cara menggunakan bot AI untuk menguji permainan.’ “Karena saya ingin dapat memulai 10.000 instance game di cloud dan gunakan bot AI untuk menghabiskan sepanjang malam menguji game itu.”

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment