Ubisoft membawa kabar yang mungkin kurang menyenangkan bagi penggemar Assassin’s Creed. Meski Assassin’s Creed Black Flag Resynced mendapat sambutan positif, perusahaan memastikan belum memiliki proyek remake lain dari franchise tersebut yang sedang aktif dikembangkan.
Informasi ini disampaikan melalui pembaruan terbaru mengenai masa depan franchise Assassin’s Creed pada 29 Oktober 2026. Ubisoft mengungkapkan bahwa pengalaman mengembangkan Black Flag Resynced memberikan banyak pelajaran, terutama dalam menghadirkan kembali game klasik dengan teknologi dan pendekatan modern.
Menurut Ubisoft, membangun ulang sistem lama dari awal, menambahkan elemen baru, serta menjaga keseimbangan antara nostalgia dan inovasi bukanlah pekerjaan mudah. Meski demikian, perusahaan mengaku bangga dengan hasil kerja tim pengembang dan respons yang diberikan para pemain terhadap Black Flag Resynced.
Ubisoft Masih Membuka Peluang Remake di Masa Depan

Dalam pernyataannya, Ubisoft menegaskan bahwa saat ini tidak ada remake Assassin’s Creed lain yang sedang memasuki tahap pengembangan aktif. Tim internal justru tengah memusatkan perhatian pada proyek-proyek berikutnya dalam franchise tersebut.
Menariknya, Ubisoft menyebut ada sejumlah proyek yang belum pernah diumumkan kepada publik. Proyek-proyek tersebut dikabarkan akan menghadirkan latar tempat dan cerita baru, sehingga masa depan Assassin’s Creed tidak hanya bergantung pada remake dari seri sebelumnya.
Meski belum memiliki rencana remake tambahan dalam waktu dekat, Ubisoft menegaskan bahwa peluang tersebut tidak sepenuhnya tertutup. Perusahaan masih tertarik untuk menghidupkan kembali game klasiknya apabila menemukan kesempatan yang tepat.
Dengan demikian, penggemar masih memiliki harapan untuk melihat judul Assassin’s Creed lawas mendapatkan remake di masa mendatang. Namun, untuk saat ini, fokus Ubisoft tampaknya lebih tertuju pada pengembangan pengalaman baru bagi franchise tersebut.


Membalas