eSportsAndroidBeritaiOSMobileResmi

To The Bone Tanggapi Kritikan Netizen Soal Pro Player di PON XX 2021 Papua

Akhir-akhir ini, nama DKI Jakarta atau To The Bone ramai diperbincangkan oleh komunitas Mobile Legends. Pasalnya, tim yang berisikan pro player seperti Zuxxy, Luxxy, Jayden, dan RedFace mendapatkan kritikan dari netizen.

Tentu, kritikan netizen ini mendapatkan tanggapan dari para punggawan To The Bone. Lantas, apa kata Zuxxy dan kawan-kawan? Yuk simak artikel berikut ini sampai habis.


Tanggapan To The Bone Soal Pro Player di PON Papua

Perlu kalian ketahui, DKI Jakarta sendiri memang mendominasi gelaran PON XX 2021 Papua, baik itu dari kualifikasi ataupun pra-pon. Tidak heran, kritikan pun datang dari berbagai kalangan mengingat mereka berempat adalah pro player yang membela Bigetron RA, Aura Esports, dan EVOS Reborn.

Namun, apakah kamu tahu bahwa To The Bone sendiri sampai harus mengikuti babak kualifikasi layaknya tim-tim lain?

Mungkin disini banyak yang nanya, kenapa pro player ikut pon. Ini sih nggak ada regulasi untuk pro player tuh nggak bisa ikut. Semua orang bisa ikut event ini dan kita ikutnya juga kualifikasi dari terendah. Fairlah berarti kita. Asal kalian tahu, banyak juga pro player yang main di kualifikasi dan bahkan mereka nggak lolos. Kita salah satu tim yang pro player semua dan lolos. Mungkin kalian tau Microboy, Genesis Dogma, mereka tuh main semua mewakili daerahnya masing-masing. GD Juara PMPL yang dari Manado tuh satu timbahkan mereka nggak lolos.โ€ Ucap Tim To The Bone pada live Instagram salah satu pemainnya

Memang, dalam aturan PON XX 2021 Papua sendiri tidak melarang pro player untuk ikut. Bahkan, nama-nama seperti Rizky Faidan yang mewakili Jawa Barat di e-Football PES 2021 juga tidak mendapatkan kritikan sama sekali.


Netizen di Mohon Untuk Mengerti

To the bone
To the bone

Sebagai netizen, memang ada pro dan kontra terkait keikutsertaan To The Bone di PON XX 2021 Papua ini. Namun, kalian tetap harus mengerti bahwa setiap tim yang berlaga telah melalui kualifikasi. Bahkan, nama-nama seperti SVAFVEL tidak lolos.

Tentu, penggemar PUBG Mobile harus membuka mata mereka bahwa PON XX 2021 Papua ini terbuka untuk semua kalangan khususnya di cabor Esports. Terlebih, ini adalah pertama kalinya olahraga elektronik tersebut di pertandingkan. Dengan hadirnya Esports di PON, ini akan membuka mata masyarakat umum terkait olahraga yang satu ini.


Related Posts

Leave Comment
Gamedaim We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications