G ListNintendo

11 Inovasi Nintendo yang Membantu Perkembangan Industri Game. Apa Saja?

Inovasi NintendoNintendo adalah perusahaan video game asal Jepang yang berdiri sejak tahun 1889 dan berawal sebagai perusahaan produsen kartu Hanafuda, sebelum akhirnya beralih menuju industri video game pada tahun 1974. Perusahaan ini memiliki sejarah yang begitu panjang dan tidak terbatas pada industri video game saja, tapi juga pernah membuat rantai waralaba seperti taksi dan bahkan love hotel.

Kalau membahas soal Nintendo, Perusahaan ini bukan hanya sebatas industri konsol dan video game semata, tapi juga sebuah warisan yang melegenda. Tidak ada perusahaan yang bisa menguasai pasar video game sebagaimana dominasi Nintendo pada akhir ’80-an hingga awal ’90-an. Dengan perjalanan dalam industri video game yang sangat panjang itu, Nintendo berhasil menciptakan inovasi yang sangat berguna bagi perkembangan industri game di masa kini.

Dalam Artikel kali ini, Gamedaim akan membahas tentang 11 Inovasi Nintendo yang Membantu Perkembangan Industri Game. Berikut daftarnya.

11 Inovasi Nintendo yang Membantu Perkembangan Industri Game

1. Directional Pad

Directional pad
Directional Pad | via Amazon

Inovasi Nintendo yang pertama adalah Directional Pad atau D-Pad. D-Pad adalah tombol yang akan menentukan pergerakan karakter yang akan kita mainkan. Inovasi ini adalah sesuatu yang revolusioner saat pertama kali diterapkan pada konsol Nintendo Entertainment System atau Nintendo Famicom pada 1983.

Terbilang revolusioner karena pada konsol sebelum NES lebih cenderung menggunakan joystick berupa analog untuk menggerakkan karakter dalam permainan. Setelah NES, konsol lain seperti SEGA Genesis juga menerapkan kontroler yang menggunakan Directional Pad. Inovasi ini terus digunakan hingga sekarang.

2. Battery Back-Up

Battery backup
Battery Back-Up | via Instructable

Selanjutnya adalah Battery Back-Up. Inovasi ini dimulai oleh Nintendo saat mengembangkan cartridge Legend of Zelda. Inovasi ini memungkinkan pemain untuk menyimpan data permainan mereka secara langsung ke dalam cartridge. Dalam membuat inovasi ini, Nintendo terinspirasi dari Famicom Disc System, yang membuat prosedur penyimpanan data permainan menjadi lebih mudah.

Meskipun Disk System ini tidak pernah mendarat di daratan Amerika, tapi cartridge Legend of Zelda berhasil sampai di pasar Amerika Utara dan dan berhasil menguasai pasar dalam beberapa bulan saja. Keberhasilan dari inovasi ini berhasil memukul mundur dominasi dari game lain seperti SEGA Miracle Warrior dan Phantasy Star.

3. Shoulder Button

Shoulder button
Shoulder Button | via 8-bit Central

Inovasi Nintendo yang selanjutnya adalah Shoulder Button. Berbeda dengan kontroler SEGA Genesis yang memiliki 6 action button pada bagian depan, Nintendo lewat kontroler Super Nintendo Entertainment System atau SNES kembali menciptakan inovasi dengan menempatkan dua action button lainnya di bagian pundak dari kontolernya.

Shoulder Button ini kemudian dinamai Left Trigger dan Right Trigger, yang kemudian menjadi sangat nyaman digunakan, terutama kalau bermain game pertarungan seperti Street Fighter II. Inovasi ini juga terus digunakan sampai sekarang, dan diikuti oleh konsol lain seperti Sony PlayStation dengan dua shoulder button di setiap sisi, SEGA DreamCast, dan XBOX.

4. Side-scroll Modern

Super mario bros.
Super Mario Bros. | via Twillio

Inovasi Nintendo selanjutnya ada di bidang Side-scrolling modern. Inovasi ini bersal dari Donkey Kong yang mengawali adanya rintangan dalam perjalanan karakter. Dan lewat Super Mario Bros., Nintendo menginovasikan permainan yang menggabungkan side-scrolling ala game arkade, rintangan yang harus dihindari ala Donkey Kong, dan juga elemen-elemen lain seperti mengumpulkan item untuk mendapatkan kekuatan khusus.

5. Perangkat Video Game Portable

Sony dsc
Nintendo GameBoy | via Wiki

Nintendo GameBoy adalah Inovasi Nintendo yang revolusioner dan memulai era handheld console. Dimulai pada tahun 1989, saat Nintendo pertama kali meluncurkan Nintendo GameBoy. Meskipun konsol handheld sudah lama ada sebelum Nintendo GameBoy, tapi itu hanya sebatas satu permainan per handheld. Dan kalau ingin mengganti game, maka harus membeli handheld baru dengan permainan yang sudah tersedia di dalamnya.

Sudah banyak pengembang yang mencoba membuat handheld yang bisa diganti permainannya saja, tapi tidak satu pun bertahan lama. Dari situlah, Gunpei Yokoi emndapatkan ide untuk menggabungkan Game & Watch dengan NES yang saat itu sedang menguasai pasar, dan berhasil melahirkan handheld bernama GameBoy. Meskipun hanya memiliki gambar hitam-putih, namun handheld ini menjadi cetak biru bagi penerus dan juga pesaingnya.

6. Selfie

Selfie dengan kamera game boy
Selfie dengan Kamera GameBoy | via Twitter

Sebelum adanya kamera hp, Nintendo terlebih dulu memunculkan inovasi yang membuat pemilik GameBoy bisa mengambil foto selfie dari handheld mereka. Inovasi Nintendo yang satu ini dikenal dengan nama Nintendo Camera. Aksesoris untuk Nintendo GameBoy ini diluncurkan oleh Nintendo pada tahun 1998.

Hasil foto yang didapatkan juga gabungan dari warna hitam-putih dan grafik pixel ala Nintendo GameBoy. Penjualan dari GameBoy Camera ini sangat laris karena memang sebuah inovasi yang belum pernah ada sebelumnya.

7. Kontroler yang Bergetar

Star fox 64 1
Star Fox 64 | via chuuggaconroy

Di saat kompetitor satu generasinya seperti Sony PlayStation dan SEGA Saturn sudah menggunakan Game berformat CD, Nintendo 64 masih tetap bertahan dengan menggunakan cartridge. Hal ini juga yang membuat Nintendo kehilangan dominasinya di pasar internasional. Tapi meskipun begitu, Nintendo tidak kehabisan akal untuk terus membuat inovasi.

Salah satu inovasi dari Nintendo untuk Nintendo 64 datang dari game Star Fox 64. Tapi yang menjadi inovasi Nintendo kali ini bukanlah game-nya, melainkan aksesorisnya. Star Fox 64 menyertakan Rumble Pak pada setiap pembelian dan membuat kontroler Nintendo 64 pemainnya akan bergetar setiap kali menerima damage.

Inovasi inilah yang kemudian “dipinjam” oleh kompetitor Nintendo seperti Sony PlayStation 2 yang menyematkan sebuak alat getar pada kedua analognya. Dan Sekarang, akan sulit menemukan kontroler konsol yang tidak bergetar.

8. Multiplayer lebih dari 2 orang

Super,mario,bros,64,in,a,nintendo,64,,a,popular
Multiplayer hingga 4 orang | via Looper

Pada masa kejayaan SNES, Nintendo tidak pernah memprediksi kalau sistem CD akan menjadi sistem yang diminati. Tapi ada satu hal yang diprediksi Nintendo, yaitu Multiplayer. Karena itulah, Nintendo 64 dihadirkan dengan port kontroler yang bisa dimainkan hingga 4 orang. Nintendo memang kalah dalam segi penjualan dikarenakan kekukuhan untuk terus menggunakan cartridge. Tapi, Nintendo tidak pernah kalah dalam segi inovasi.

Inovasi Nintendo satu ini kemudian “dipinjam” oleh konsol kompetitornya di generasi selanjutnya, seperti SEGA Dreamcast, Xbox, dan juga beberapa pengembang konsol yang menawarkan fitur kontroler nirkabel atau wireless seperti Sony.

9. Motion Control

Wii sports
Wii Sports | via Gamebrott

Inovasi Nintendo selanjutnya adalah Motion Control. Inovasi ini dimulai dari era Nintendo Wii, dimana pemain bisa menggerakkan karakter dalam game dengan menggunakan perangkat bawaan yang disebut WiiMote Motion+. Game yang populer dimainkan menggunakan Motion Control ini adalah Wii Sports yang sekaligus menjadi media kebugaran kaum gamer rebahan.

Dalam pengembangan Nintendo Wii, Satoru Iwata, presiden Nintendo saat itu, mengarahkan perusahaan untuk menghindari persaingan dengan Microsoft dan Sony dalam segi grafik. Dan Ide tentang kontroler yang bisa mendeteksi gerakan tangan pemain akhirnya menjadi inovasi Nintendo untuk konsol Wii. Benar saja, Inovasi ini langsung menjadi tren dan meledak di pasaran.

Motion Control akhirnya diadaptasi juga oleh Sony dengan meluncurnya PlayStation Move dan juga Microsoft dengan meluncurnya Kinect.

10. Avatar

Mii
Mii | via Euro Gamer

Bersamaan dengan WiiMote, Nintendo juga memperkenalkan kostumisasi karakter untuk Nintendo Wii. Inovasi Nintendo satu ini dikenal dengan nama Mii. Mii bisa digunakan untuk game dalam Nintendo Wii dan konsol Nintendo selanjutnya. Meskipun fitur ini sudah ada pada game MMORPG untuk PC, tapi kostumisasi avatar untuk konsol adalah inovasi Nintendo yang brilian.

Nintendo berhasil membuat perusahaan lain membuat salinan dari Mii, seperti Online Nexus Home dari Sony dan juga Microsoft yang mengenalkan fitur serupa pada Xbox Live tahun 2008.

11. VR Gaming

Nintendo virtual boy
Nintendo Virtual Boy | via Tom’s guide

Tidak seperti kebanyakan Inovasi Nintendo yang meraih keberhasilan, Inovasi Nintendo yang satu ini malah menjadi kegagalan terbesar sepanjang sejarah perusahaan. Hasil pengembangan dari Gunpei Yokoi yang juga mengembangkan Game & Watch dan Nintendo GameBoy ini meraih penjualan yang sangat buruk sehingga dibiarkan terbengkalai oleh Nintendo, setelah kurang dari 8 bulan pasca peluncurannya.

Virtual Boy memiliki layar merah-hitam yang terkesan horor dan membawa genre yang familiar sebelumnya, seperti Platformer, 3D Shooter, dan Puzzle. Tapi meskipun meraih penjualan yang buruk dan dibiarkan terbengkalai, inovasi yang ada dalam Virtual Boy, yaitu VR Gaming, kini menjadi sesuatu yang sangat digemari dan bahkan diburu.

Dan itu tadi adalah 11 Inovasi Nintendo yang membantu perkembangan Industri game. Nintendo memang si paling aktif kalau soal inovasi. Kalau semisal ada yang terlewat dari artikel di atas, jangan lupa tambahkan di komentar.

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment