Kazuma Kaneko telah mengungkapkan bahwa alasan ia keluar dari ATLUS adalah untuk menekuni pengembangan game mobile.
Informasi ini diungkapkan oleh Kaneko saat diwawancarai CGworld (via Automaton). Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Kazuma Kaneko Keluar dari ATLUS untuk Tekuni Pengembangan Game Mobile
25 Juni 2025 – Berbicara dengan CGworld, Kazuma Kaneko menjelaskan aktivitasnya dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Kaneko, sudah hampir 10 tahun sejak ia meninggalkan ATLUS. Sebelum bergabung dengan COLOPL, ia awalnya bergabung dengan perusahaan game lain, yang tidak disebutkan namanya, dan ia kesulitan untuk memulai proyek apa pun saat ia berada di sana.
“Pada awalnya, saya tidak tahu banyak tentang perusahaan game lain,” ujar Kaneko seperti yang diterjemahkan oleh Automaton. “Saya mengenal beberapa perusahaan besar, tapi bekerja di salah satu dari mereka bukanlah pilihan yang saya pertimbangkan.”
Kaneko melanjutkan, “Itulah mengapa saya memutuskan untuk menggunakan agen pencari kerja. Kemudian, beberapa jam setelah saya mendaftar, saya mendapatkan banyak tawaran sekaligus dan salah satunya dari COLOPL.”
Kaneko tidak menjelaskan alasan mengapa pindah ke perusahaan game lain tidak ada dalam daftarnya, tetapi ia menyiratkan tentang sebuah lingkungan di mana ia dapat dengan bebas mengejar ketertarikannya pada pengembangan game mobile.
“Sudah sekitar 20 tahun berlalu sejak saat itu, tetapi ketika saya pertama kali melihat iPhone, saya berpikir, ‘Ini gila,’” ungkap Kaneko. “Rasanya tidak terlalu mirip dengan ponsel dan lebih mirip dengan PC portabel. Bahkan, banyak game PC yang akhirnya di-porting ke iPhone. Rasanya sangat berbeda dengan game-game ponsel pada saat itu.”
Tampaknya, Kaneko sudah memiliki ketertarikan pada game mobile sejak lama, tetapi karena ia bekerja di industri game konsol dan PC, ia merasa sulit untuk mendorong ide-idenya.
Pindah ke pengembangan konsol handheld juga bukan “itu” bagi Kaneko, karena ia sangat ingin membuat game yang menggunakan konektivitas jaringan dan teknologi smartphone terbaru.
“Perusahaan saya sebelumnya memiliki jabatan yang menggabungkan fitur dan teknologi online, namun saya tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk mengerjakan proyek-proyek tersebut,” ujar Kaneko.
“Itulah salah satu alasan mengapa saya mencari lingkungan di mana saya bisa melakukan pekerjaan yang saya inginkan.”
Game terbaru Kaneko, Tsukuyomi: The Divine Hunter, sudah tersedia di iOS, Android, dan PC (Steam).


Bales ke