Nintendo tampaknya belum berencana meninggalkan tren remake game klasik. Setelah menghadirkan remake Star Fox dan The Legend of Zelda: Ocarina of Time sepanjang 2026, perusahaan asal Jepang tersebut dikabarkan masih memiliki rencana untuk menghidupkan kembali sejumlah judul legendaris lainnya, khususnya untuk Nintendo Switch 2.
Kedua remake tersebut mendapat sambutan positif dari para penggemar. Star Fox bahkan dilaporkan telah terjual lebih dari satu juta kopi hingga September 2026, sementara remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time juga mendapatkan respons awal yang sangat baik setelah dirilis pada 5 November 2026.
Nintendo Anggap Remake Sama Pentingnya dengan Game Baru

Indikasi mengenai kemungkinan hadirnya lebih banyak remake muncul dalam wawancara Nate Bihldorff, Senior Vice President of Product Development and Publishing Nintendo, bersama Polygon. Ia menyampaikan bahwa game baru dan remake sama-sama memiliki peran penting dalam jajaran produk Nintendo ke depannya.
Menurut Bihldorff, setiap franchise Nintendo memiliki penggemarnya masing-masing. Menghadirkan game baru memang menjadi sesuatu yang dinantikan, tetapi mengunjungi kembali permainan klasik yang memiliki kenangan khusus juga memberikan kepuasan tersendiri.
Melihat kesuksesan dua remake Nintendo 64 tersebut, bukan tidak mungkin perusahaan akan kembali memilih judul klasik dari konsol yang sama untuk proyek berikutnya. Super Mario 64 menjadi salah satu kandidat yang dinilai menarik, meskipun masih banyak game legendaris lainnya yang berpotensi mendapatkan perlakuan serupa.
Meski demikian, Nintendo belum mengumumkan proyek remake berikutnya secara resmi. Untuk saat ini, para penggemar hanya bisa menunggu judul klasik mana yang akan mendapatkan kesempatan untuk kembali hadir dengan tampilan dan pengalaman bermain yang lebih modern.


Membalas