Setelah sukses dengan RPG dark fantasy open-world Dread Delusion, Lovely Hellplace kembali berkolaborasi dengan penerbit horor indie DreadXP untuk menghadirkan judul terbaru mereka, Entropy. Masih membawa nuansa retro khas rilisan sebelumnya, game ini menawarkan suasana mencekam dengan lokasi suram dan makhluk mengerikan.
Bedanya, Entropy meninggalkan pertarungan real-time ala first-person dan beralih ke sistem tactical turn-based RPG, menghadirkan hingga enam karakter mercenary yang berjuang melawan invasi iblis di dunia mereka.
Sekilas tentang Entropy

Di era penuh keputusasaan ini, umat manusia hanya tersisa dalam kantong-kantong kecil. Bukan karena bencana besar, melainkan akibat waktu yang kejam dan dunia yang perlahan mandul. Di antara pemukiman suram yang dipimpin para tiran, berkeliaran makhluk terkutuk yang memburu tanpa ampun.
Kisah Entropy dimulai di kota Draenog, ketika pertunjukan teater sederhana berubah kacau akibat serangan iblis di gerbang. Sebagai seorang aktor dengan pedang kayu seadanya, Anda harus mengumpulkan rombongan untuk bertahan hidup dan dari situlah perjalanan menuju neraka dimulai.
Pemain akan menjelajahi peta dunia luas dengan kota-kota penuh karakter unik, merekrut hingga enam petarung bayaran, serta menghadapi pertempuran tactical turn-based yang menantang. Dengan perkembangan karakter, peningkatan statistik, hingga kemampuan baru, petualangan ini menghadirkan pengalaman RPG retro yang gelap namun memikat.
Entropy menghadirkan estetika 3D retro yang khas dan dijadwalkan rilis di Steam pada 2026, dengan demo pertama bisa dimainkan di PAX West 2025 (29 Agustus–1 September) di booth DreadXP.
Baca Juga:
- Grace Ashcroft akan Bisa Gunakan Senjata di Resident Evil Requiem
- Keluar dari Haven Studios, Daniel Drapeau Bergabung dengan WB Games Montréal
- Christian Buhl: Battlefield 6 akan Berjalan dengan Baik Tanpa Bergantung pada DLSS


Bales ke