Sutradara teknis Christian Buhl telah mengungkapkan bawa Battlefield 6 akan berjalan dengan baik tanpa bergantung pada DLSS.
Informasi ini diungkapkan oleh Buhl saat diwawancarai PC Gamer. Jika kalian tertarik dengan game-game Electronic Arts (EA), kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Christian Buhl: Battlefield 6 akan Berjalan dengan Baik Tanpa Bergantung pada DLSS
1 September 2025 – Berbicara dengan PC Gamer, sutradara teknis Christian Buhl mengatakan bahwa Battlefield 6 akan berjalan dengan baik tanpa bergantung pada DLSS.
“Kami ingin Battlefield 6 berjalan dengan baik tanpa [DLSS] dan kami ingin memberi Anda opsi untuk menggunakannya jika Anda mau,” ujar Buhl. “Saya yakin semua target performa default kami tidak dengan [peningkatan skala] aktif.”
Buhl melanjutkan, “Ada pro dan kontra untuk banyak teknologi yang berbeda tersebut… Tujuan kami adalah agar semuanya berkinerja baik tanpa banyak hal tambahan.”
“Untuk open beta, kami menetapkan target performa dan stabilitas sedikit lebih rendah dari yang kami inginkan saat peluncuran. Saya sangat senang mendengar orang-orang memberikan tanggapan positif terhadap stabilitas dan performa game ini.”
Dalam wawancara terpisah dengan Comicbook.com, Buhl menambahkan bahwa Battlefield Studios tidak akan menambahkan ray tracing ke dalam Battlefield 6.
“Tidak, kami tidak akan menggunakan ray tracing saat game ini diluncurkan dan kami juga tidak punya rencana untuk itu dalam waktu dekat,” kata Buhl. “Itu karena kami ingin fokus pada performa.”
Buhl melanjutkan, “Kami ingin memastikan bahwa semua upaya kami difokuskan untuk membuat game ini seoptimal mungkin untuk pengaturan default dan pengguna default.”
“Jadi, kami memutuskan sejak awal bahwa kami tidak akan menggunakan ray tracing dan sekali lagi, itu terutama agar kami bisa fokus untuk memastikan performanya untuk semua orang.”
Battlefield Studios Awalnya Tidak Ingin Aktifkan Secure Boot untuk Battlefield 6
Berbicara dengan PC Gamer, sutradara Christian Buhl mengatakan bahwa Battlefield Studios berharap mereka tidak perlu mengaktifkan Secure Boot untuk Battlefield 6.
“Akan saya mulai dengan mengatakan, kawan, saya berharap kita tidak perlu mengaktifkan Secure Boot,” ujar Buhl. “Saya berharap kita bisa memainkan game ini tanpa ada yang curang.”
Buhl melanjutkan, “Tapi sebenarnya, beberapa tahun yang lalu, kami banyak berdiskusi, berpikir, dan mengevaluasi tentang di mana kami ingin menyeimbangkan antara kemudahan bermain bagi semua orang dan keamanan bermain bagi semua orang tanpa cheater.”
“Kami memutuskan bahwa yang terpenting adalah membuat orang merasa bermain di lingkungan yang aman dan adil tanpa banyak cheater.”
Buhl menambahkan, “Tentu saja, kami tidak akan pernah bisa menyelesaikan semua masalah kecurangan, tetapi Secure Boot adalah alat yang sangat membantu dalam mengatasi kecurangan.”
“Sangat disayangkan ada gesekan untuk Secure Boot. Tentu saja, kami melakukan semaksimal mungkin untuk mengedukasi orang-orang, memberikan fakta, dan hal-hal semacam itu, tetapi pada akhirnya, kami memutuskan bahwa itu adalah pengorbanan yang sepadan…”
Buhl mencatat, “Saat kami melihat-lihat industri ini, kami melihat bahwa itu adalah tren yang juga diikuti orang lain.”
Ketika ditanya apakah Battlefield Studios memperkuat upaya anti-cheatnya untuk mengantisipasi mode ranked di Battlefield 6, Buhl menjawab: “Kami masih fokus pada mode casual kami.”
“Kami membuat anti-cheat untuk itu. Kami mungkin akan membuat lebih banyak mode kompetitif nanti, tetapi itu bukan alasan mengapa kami ingin semuanya aman, terjamin, dan adil,” timpal Buhl.
Dalam wawancara terpisah dengan Eurogamer, Buhl menyatakan kebanggaannya atas kerja tim anti-cheat dari Battlefield Studios.
“Kami cukup puas dengan kinerja anti-cheat tersebut,” ungkap Buhl. “Tentu saja, saya akan bilang kami tidak akan pernah sempurna, anti-cheat selalu seperti permainan kucing-kucingan di mana kami terus-menerus bolak-balik dan memantau apa yang dilakukan para cheater.”
Buhl melanjutkan, “Tapi sejak awal, ini adalah sesuatu yang kami prioritaskan, jadi ketika kami meluncurkan game ini, kami memiliki program anti-cheat yang sangat kuat.”
Menurut Buhl, Battlefield 6 memiliki dua tim anti-cheat dan ia menggambarkannya sebagai “investasi yang cukup besar” oleh EA.
Ada tim anti-cheat EA yang membangun tim anti-cheat Javelin dan tim anti-cheat Battlefield 6 yang berfokus “mengintegrasikan teknologi EA serta pemantauan dan semua tanggung jawab lain yang Anda harapkan dari sebuah tim anti-cheat”.
Ketika ditanya apakah permainan kucing-kucingan dengan para cheater ini akan berakhir, Buhl menjawab tidak.
“Jawaban singkatnya adalah tidak akan pernah berakhir,” ujar Buhl. “Kami berharap tim anti-cheat kami akan terus mengembangkan teknologi dan jika suatu saat nanti ada persyaratan teknologi baru yang harus kami tambahkan yang penting untuk menjaga keadilan game ini, kami akan melakukannya.”
Buhl melanjutkan, “Atau kami pasti akan mengevaluasinya. Anti-cheat tidak pernah berakhir, ini adalah permainan kucing-kucingan yang terus-menerus. Kami tidak akan pernah menang. Semoga saja, mereka tidak akan pernah menang. Namun pada akhirnya, kami ingin seaman mungkin.”
Christian Buhl: “Sejumlah Besar” Pemain Memainkan Battlefield 6 di Bawah Spesifikasi Minimum
Berbicara dengan Eurogamer, direktur teknis Christian Buhl mengatakan bahwa dari “jutaan pemain” yang mencoba open beta Battlefield 6, sebagian besar melakukannya dengan hardware kelas bawah.
“Kami membuat peta serta harus berkonsultasi dengan seniman dan teknisi kami untuk menyesuaikan peta ini agar performanya lebih baik,” ujar Buhl.
“Kami telah berupaya keras untuk memastikan target performa ini tercapai dan baik Anda menggunakan spesifikasi minimum maupun ultra, Anda akan mendapatkan pengalaman yang kami targetkan.”
Ketika ditanya seberapa penting melayani pemain dengan spesifikasi minimum di saat harga hardware PC semakin mahal, Buhl menjawab: “Spesifikasi minimum tentu saja merupakan salah satu spesifikasi terpenting kami […] ini sangat penting dari perspektif komersial dan bisnis – kami ingin sebanyak mungkin orang memainkan game ini.”
“Kami melakukan banyak analisis, kami melakukan pengujian game pada berbagai hardware di atas dan di bawah spesifikasi minimum dan yang direkomendasikan,” tambah Buhl. “Kami menemukan apa yang bisa kami capai, apa yang perlu kami capai dari perspektif bisnis, dan itu adalah untuk menjangkau audiens yang luas di PC. Itu sangat penting.”
Ketika ditanya berapa persen pemain yang bermain pada atau di sekitar spesifikasi minimum tersebut, Buhl tidak dapat mengingat angka pastinya dan menyebutnya sebagai “persentase yang signifikan”.
Buhl juga mencatat adanya sejumlah besar pemain berada di bawah spesifikasi minimum dan menekankan keberadaan kelompok ini.
Dalam sebuah email, juru bicara EA tidak memberikan angka pastinya kepada Eurogamer, tetapi merujuk pada pernyataan Buhl sebelumnya bahwa itu adalah “jumlah yang substansial” dari pemain.
Battlefield 6 akan rilis di PS5, Xbox Series X, Xbox Series S, dan PC (Steam, Epic Games Store) pada 10 Oktober 2025.


Membalas