Streamer populer asal Indonesia, Windah Basudara, baru-baru ini terkena copyright game Upin & Ipin Universe di siaran langsung YouTube-nya. Insiden ini sontak menjadi perbincangan hangat di komunitas gaming dan penggemar setianya.
Dalam sebuah live stream, Windah tampak sedang memainkan game Upin & Ipin Universe game resmi yang menampilkan karakter kartun ikonik asal Malaysia. Windah mendapatkan notifikasi dari YouTube menunjukkan adanya pelanggaran konten yang diduga berasal dari elemen dalam game tersebut.
Padahal, Windah memainkan versi resmi dari game, tanpa modifikasi ataupun tambahan konten pihak ketiga. Hal ini memunculkan pertanyaan dari para penonton: kenapa konten resmi justru bisa terkena copyright?
Kemungkinan Penyebab Copyright Game Upin & Ipin Universe

Banyak yang menduga bahwa klaim copyright datang dari musik atau soundtrack in-game yang otomatis terdeteksi oleh sistem Content ID YouTube. Sistem ini memang sangat sensitif terhadap audio yang memiliki lisensi atau terdaftar dalam database hak cipta, bahkan jika itu berasal dari game legal sekalipun.
Kemungkinan lain adalah adanya perlindungan otomatis dari pihak pemegang lisensi Upin & Ipin, yakni Les’ Copaque Production, terhadap semua konten yang menampilkan produk mereka.
Respons Komunitas

Warganet ramai membahas kasus ini di media sosial. Sebagian besar menyayangkan kejadian tersebut karena Windah selama ini dikenal selalu mendukung game regional dan konten lokal.
Banyak yang berharap agar pihak pengembang atau pemilik lisensi dapat memberikan pengecualian untuk konten kreator seperti Windah, yang justru membantu memperluas jangkauan game tersebut.
Ada pula yang menilai ini sebagai bukti bahwa YouTube perlu memperbaiki sistem copyright-nya yang sering kali memicu false claim.
Kasus Windah Basudara terkena copyright saat memainkan Upin & Ipin Universe menunjukkan bahwa meskipun game tersebut resmi, tetap ada risiko pelanggaran hak cipta terutama dari sisi audio.
Semoga ke depannya ada solusi lebih adil untuk kreator konten, agar mereka tetap bisa mendukung industri game tanpa terkena penalti teknis yang merugikan.
Baca Juga:
- Cara Download Upin & Ipin Universe di PC dan Konsol
- Memasuki 2025, Masalah Gaji di Streamline Studios Masih Belum Selesai
- Inilah Spesifikasi PC Upin & Ipin Universe yang Baru Rilis


Bales ke