BeritaPCPlaystationPS4

CEO Take-Two Dengarkan Frustasi Komunitas Lewat #SaveRedDeadOnline

Selama beberapa hari ini, nama Rockstar Games tengah menjadi topik perbincangan hangat diantara kalangan gamer. Hal ini dapat terjadi karena situasi Red Dead Online yang semakin lama malah semakin buruk. Benar, belum lama ini CEO Take-Two mengaku mendengar frustasi komunitas lewat #SaveRedDeadOnline. Lantas, rencana apa yang mereka lakukan? Yuk ikuti terus pembahasan Gamedaim News berikut.

Sebagian besar gamer tentunya tahu bahwa Red Dead Redeption 2 merupakan salah satu game terbarik yang pernah dirilis Rockstar. Game ini telah terjual sebanyak 43 Juta kopi di dunia dan di lintas platform. Bagaimana tidak, mereka menawarkan dunia super ekspansif lengkap dengan segudang detail dan konten menarik di dalamnya. Apa lagi tampilan visual memanjakan serta Story memorable membuatnya tak pernah luput termakan zaman.

Fans Buat Gerakan #SaveRedDeadOnline

Sayangnya, seluruh hal positif yang kita temukan pada mode Single-Player tidak dapat kita jumpai pada Red Dead Online. Sejak perilisannya, Red Dead Online telah mendapatkan kritikan pedas dari banyak kalangan fans. Itu karena gamenya terlalu bergantung keras dengan sistem Microtransaction yang ada. Bukan hanya itu, Rockstar juga membatasi seluruh konten Major Update dengan memaksa para pemain untuk merogoh kocek lebih dalam.

Satu-satunya cara agar pemain dapat memperoleh In-Game Currency adalah menyelesaikan Daily Reward setiap hari. Kabar buruknya, Rockstar selalu melakukan Nerf pada jumlah Reward yang didapatkan pemain. Hal ini membuat fans marah besar dan memutuskaan membentuk gerakan #SaveRedDeadOnline demi mendapat perhatian Take-Two dan Rocsktar. Tidak hanya itu, mereka juga meningkalkan game dan memberikan Review Bomb di Steam.

CEO Take-Two Janjikan Perubahan dan Tambahan Update Pada Red Dead Online

Dalam wawancara yang dilakukan olah situs media IGN, Strauss Zelnick sekalu CEO Take-Two berbicara tentang rencana mereka soal pembaruan yang akan rilis di ke kedua gamenya. Take-Two mengatkan bahwa Zelnick sadar akan rasa frustasi pemain Red Dead Online yang kecewa atas minimnya konten dan sistem pada gamenya. Maka dari itu, ia menjanjikan keberadaan Update dan konten baru lebih banyak dalam waktu dekat.

Sayangnya, ia tidak meberikan detail apapun dari perubahan apa yang mereka janjikan pada update tersebut. Selain itu, kita juga tidak mendapatkan jedela perilisannya secara pasti. “Saya sudah mendengar rasa frustrasinya,” kata Zelnick. “Sangat tersanjung bahwa [pemain RDO] menginginkan lebih banyak konten, dan lebih banyak lagi. Tetapi kami dapat memastikan bahwa Rockstar akan memberikannya jika waktunya sudah tepat.”

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment