Kolaborasi antara merek periferal gaming dan franchise anime legendaris kini tidak lagi sekadar menjadi pelengkap etalase, melainkan telah berevolusi menjadi fenomena kultur pop yang sangat dinantikan.
Para gamer masa kini mencari lebih dari sekadar spesifikasi dan fungsi dasar; mereka menginginkan nilai emosional serta nostalgia yang bisa disematkan langsung ke dalam area kerja atau bermain mereka.
Menanggapi antusiasme tersebut, TTRacing (https://ttracing.co.id/) kembali mengambil langkah ambisius dengan menghadirkan lini kolaborasi resmi bersama salah satu mahakarya terbesar di dunia anime, Naruto Shippuden. Dari sekian banyak karakter ikonik yang ada, sorotan utama kali ini jatuh pada sosok guru karismatik nan legendaris, Jiraiya, yang diabadikan dalam wujud kursi gaming premium, TTRacing Surge X Jiraiya Edition.
Seri Surge X sendiri bukanlah nama sembarangan di jajaran produk TTRacing. Berada di kelas yang lebih tinggi dibandingkan seri Swift (pernah kami bahas juga di sini) yang mainstream, Surge X diposisikan sebagai kursi flagship yang dirancang khusus untuk menjawab tuntutan ergonomi tingkat lanjut.
Jika kursi gaming pada umumnya terlalu menonjolkan lekukan agresif ala jok mobil balap yang terkadang membatasi ruang gerak, Surge X hadir dengan siluet sandaran yang lebih lebar, lengkungan penyangga tulang belakang yang lebih natural, serta material busa cold-cured yang lebih tebal.
Dengan fondasi sekokoh ini, TTRacing tidak hanya menempelkan logo secara asal-asalan. Mereka meracik ulang estetika Surge X untuk mencerminkan aura sang Sannin Legendaris secara menyeluruh, mengubah sebuah kursi fungsional menjadi sebuah statement piece alias barang koleksi yang siap mencuri perhatian di sudut ruangan mana pun.
Apakah kualitas kenyamanan dan ketangguhan mekanisnya mampu mengimbangi desain visualnya yang luar biasa? Apakah fitur-fitur kelas atasnya, seperti armrest 4D dan kemampuan rebah yang sangat rileks, benar-benar memberikan pengalaman duduk level Hokage untuk sesi penggunaan berjam-jam?
Simak review TTracing Surge X Jiraiya Edition berikut ini.
Unboxing
Box TTracing Surge X Jiraiya Edition berukuran 82x66x31 cm dengan bobot sekitar 28kg. Membawanya memerlukan lebih dari 1 orang. Secara visual, kemasan paket kursi ini mengikuti warna kursinya, yakni dominan warna merah dengan beberapa siluet Jiraiya.


Isi paket kursi ini terbilang banyak, mengingat ada beberapa aksesori tambahan seperti ikat kepala Jiraiya. Namun, bantal berdesain gulungan jutsu yang hadir dalam paket yang kami review ini terpisah, tidak berada di dalam box, melainkan memiliki kemasannya sendiri.


Detail Kosmetik Khas Jiraiya

Bicara soal desain edisi kolaborasi, tantangan terbesar bagi produsen adalah menyematkan elemen karakter tanpa membuat tampilan kursi terlihat kekanak-kanakan atau terlalu ramai (tacky).
Dalam hal ini, TTRacing mengeksekusi TTRacing Surge X Jiraiya Edition dengan sangat elegan dan penuh perhitungan. Alih-alih sekadar mencetak wajah karakter secara besar-besaran di tengah sandaran, mereka memilih pendekatan desain yang jauh lebih dewasa dengan menerjemahkan elemen pakaian ikonik sang Sannin Legendaris ke dalam bentuk mahakarya visual.
Begitu melihat kursi ini, identitas Jiraiya langsung memancar dari pemilihan palet warnanya. Kombinasi warna merah tua (marun) yang berani, disandingkan dengan aksen putih bersih dan sedikit sentuhan hijau zaitun (olive green), secara instan merepresentasikan jubah khas yang selalu dikenakan oleh sang Legenda Sannin.
Proporsi warna ini diatur sedemikian rupa sehingga tetap memancarkan aura premium dan sama sekali tidak terlihat norak saat disandingkan dengan estetika setup gaming atau meja kerja masa kini.

Daya tarik dan nilai koleksinya semakin menguat ketika kita memperhatikan detail kosmetik yang disematkan dengan tingkat presisi tinggi:
- Simbol Ikonik “Abura”: Pada bagian atas sandaran dan bantal kepala (headrest), terdapat bordiran huruf kanji “Abura” (minyak) yang bisa dikenakan di kepala. Detail ini direplikasi langsung dari pelat pelindung dahi milik Jiraiya, memberikan kesan kuat seolah kalian mewarisi semangat sang master. Penulis sangat tidak menyarankan agar ikat kepala tersebut dipasang di bangku karena membuat kenyamanan berkurang.
- Motif Gulungan Rahasia: Di area punggung belakang, estetika kursi ini tidak dibiarkan polos begitu saja. Terdapat ornamen bordir gulungan raksasa (scroll) yang biasa dibawa Jiraiya di punggungnya, melengkapi identitasnya sebagai ahli Fuinjutsu (segel).
- Kualitas Jahitan (Stitching) Tiga Dimensi: Setiap ornamen, termasuk logo resmi Naruto Shippuden dan lambang TTRacing, dieksekusi dengan teknik jahitan timbul yang sangat padat dan rapi. Penggunaan benang berkualitas ini memastikannya jauh lebih awet dibandingkan sekadar sablon yang rentan pudar atau mengelupas.
Perhatian terhadap detail visual ini menunjukkan bahwa Surge X Jiraiya Edition dirancang dengan rasa hormat (homage) dari sudut pandang penggemar sejati. Kesan eksklusif sebagai barang koleksi berhasil dibangun dengan sempurna tanpa mengorbankan kesan profesionalnya.
Namun, sehebat apa pun detail kosmetik sebuah kursi gaming, ia tetap harus dinilai dari kualitas pelapis utamanya. Mengingat Anda mengandalkan kursi ini untuk pemakaian intens di ruangan non-AC, bagaimana performa material yang membalut mahakarya visual ini?
Ketangguhan PU Leather
Di balik kemegahan visual edisi Jiraiya, TTRacing membungkus seluruh bodi Surge X dengan material kulit sintetis (PU Leather) premium. Keputusan untuk menggunakan PU Leather pada edisi kolaborasi ini sangatlah tepat, karena material ini mampu menonjolkan ketajaman warna merah marun dan putih dengan sangat vibrant, sesuatu yang sulit dicapai dengan intensitas yang sama pada material kain (fabric).
Selain itu, tekstur kulit sintetisnya terasa tebal dan kenyal saat ditekan, memberikan rasa aman bahwa kursi ini tidak akan mudah robek atau tergores oleh gesekan celana berbahan kasar sekalipun.
Keunggulan mutlak dari balutan PU Leather ini terletak pada tingkat kepraktisan perawatannya. Bagi penulis yang terbiasa bekerja dan maraton gaming ditemani camilan dan minuman, sifat kedap air (waterproof) dari material ini adalah sebuah penyelamat sejati.
Tumpahan kopi, air dingin, maupun minyak dari makanan tidak akan merembes masuk ke dalam pori-pori busa. Di samping itu, permukaan yang padat memastikan kursi ini 100% hypoallergenic, alias tidak menjadi sarang debu maupun tungau, menjaga area setup Anda tetap higienis dalam jangka panjang.

Namun, permasalahan material PU Leather selalu berpusat pada manajemen suhu, terutama saat kursi digunakan selama berjam-jam di dalam ruangan tanpa AC. Harus diakui, kulit sintetis secara alami memiliki sirkulasi udara yang lebih minim dibandingkan kain, sehingga ia cenderung menahan panas tubuh.
Setelah penggunaan lebih dari 3 jam di ruangan non-AC, Anda dipastikan akan merasakan hawa hangat yang menumpuk di area punggung dan paha bawah, memicu tubuh untuk berkeringat.
Di sinilah rutinitas perawatan menjadi sangat krusial. Keringat yang dibiarkan mengering di atas permukaan kursi mengandung zat asam yang, apabila dibiarkan menumpuk selama berbulan-bulan, menjadi penyebab utama mengelupasnya (peeling) lapisan PU Leather.
Oleh karena itu, investasi kenyamanan ini harus diimbangi dengan kebiasaan yang baik. Pastikan kalian selalu mengenakan pakaian berbahan katun yang menutup punggung untuk menghindari kontak kulit langsung secara terus-menerus.
Selain itu, cukup luangkan waktu satu menit setelah sesi penggunaan yang intens untuk menyeka sisa kelembapan pada bodi kursi menggunakan kain mikrofiber lembap. Material pelapis yang tangguh ini pada dasarnya bertugas sebagai “kulit luar” pelindung struktur busa penopang di dalamnya.
Lalu, seberapa nyaman fondasi desain dan kepadatan busa yang ditawarkan oleh seri Surge X saat diduduki? Mari kita uji performa ergonominya.
Ujian Proporsi Tubuh Sesungguhnya

Desain yang memukau tidak akan banyak berarti bila gagal menyangga postur tubuh dengan benar. Jika seri Swift X sangat kental dengan aura racing seat yang memeluk erat tubuh dari sisi kiri dan kanan, TTRacing Surge X mengambil pendekatan struktural yang jauh lebih inklusif.
Sandaran punggungnya (backrest) didesain sedikit lebih lebar dengan lengkungan elegan yang berfokus pada kontur alami anatomi tulang belakang. Konstruksi ini meminimalisir sensasi “terjepit”, memberikan ruang bernapas yang lebih lega pada area bahu dan dada.

Ketika diduduki oleh penulis dengan tinggi badan 177 cm dan berat 72 kg, dimensi Surge X langsung menunjukkan tajinya. Titik bahu sejajar sempurna dengan lengkungan atas sandaran, sementara lebar alas duduknya memberikan keleluasaan gerak yang signifikan.
Sayap penyangga di bagian alas paha dibuat jauh lebih landai, sehingga otot paha bagian luar tidak tertekan sama sekali. Ruang yang lapang ini bahkan memberikan kebebasan mutlak bagi Anda yang memiliki kebiasaan mengubah posisi kaki menjadi duduk bersila di tengah kepenatan.
Namun, bintang utama dari sektor kenyamanan ini adalah spesifikasi busa cold-cured foam di bawah lapisan kulit sintetisnya. Surge X menggunakan busa dengan tingkat kepadatan (density) yang diracik sangat seimbang, tidak terlalu empuk hingga membuat postur punggung bawah membungkuk, namun tetap cukup empuk untuk menyerap titik tekanan tubuh.

Bobot tubuh 72 kg dapat didistribusikan secara merata tanpa membuat busa amblas menyentuh rangka dasar. Efeknya sangat terasa pada bagian tulang ekor dan pinggang bawah, terbebas dari rasa kebas, panas, dan pegal yang kerap menjadi keluhan utama pada kursi kelas menengah ke bawah.
Fondasi busa yang solid dan desain yang menopang postur secara ideal ini barulah fondasi dasar dari ergonomi Surge X. Tingkat kenyamanan ini masih bisa dieksploitasi lebih jauh melalui berbagai tuas penyesuaian mekanis yang tersemat di dalamnya.
Kendali Ergonomi
Jika kualitas busa dan material pelapis berfungsi sebagai fondasi kenyamanan, maka fitur mekanis adalah kunci untuk melakukan kustomisasi agar kursi benar-benar tunduk pada postur dan kebiasaan penggunanya. Di sektor ini, TTRacing Surge X menunjukkan kelasnya sebagai kursi flagship yang tidak membiarkan penggunanya berkompromi dengan posisi duduk yang kaku.




Salah satu peningkatan paling signifikan dan mungkin yang paling terasa manfaatnya bagi penulis adalah kehadiran armrest (sandaran tangan) 4D. Fitur ini memungkinkan Anda mengatur posisi bantalan lengan ke empat arah berbeda: naik-turun, maju-mundur, geser kiri-kanan, hingga serong ke dalam atau ke luar.
Fleksibilitas ini sangat krusial. Ketika penulis sedang fokus mengetik dengan posisi tangan merapat ke keyboard, armrest dapat diserongkan ke dalam untuk menopang siku secara penuh. Hasilnya, ketegangan pada otot bahu dan leher yang sering muncul akibat posisi siku yang menggantung dapat berkurang secara signifikan.

Beralih ke kemampuan rebah (recline), Surge X menawarkan sudut kemiringan sandaran punggung hingga 155 derajat. Walaupun tidak rata 180 derajat, sudut ini sudah sangat ideal dan natural untuk merebahkan diri sejenak jika berada di sela-sela deadline pekerjaan atau saat ingin bersantai menonton maraton episode anime.
Kestabilan kursi saat direbahkan pun patut diacungi jempol. Ditopang oleh sistem hidrolik Class 4 bersertifikat keamanan global dan wheelbase (kaki roda) berbahan paduan aluminium yang kokoh, titik berat (gravitasi) kursi tetap seimbang menahan bobot 72 kg, sehingga penulis tidak akan pernah merasa khawatir kursi akan terjungkir ke belakang.


Untuk melengkapi pengalaman ala hokage ini, TTRacing menyertakan dua aksesoris wajib berupa bantal leher, dan lumbar (pinggang) berbahan memory foam premium.
Berbeda dengan busa biasa, memory foam ini bereaksi terhadap suhu dan tekanan tubuh, mencetak konturnya secara presisi mengikuti lekuk leher dan tulang belakang bagian bawah.
Bagi penulis sendiri, untuk pemakaian yang cukup lama, lebih nyaman tidak menggunakan lumbar karena paha bisa ditopang sepenuhnya oleh bangku. Sedangkan kalau menggunakan lumbar, kaki hanya ditopang setengahnya saja.
Tentu saja, bantal ini tidak luput dari sentuhan magis edisi kolaborasi. Desainnya dihiasi dengan detail bordir tematik yang menyempurnakan identitas Jiraiya, dibalut dengan material halus yang sangat ramah saat bersentuhan dengan kulit wajah.

Selain kedua bantal tersebut, ada juga guling berbentuk gulungan jutsu yang sangat empuk. Penulis pikir kalau saja tidak sengaja tertidur menggunakan guling ini, tetap akan terasa nyaman.
Kombinasi antara mekanisme 4D yang adaptif, kemampuan rebah yang stabil, dan aksesori memory foam yang memanjakan ini menutup rangkaian pengujian performa fisik dari Surge X.
Informasi Ketersediaan
Kursi ini sudah tersedia untuk pasar Indonesia dengan jumlah yang terbatas, meskipun tidak diketahui berapa jumlah pastinya. Untuk harganya sendiri, merujuk pada halaman resmi, TTRacing Surge X Jiraiya Edition dijual dengan harga Rp6.500.000,-.
Selain Jiraiya, TTRacing juga merilis sembilan edisi lain berdasarkan karakter Naruto Shippuden. Khusus edisi Tobi, Itachi, dan Pain dilengkapi dengan armrest 5D yang bisa diputar 360 derajat.
Informasi lainnya mengenai TTRacing dapat dilihat melalui blog berikut: https://ttracing.co.id/blogs/blog
Review Summary
Pada akhirnya, mengevaluasi sebuah kursi gaming edisi kolaborasi sering kali berujung pada satu dilema klasik, apakah kita hanya membayar mahal untuk sebuah lisensi karakter, atau ada kualitas nyata yang menopangnya? Dalam kasus TTRacing Surge X Jiraiya Edition, kekhawatiran tersebut berhasil ditepis dengan gemilang. TTRacing tidak mengorbankan kualitas demi kosmetik, mereka justru memadukan homage visual yang sangat detail dengan spesifikasi mekanis kelas flagship yang teruji ketangguhannya. Secara visual, palet warna marun dan aksen putih yang merepresentasikan jubah sang Sannin Legendaris berhasil dieksekusi dengan tingkat kedewasaan desain yang tinggi. Detail bordir 3D pada logo "Abura" dan ornamen gulungan rahasia memberikan kebanggaan tersendiri bagi para kolektor dan penggemar berat Naruto Shippuden, mengubah sudut ruangan Anda menjadi sebuah setup yang eksklusif dan memanjakan mata. Di luar kosmetik nostalgia tersebut, Surge X membuktikan taringnya sebagai mahakarya ergonomis. Bagi penulis dengan tinggi badan 177 cm dan bobot 72 kg, dimensi sandaran yang lebar serta kepadatan busa cold-cured foam di dalamnya memberikan topangan yang sangat natural tanpa sensasi menjepit. Kehadiran armrest 4D yang sangat adaptif dipadukan dengan kemampuan rebah 155 derajat memastikan bahwa kursi ini tidak hanya siap diajak bertempur dalam sesi gaming kompetitif, tetapi juga sangat suportif untuk menemani jam-jam panjang saat Anda harus mengetik atau menyelesaikan pekerjaan remote. Tentu saja, penggunaan material PU Leather menuntut kompromi minor, terutama bagi Anda yang beraktivitas di ruangan non-AC. Hawa hangat yang menumpuk setelah berjam-jam pemakaian adalah konsekuensi logis dari material kedap air ini. Namun, hal tersebut bisa dengan mudah disiasati dengan mengenakan pakaian berbahan sejuk serta rutin menyeka bodi kursi menggunakan kain lembap agar lapisan kulitnya tidak mudah mengelupas dan tetap higienis.
Criteria
- Desain kursi ini menawarkan kebanggaan visual bagi kolektor dan fans Naruto
- Ruang duduknya luas dan tidak menjepit paha
- Kedap air sehingga tumpahan minuman atau keringat tidak merembes ke dalam busa
- Material mudah dibersihkan dan tidak menjadi sarang debu (hypoallergenic)
- Dilengkapi armrest 4D dan recline sandaran punggung hingga 155 derajat untuk istirahat optimal
- Sistem hidrolik Heavy Duty Class 4 bersertifikat SGS dan kaki roda aluminium memastikan kursi tetap stabil menopang bobot secara seimbang
- Paket penjualan sudah menyertakan bantal penopang leher dan pinggang berbahan memory foam yang mengikuti lekuk tubuh
- Material PU Leather membuat punggung dan paha cepat terasa hangat dan berkeringat
- Keringat yang dibiarkan mengering bisa mempercepat kerusakan atau mengelupasnya (peeling) lapisan kulit sintetis. Kursi harus rutin diseka dengan kain mikrofiber lembap setelah pemakaian panjang
Pengujian: Agam & Irgie
Penulis: Agam
Editor: Irgie


Membalas