Bloomberg: ByteDance Bernegosiasi dengan Savvy Games Group untuk Menjual Moonton (Dev. Mobile Legends: Bang Bang) [UPDATE]

Menurut Bloomberg, negosiasi ini masih dalam tahap awal dan kemungkinan besar tidak akan menghasilkan kesepakatan.

Berita Bocoran
Bloomberg Bytedance Bernegosiasi Dengan Savvy Games Group Untuk Menjual Moonton (dev. Mobile Legends Bang Bang)
Komentar

Laporan terbaru telah mengungkapkan bahwa ByteDance sedang bernegosiasi dengan Savvy Games Group untuk menjual Moonton Technology.

Informasi ini dipublikasikan oleh Bloomberg. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Bloomberg: ByteDance Bernegosiasi dengan Savvy Games Group untuk Menjual Moonton (Dev. Mobile Legends: Bang Bang)

28 November 2025 – Bloomberg melaporkan bahwa ByteDance sedang bernegosiasi dengan Savvy Games Group untuk menjual studio di balik Mobile Legends: Bang Bang, Moonton Technology.

Menurut Bloomberg, negosiasi ini masih dalam tahap awal dan kemungkinan besar tidak akan menghasilkan kesepakatan.

Pada November 2023, Reuters melaporkan bahwa ByteDance mulai mencari pembeli untuk Moonton Technology, dengan ByteDance perlahan mundur dari bisnis game.

Pada Januari 2024, Reuters melaporkan bahwa ByteDance sedang dalam pembicaraan dengan beberapa calon pembeli aset game-nya, termasuk Tencent.

Pada Mei 2024, South China Morning Post melaporkan bahwa ByteDance telah membatalkan penjualan Moonton Technology dengan menunjuk Zhang Yunfan sebagai CEO studio tersebut.

Sebagai konteks, Savvy Games Group adalah anak perusahaan Public Investment Fund (PIF), dana kekayaan yang dipegang oleh Arab Saudi.

PIF saat ini memiliki beberapa kepemilikan saham dari perusahaan game berikut:


Update 16 Februari 2026: Reuters melaporkan bahwa ByteDance sedang dalam tahap pembicaraan lanjutan untuk menjual Moonton Technology kepada Savvy Games Group dengan nilai antara enam dan tujuh miliar dolar AS.

Menurut Reuters, kesepakatan dapat diselesaikan paling cepat pada kuartal ini (sebelum 31 Maret 2026), dengan kedua perusahaan telah mencapai kesepakatan awal mengenai persyaratan umum.

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Bungie Tidak Ingin Destiny 2 Menjadi Game Live Service Yang Mati
Berita

Bungie Tidak Ingin Destiny 2 Menjadi Game Live Service yang Mati

28 November 2025 Fransiskus Sukardi Ruata 2 mnt baca

"Kami tidak ingin menjadi game live service yang mati, kami ingin terus membangun Destiny," ujar sutradara Tyson Green.

Baca selengkapnya