Rumor: Sony Kurangi Investasi Pengembangan Game VR

Android Central melaporkan bahwa Sony Interactive Entertainment melakukan “pemotongan besar” untuk pendanaan game VR.

Hardware Berita
Sony Kurangi Investasi Pengembangan Game Vr
Komentar

Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Sony Interactive Entertainment telah mengurangi investasi dalam pengembangan game VR.

Informasi ini dipublikasikan oleh Android Central. Jika kalian tertarik dengan hardware di industri video game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Sony Kurangi Investasi Pengembangan Game VR?

Android Central melaporkan bahwa Sony Interactive Entertainment melakukan “pemotongan besar” untuk pendanaan game VR.

Menurut Android Central, “peluang pengembangan VR di Sony di masa depan akan sangat kecil”. Android Central juga mencatat bahwa hanya ada 2 game PlayStation VR2 yang sedang dikembangkan di Sony Interactive Entertainment.

Pada Mei 2023, Sony Interactive Entertainment mengumumkan bahwa PlayStation VR2 sudah terjual hampir 600 ribu unit dalam 6 minggu pertama perilisannya. Sejak saat itu, Sony Interactive Entertainment tidak pernah mengumumkan penjualan headset VR tersebut.

Pada Maret 2024, Bloomberg melaporkan bahwa Sony Group Corporation telah menghentikan sementara produksi PlayStation VR2 sampai mereka menyelesaikan tumpukan unit yang belum terjual.

Menurut Bloomberg, penjualan PlayStation VR2 sudah melambat secara progresif sejak peluncurannya pada Februari 2023 sementara stok headset VR tersebut terus bertambah.

Pada Juni 2024, Sony Interactive Entertainment telah mengumumkan bahwa mereka akan merilis adaptor yang memungkinkan PlayStation VR2 digunakan sebagai headset VR di PC pada 7 Agustus 2024.

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Dev. Venture To The Vile, Cut To Bits Phk Sebagian Besar Karyawan
Berita

Dev. Venture to the Vile, Cut to Bits PHK Sebagian Besar Karyawan

22 Juni 2024 Fransiskus Sukardi Ruata 1 mnt baca

Salah satu pendiri Cut to Bits, Masao Kobayashi, mengungkapkan di X bahwa studionya kehilangan sebagian besar dari karyawannya, termasuk dirinya.

Baca selengkapnya