Ubisoft melakukan perubahan besar dalam struktur pengembangan internalnya dengan memperluas peran Massive Entertainment. Studio yang sebelumnya dikenal sebagai pengembang seri The Division kini dipercaya untuk menangani lebih banyak franchise besar Ubisoft, termasuk Ghost Recon dan Splinter Cell.
Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi Ubisoft yang membentuk sistem Creative Houses untuk mengelompokkan tim berdasarkan fokus genre dan franchise tertentu. Creative House 2 yang sebelumnya menjadi label internal kini beroperasi di bawah nama Massive Entertainment.
Dengan perubahan tersebut, Massive Entertainment tidak hanya bertanggung jawab atas pengembangan seri The Division, tetapi juga akan memimpin arah kreatif beberapa waralaba Tom Clancy lainnya. Tim dari berbagai lokasi seperti Malmö, Stockholm, Paris, Montréal, dan Toronto akan bekerja bersama dalam struktur baru ini.
Massive Entertainment Jadi Rumah Baru Franchise Shooter Ubisoft

Massive Entertainment memiliki sejarah panjang dalam mengembangkan game dengan skala besar. Studio asal Swedia ini sebelumnya dikenal melalui seri The Division, serta proyek lain seperti Avatar: Frontiers of Pandora dan Star Wars Outlaws.
Masuknya Splinter Cell dan Ghost Recon ke bawah kendali Massive Entertainment menjadi langkah penting bagi Ubisoft. Kedua franchise tersebut memiliki basis penggemar besar dan telah lama menjadi bagian penting dari katalog game aksi militer Ubisoft.
Selain menangani franchise lama, Massive Entertainment juga akan mengembangkan proyek baru seperti March of Giants dan sejumlah IP original yang masih belum diumumkan.
Meski perubahan struktur ini tidak langsung berarti game baru dari Splinter Cell atau Ghost Recon akan segera diumumkan, langkah tersebut menunjukkan upaya Ubisoft untuk memusatkan sumber daya kreatif dan teknologi pada beberapa tim utama.
Dengan pengalaman Massive Entertainment dalam membuat dunia besar serta game berbasis layanan, masa depan beberapa franchise ikonik Ubisoft kini berada di tangan studio tersebut.


Bales ke