Rumitnya Sistem Pajak Indonesia, Toge Productions Buka Rencana Pindah ke Negara Lain

Salah satu pendiri dan CEO Toge Productions, Kris Antoni Hadiputra Nurwono, telah mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pajak Indonesia, termasuk rencana untuk memindahkan Toge Productions ke negara lain karena hal tersebut.

Berita Indonesia
Rumitnya Sistem Pajak Indonesia, Toge Productions Buka Rencana Pindah Ke Negara Lain
Komentar

Salah satu pendiri dan CEO Toge Productions, Kris Antoni Hadiputra Nurwono, telah mengungkapkan bahwa ia terbuka terhadap rencana untuk pindah ke negara lain karena sistem pajak Indonesia yang rumit.

Informasi ini diungkapkan oleh Antoni melalui media sosialnya. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Rumitnya Sistem Pajak Indonesia, Toge Productions Buka Rencana Pindah ke Negara Lain

25 Februari 2026 – Salah satu pendiri dan CEO Toge Productions, Kris Antoni Hadiputra Nurwono, telah mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pajak Indonesia, termasuk rencana untuk memindahkan Toge Productions ke negara lain karena hal tersebut.

“Habis ditodong sama orang pajak dengan aturan yang dibuat-buat, membuat saya semakin yakin untuk mulai memindahkan Toge Productions ke negara lain,” tulis Kris di X. “Saya sudah berusaha memajukan industri game Indonesia selama 17 tahun, tapi sepertinya harapan saya sudah pupus. I’ve tried my best.”

Sebagai konteks, Kris sebelumnya menyatakan di Facebook bahwa seseorang dari Direktorat Jenderal Pajak telah menekannya untuk mengharuskan “amortisasi biaya development game-game Toge Productions”.

“[…] padahal selama ini kita tidak pernah melakukan kapitalisasi, mengajukan kapitalisasi, ataupun memenuhi syarat kapitalisasi untuk disetujui (karena tidak memiliki cara untuk memisahkan mana yang CaPex dan mana yang OpEx per project secara pembukuan), jadi selama ini gaji karyawan kita hitung sebagai expense bulanan saja,” tambah Kris.

Terkait situasi ini, Kris menyarankan agar semua studio game Indonesia tidak menuruti permintaan Direktorat Jenderal Pajak jika diminta mengamortisasi biaya gaji karyawan selama pengembangan game.

“Apabila ada studio game yang tiba-tiba ditodong untuk membayar kurang dengan alasan biaya gaji karyawan selama development wajib diamortisasi, padahal kalian tidak pernah melakukan atau memenuhi syarat untuk mengajukan kapitalisasi biaya development, jangan mau,” tutup Kris.

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Nacon Ajukan Permohonan Kepailitan
Berita

Nacon Ajukan Permohonan Kepailitan

25 Februari 2026 Fransiskus Sukardi Ruata 3 mnt baca

"Hingga saat ini, Nacon melaporkan bahwa aset yang tersedia tidak memungkinkan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya," ujar Nacon dalam pengumumannya.

Baca selengkapnya