BeritaPlayStationPS5Resmi

Nicolas Doucet: Bukan Menyenangkan Diri, Team ASOBI Hadir untuk Melayani Pemain

"Kami di sini bukan untuk menyenangkan diri sendiri. Kami di sini untuk melayani pemain. Kami di Team ASOBI semuanya adalah gamer hardcore, tetapi akhirnya kami membuat game keluarga," ujar Doucet.

Sutradara studio Team ADOBI, Nicolas Doucet, telah mengungkapkan bahwa Team ASOBI hadir untuk melayani pemain, bukan menyenangkan diri sendiri.

Informasi ini diungkapkan oleh Doucet saat diwawancarai The Game Business. Jika kalian tertarik dengan game-game PlayStation, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Nicolas Doucet: Bukan Menyenangkan Diri, Team ASOBI Hadir untuk Melayani Pemain

22 Oktober 2025 – Berbicara dengan The Game Business, sutradara studio Team ASOBI, Nicolas Doucet, ditanya apakah para pengembang PlayStation lebih berhati-hati dalam menggunakan fitur-fitur khusus PS5 ketika merilis game PlayStation ke PC.

“Dalam kasus kami, tidak,” jawab Doucet. “Kami benar-benar fokus pada PS5. Kami ingin memanfaatkan DualSense dan SSD sepenuhnya. Selalu ada cara untuk mengatasinya jika kami membutuhkannya. Tapi sebenarnya, fokus utamanya adalah pada konsol PlayStation.”

Dalam hal konsol vs. PC, Doucet mengatakan ada satu keuntungan besar membuat sesuatu hanya untuk PlayStation.

“Hardware spesifiknya sudah pasti. Anda tahu bahwa apa yang Anda lihat di kantor, saat membuat game, pasti akan sama dengan apa yang akan dilihat orang-orang di rumah mereka saat bermain game,” ungkap Doucet.

“Itu memungkinkan kami untuk fokus, karena kami tidak perlu menghabiskan waktu mengurus kompatibilitas atau permutasi. Itulah mengapa saya selalu menyukai konsol.”

Doucet melanjutkan, “[Dulu] variasi PC jauh lebih banyak daripada sekarang. Kompatibilitas dulunya sangat sulit. Sekarang, semuanya lebih terpadu. Tapi saya selalu lebih suka berada di sisi konsol, karena semuanya hanya tentang plug and play.”

Di sisi lain, Doucet juga ingin PlayStation lebih menonjol: “Kami ingin memiliki pembeda.”

“[Tapi] ada waktu dan tempat untuk melakukannya. Terkadang, jika Anda terlalu banyak melakukannya, game-ya mungkin terasa gimmick atau dipaksakan,” tambah Doucet.

Astro’s Playroom dan ASTRO BOT memiliki filosofi yang sedikit berbeda. Astro’s Playroom adalah game pamer yang seharusnya menunjukkan semua hal keren yang dapat dilakukan oleh kontroler. Kami benar-benar memanfaatkan setiap fiturnya. Tapi ketika kami membuat ASTRO BOT, kami mengambil filosofi yang berbeda.”

Doucet melanjutkan, “Kami pikir kami hanya akan [menambahkan fitur] ketika fitur itu benar-benar menambah pengalaman bermain. Kami terus berinovasi, tetapi kami tidak akan pernah melakukannya dengan mengorbankan inti permainan.”

Doucet juga mencatat bahwa “lebih banyak konten” tidak selalu berarti game yang panjang.

“Tentu saja, ada batasan minimum yang Anda butuhkan untuk menyebutnya game yang lengkap. Tetapi tidak pernah ada obsesi bahwa kami harus memiliki jam bermain X, atau khawatir tentang perbandingan itu,” ujar Doucet.

“Merupakan bias yang wajar untuk merasa bahwa ‘lebih banyak lebih baik’. Anda melihat banyak hal seperti itu di masyarakat. Tetapi hal pertama yang sangat penting adalah kita tidak boleh memaksakan diri dan mulai melakukan banyak hal yang tidak dapat kita lakukan dengan baik.”

Doucet melanjutkan, “Kami menggunakan analogi makanan. Saat benar-benar lapar, kalau saya mengusulkan untuk pergi ke prasmanan, Anda bisa makan apa saja yang Anda suka dan itu kedengarannya menarik.”

“Tapi saat Anda menyantap hidangan itu, mungkin di akhir makan Anda sudah makan terlalu banyak dan hampir menyesalinya, dan Anda tidak terlalu menghargai apa yang tersisa, dan mungkin Anda hanya menyimpan kenangan yang hambar.”

Doucet menambahkan, “Sedangkan jika kita pergi ke tempat di mana porsinya cukup, Anda akan menyimpan kenangan yang indah dan mungkin Anda menginginkan lebih. Cara kami memikirkannya adalah agar tidak membebani pemain sehingga pada akhirnya mereka merasa bosan.”

Doucet menyimpulkan bahwa Team ASOBI tidak ingin membuat game untuk diri mereka sendiri.

“Kami di sini bukan untuk menyenangkan diri sendiri. Kami di sini untuk melayani pemain. Kami di Team ASOBI semuanya adalah gamer hardcore, tetapi akhirnya kami membuat game keluarga,” kata Doucet.

“Game yang kami sukai dan game yang kami buat, sebenarnya ada pemisahan. Meskipun, tentu saja, kami mencintai pekerjaan kami.”

Doucet melanjutkan, “Kami bukan orang teknologi yang membuat game untuk orang-orang seperti kami. Yang saya sukai dari pekerjaan ini adalah adanya… kemurahan hati di dalamnya, yang sangat saya nikmati.”

“Kami senang memainkan game tertentu, tetapi kami mencurahkan otak kami untuk melayani jenis game yang berbeda untuk audiens yang berbeda. Saya pikir itu lebih menyenangkan daripada melakukan sesuatu yang biasa Anda lakukan.”

Astro’s Playroom sudah tersedia sebagai demo gratis PS5.

ASTRO BOT sudah tersedia di PS5.

Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai Analis Kimia, Fransiskus memutuskan untuk mengejar impiannya di bidang jurnalistik dan telah aktif meliput industri game sejak tahun 2020. Saat ini, ia tengah mendalami studi di bidang Hubungan Masyarakat (Humas).…
Leave Comment

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.