Studio Baru Vinit Agarwal Kembangkan Game Multiplayer “Triple-Indie”

Berbicara dengan Game*Spark (via Automaton), Vinit Agarwal mengungkapkan bahwa alasan utama ia meninggalkan Naughty Dog adalah karena ia melihat potensi dalam menciptakan game multiplayer yang menggabungkan aksi sinematik khas Naughty Dog.

Berita Resmi
Studio Baru Vinit Agarwal Kembangkan Game Multiplayer Triple Indie
Komentar

Vinit Agarwal telah mengungkapkan bahwa studio barunya sedang mengembangkan game multiplayer “triple-indie” yang memadukan ciri khas game AAA dan indie.

Informasi ini diungkapkan oleh Agarwal saat diwawancarai Game*Spark (via Automaton). Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Studio Baru Vinit Agarwal Kembangkan Game Multiplayer “Triple-Indie”

17 Agustus 2025 – Berbicara dengan Game*Spark (via Automaton), Vinit Agarwal mengungkapkan bahwa alasan utama ia meninggalkan Naughty Dog adalah karena ia melihat potensi dalam menciptakan game multiplayer yang menggabungkan aksi sinematik khas Naughty Dog.

Setelah mengembangkan Uncharted 4: A Thief’s End, Uncharted: The Lost Legacy, dan The Last of Us Part II, Agarwal mendirikan sebuah studio baru bersama Joe Pettinati, mantan kepala naratif dan sutradara kreatif Naughty Dog.

Sementara Pettinati tetap di Amerika Serikat, Agarwal pindah ke Jepang, yang memungkinkan keduanya mengembangkan game dari dua basis.

Mengenai alasan Agarwal memutuskan untuk pindah ke Jepang, ia menjelaskan bahwa ia telah terinspirasi oleh pengembangan game Jepang sejak ia memasuki industri game. Ia khususnya tertarik pada seberapa kuat game Jepang berfokus pada visi kreatif sang sutradara.

Setelah berbincang dengan presiden FromSoftware, Hidetaka Miyazaki, Agarwal teringat kembali kecintaannya pada gaya pengembangan yang digerakkan oleh auteur ini, yang rencananya akan ia terapkan dalam game multiplayer baru studionya.

Meskipun detail game ini masih misterius, Agarwal mencatat bahwa game baru mereka akan menjadi game multiplayer “triple-indie” yang memadukan gaya sinematik dan penceritaan bernuansa AAA dengan nuansa cepat khas game indie.

Game ini juga sedang dikembangkan dengan Unreal Engine 5, dengan uji coba internal yang akan segera dimulai.

Dengan melibatkan para insinyur Jepang, Agarwal bermaksud untuk menggabungkan aspek terbaik dari pengembangan game Timur dan Barat.

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Penjualan Ai The Somnium Files Kurang Memuaskan, Tapi Spike Chunsoft Tetap Percaya Dengan Potensinya

Berbicara dengan Automaton, produser Yasuhiro Iizuka mengungkapkan bahwa AI: The Somnus Files tidak begitu sukses sejak awal.

Baca selengkapnya