Sony Hampir Membeli Bullfrog Productions dan Mendapat Lisensi FIFA

“Salah satu rahasia yang paling terjaga adalah kami hampir membeli Bullfrog, studio milik Peter Molyneux,” ungkap mantan produser senior di PlayStation, Martin Alltimes.

Berita PlayStation
Sony Hampir Membeli Bullfrog Productions Dan Mendapat Lisensi Fifa
Komentar

Mantan produser senior di PlayStation, Martin Alltimes, telah mengungkapkan bahwa Sony Interactive Entertainment hampir membeli Bullfrog Productions.

Informasi ini diungkapkan oleh Alltimes saat diwawancarai The Game Business. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Sony Hampir Membeli Bullfrog Productions dan Mendapat Lisensi FIFA

8 Oktober 2025 – Berbicara dengan The Game Business, mantan produser senior di PlayStation, Martin Alltimes, mengungkapkan bahwa Sony Interactive Entertainment hampir membeli studio di balik Theme Park dan Populous, Bullfrog Productions.

“Salah satu rahasia yang paling terjaga adalah kami hampir membeli Bullfrog, studio milik Peter Molyneux,” ungkap Alltimes. “Salah satu produser, yang merupakan teman Peter… Saya ingat duduk di hadapannya ketika dia sedang menelepon.”

Alltimes melanjutkan, “Peter mengajukan Dungeon Keeper, sebuah game yang tidak pernah rilis berjudul The Indestructibles, dan satu hal lagi. Pada akhirnya, kami memutuskan bahwa lebih mudah dan lebih murah untuk membelinya, dan begitulah akhirnya mereka dibeli oleh EA.”

Menurut Alltimes, direktur pelaksana Bullfrog Productions, Les Edgar, segera menghubungi EA untuk menanyakan apakah mereka akan mengajukan penawaran balik.

“[EA] tidak mau ketinggalan,” ujar Alltimes. “Mereka baru saja meluncurkan Theme Park [bersama-sama], yang menurut saya merupakan kesuksesan Peter yang keempat atau kelima berturut-turut.”

Mantan VP of Software Development di PlayStation, Juan Montes, juga mengungkapkan bahwa Sony Interactive Entertainment sempat mengadakan diskusi untuk mendapatkan lisensi FIFA.

“Saat itu kami sedang membuat game sepak bola,” ungkap Montes. “Teknologinya sudah ada, cukup bagus, dan kami hampir mendapatkan lisensi FIFA. Sangat, sangat dekat.”

Montes melanjutkan, “Namun pada akhirnya, kami memutuskan untuk tidak melanjutkannya [demi menjalin] hubungan baik dengan third-party. Padahal kami hampir mencapai tahap itu.”

Pada akhirnya, Montes dan timnya meluncurkan game sepak bola dalam bentuk This Is Football dan This Is Football 2. Kedua game tersebut juga didukung oleh FIFPro, yang berarti keduanya menampilkan beberapa pemain dan stadion sungguhan dari seluruh Eropa.

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

DreadXP
Berita

The Lacerator Rilis 9 Oktober, Hadirkan Trailer Baru Penuh Darah dan Humor

8 Oktober 2025 Neli Rahmawati 2 mnt baca

Game horor survival The Lacerator dari Studio Games From The Abyss siap menyambut pecinta game horor lewat perilisannya pada 9 Oktober 2025.

Baca selengkapnya