Laporan terbaru telah mengungkapkan bahwa Playtika melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 160 karyawannya.
Informasi ini dipublikasikan oleh MobileGamer.biz. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Playtika PHK 160 Karyawan, Kenapa?
6 Juni 2025 – MobileGamer.biz melaporkan bahwa Playtika telah memberhentikan “sebanyak 160 pekerjaan”, yang mempengaruhi tim mereka yang berbasis di Polandia dan Israel.
Seorang sumber mengatakan kepada MobileGamer.biz “timnya yang berjumlah lebih dari 200 orang kini berkurang menjadi sekitar 40 orang”, sementara sumber lainnya mencatat bahwa “setidaknya 80 orang” telah diberhentikan dari kantor Playtika di Polandia.
Karyawan yang terdampak telah membagikan berita tersebut di LinkedIn, seperti spesialis akuisisi talenta Natalia Santorek, pengembang Unity, Filip Gralak, dan perancang level Best Fiends, Lee Shapira.
MobileGamer.biz menambahkan bahwa karyawan di bidang teknik, desain level, seni, dan QA juga terkena dampaknya, sementara PocketGamer.biz melaporkan bahwa peran yang “paling terpengaruh” adalah tim Best Fiends dan Redecor.
MobileGamer.biz dan PocketGamer.biz telah menghubungi Playtika untuk meminta klarifikasi berapa banyak orang yang terdampak, tetapi perusahaan menolak berkomentar.
Pengurangan karyawan ini adalah rentetan langkah restrukturisasi Playtika selama beberapa tahun terakhir:
- Pada Desember 2022, Playtika telah memberhentikan 610 karyawannya dan menyebabkan pembatalan tiga proyek internal.
- Pada Januari 2024, Playtika telah memberhentikan 400 karyawannya.
- Pada Mei 2025, salah satu studio Playtika, Wooga, telah memberhentikan 50 karyawannya dan menyebabkan pembatalan Claire’s Chronicles: Solitaire.


Bales ke