Microsoft PHK 9.100 Karyawan, Termasuk Divisi Xbox [UPDATE]

The Seattle Times melaporkan bahwa Microsoft telah memberhentikan 9.100 karyawan, atau sekitar empat persen dari jumlah tenaga kerjanya.

Berita Mobile
Microsoft Phk 9.100 Karyawan, Termasuk Divisi Xbox
Komentar

Laporan terbaru telah mengungkapkan bahwa Microsoft melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 9.100 karyawannya, termasuk mereka yang bekerja di divisi Xbox.

Informasi ini dipublikasikan oleh The Seattle Times, Variety, Bloomberg, Windows Central, IGN, The Verge, VGC, dan Insider Gaming. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Microsoft PHK 9.100 Karyawan, Termasuk Divisi Xbox

BREAKING: Mass layoffs at Xbox have started. Candy Crush maker King told employees that it is cutting 10% of staff, or 200 jobs. Bethesda's Europe offices were hit too. U.S. offices are expected to inform people this morning. More to come shortly www.bloomberg.com/news/article…

Jason Schreier (@jasonschreier.bsky.social) 2025-07-02T12:49:18.530Z

2 Juli 2025 – The Seattle Times melaporkan bahwa Microsoft telah memberhentikan 9.100 karyawan, atau sekitar empat persen dari jumlah tenaga kerjanya.

“Kami terus menerapkan perubahan organisasi dan tenaga kerja yang diperlukan untuk memosisikan perusahaan dan tim agar sukses di pasar yang dinamis,” ujar juru bicara Microsoft kepada Variety dan VGC.

Karyawan di divisi Xbox, yang dikenal sebagai Microsoft Gaming, terkena dampak paling besar dari pemutusan hubungan kerja (PHK) ini, meskipun jumlah orang dan studio yang terkena dampaknya belum diketahui.

Menurut Bloomberg, King telah memberhentikan 200 karyawan, atau sekitar 10 persen dari jumlah tenaga kerjanya. Studio-studio Xbox lainnya di Eropa seperti ZeniMax Media mulai menginformasikan kepada para karyawannya bahwa PHK sedang terjadi.

Bloomberg juga mencatat bahwa studio-studio Xbox di Amerika Serikat akan diberitahu nanti tentang berapa banyak orang yang terkena dampak PHK di masing-masing studio.

Pada Oktober 2022, Microsoft telah memberhentikan ratusan karyawannya dari seluruh divisi, termasuk divisi Xbox.

Pada Januari 2023, Microsoft telah memberhentikan 10.000 karyawannya, dengan beberapa di antaranya berasal dari divisi Xbox.

Pada Januari 2024, Microsoft telah memberhentikan 1.900 karyawannya dari divisi Xbox.

Pada September 2024, Microsoft telah memberhentikan 1.900 karyawannya dari divisi Xbox.

Pada Januari 2025, Microsoft telah memberhentikan beberapa karyawannya dari beberapa divisi, termasuk divisi Xbox.

Memo Phil Spencer Terkait PHK Ini

Berikut adalah memo yang dikirimkan oleh CEO Microsoft Gaming, Phil Spencer, kepada para karyawannya (dikonfirmasi oleh Windows Central, IGN, The Verge, dan Insider Gaming) terkait PHK tersebut:

Hari ini kami membagikan keputusan yang akan berdampak pada rekan-rekan di seluruh organisasi kami. Untuk memosisikan Gaming untuk kesuksesan yang berkelanjutan dan memungkinkan kami untuk fokus pada area pertumbuhan strategis, kami akan mengakhiri atau mengurangi pekerjaan di area bisnis tertentu dan mengikuti langkah Microsoft dalam menghilangkan lapisan manajemen untuk meningkatkan kelincahan dan efektivitas. Untuk menghormati mereka yang terkena dampak hari ini, rincian pemberitahuan hari ini dan perubahan organisasi apa pun akan dibagikan oleh pemimpin tim Anda dalam beberapa hari mendatang.

Saya menyadari bahwa perubahan ini terjadi di saat kami memiliki lebih banyak pemain, game, dan jam bermain daripada sebelumnya. Platform, hardware, dan roadmap game kami tidak pernah terlihat sekuat ini. Kesuksesan yang kita lihat saat ini didasarkan pada keputusan sulit yang telah kita buat sebelumnya. Kami harus membuat pilihan sekarang untuk kesuksesan yang berkelanjutan di tahun-tahun mendatang dan bagian penting dari strategi tersebut adalah disiplin untuk memprioritaskan peluang terkuat. Kami akan melindungi apa yang sedang berkembang dan memusatkan upaya pada bidang-bidang yang memiliki potensi terbesar, sekaligus memenuhi harapan yang dimiliki perusahaan terhadap bisnis kami. Pendekatan terfokus ini berarti kami dapat memberikan permainan dan pengalaman yang luar biasa bagi para pemain untuk generasi yang akan datang.

Memprioritaskan peluang kami sangat penting, namun hal itu tidak mengurangi arti penting dari momen ini. Sederhananya, kami tidak akan berada di posisi kami saat ini tanpa waktu, energi, dan kreativitas dari mereka yang perannya berdampak. Keputusan-keputusan ini bukanlah cerminan dari bakat, kreativitas, dan dedikasi orang-orang yang terlibat. Momentum kami bukanlah kebetulan-ini adalah hasil dari upaya yang berdedikasi selama bertahun-tahun dari tim kami.

HR bekerja sama secara langsung dengan karyawan yang terkena dampak untuk memberikan tunjangan pesangon (sesuai dengan hukum setempat), termasuk gaji, cakupan perawatan kesehatan, dan sumber daya penempatan kerja untuk mendukung transisi mereka. Karyawan yang perannya dihilangkan didorong untuk mencari posisi terbuka di seluruh Microsoft Gaming, di mana lamaran mereka akan diberikan prioritas peninjauan.

Terima kasih kepada semua orang yang telah membentuk budaya, produk, dan komunitas kami. Kami akan terus melangkah maju dengan apresiasi dan rasa hormat yang mendalam kepada semua orang yang telah berkontribusi dalam perjalanan ini.

Phil Spencer, CEO of Microsoft Gaming

Update 3 Juli 2025: Setelah pengumuman PHK massal dari Microsoft, beberapa media mulai melaporkan berapa banyak orang dan studio Xbox yang terkena dampaknya.

Gamedaim telah membuat rekapan komprehensif terkait dampak PHK ini untuk divisi Xbox:

  • VGC, Insider Gaming, The Game Business, Windows Central, IGN, The Verge, dan Bloomberg melaporkan bahwa pengembangan Everwild sudah dibatalkan.

    Menurut VGC, Everwild telah dikembangkan dalam beberapa bentuk selama lebih dari 10 tahun, tetapi kesulitan untuk menentukan arah yang jelas dan sempat mendapat reboot baru-baru ini.

    Di sisi lain, VGC melaporkan bahwa desainer game Gregg Mayles dan produser eksekutif Louise O’Connor akan meninggalkan Rare setelah pembatalan Everwild.
  • Windows Central, IGN, The Verge, dan Bloomberg melaporkan bahwa pengembangan Perfect Dark Reboot sudah dibatalkan dan studionya, The Initiative, akan ditutup.

    Pembatalan Everwild dan Perfect Dark Reboot serta penutupan The Initiative dikonfirmasikan oleh kepala Xbox Game Studios, Matt Booty, dalam sebuah email kepada para karyawan:

    “Mengikuti catatan [CEO Microsoft Gaming] Phil [Spencer], saya ingin berbagi lebih banyak tentang perubahan pada unit bisnis Studios.

    Kami telah mengambil keputusan untuk menghentikan pengembangan Perfect Dark dan Everwild, serta menghentikan beberapa proyek yang tidak diumumkan di seluruh portofolio kami. Sebagai bagian dari hal ini, kami menutup salah satu studio kami, The Initiative. Keputusan-keputusan ini, bersama dengan perubahan lain di seluruh tim kami, mencerminkan upaya yang lebih luas untuk menyesuaikan prioritas dan memfokuskan sumber daya untuk mempersiapkan tim kami agar lebih sukses dalam lanskap industri yang terus berubah. Kami tidak membuat pilihan-pilihan ini dengan mudah, karena setiap proyek dan tim mewakili upaya, imajinasi, dan komitmen selama bertahun-tahun.

    Strategi portofolio kami secara keseluruhan tidak berubah: membangun game yang menggairahkan para pemain kami, terus mengembangkan waralaba terbesar kami, dan menciptakan cerita, dunia, dan karakter baru. Kami memiliki lebih dari 40 proyek dalam pengembangan aktif, momentum yang berkelanjutan pada judul-judul yang akan rilis pada musim gugur ini dan rencana yang kuat untuk tahun 2026.

    Bagi mereka yang terkena dampak langsung, kami bekerja sama dengan HR dan pimpinan studio untuk memberikan dukungan, termasuk pesangon, bantuan transisi karier, dan jika memungkinkan, peluang untuk menjajaki peran di tim lain.

    Untuk semua orang di seluruh studio kami: terima kasih. Kreativitas dan ketangguhan Anda terus mendefinisikan siapa kami. Saya percaya pada kekuatan tim kami dan arah yang kami ambil untuk melangkah ke depan.”
  • Windows Central, IGN, dan Bloomberg melaporkan bahwa pengembangan IP terbaru ZeniMax Online Studios, yang dikenal secara internal sebagai “Project Blackbird“, sudah dibatalkan.

    Menurut Windows Central, IGN, dan Bloomberg, Project Blackbird telah dikembangkan sejak tahun 2018 dan digambarkan sebagai “MMORPG bergenre fantasi” yang memiliki dialog seperti Mass Effect atau Star Wars: The Old Republic untuk mengikuti kesuksesan The Elder Scrolls Online. Proyek ini juga tidak memiliki kaitan dengan Fallout dan The Elder Scrolls.

    Presiden ZeniMax Online Studios, Matt Firor, telah mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan perusahaan pada 14 Juli 2025. Inilah pesan lengkapnya:

    “Setelah lebih dari 18 tahun memimpin ZeniMax Online Studios, saya akan mengundurkan diri akhir bulan ini. Studio dan The Elder Scrolls Online akan berada di tangan yang tepat di bawah arahan kepala studio yang baru, Jo Burba, bersama dengan produser eksekutif Susan Kath dan sutradara game Rich Lambert. Bersama-sama, tim kepemimpinan ini telah memelopori banyak ide dan ekspansi terbesar [The Elder Scrolls Online], dan akan terus membuat game ini menjadi sesuatu yang kita semua banggakan.

    Meskipun saya tidak akan mengerjakan game ini lagi, saya akan tetap mendukung Anda dan menambah ribuan jam yang telah saya habiskan di dalam game. Masih banyak cerita yang bisa diceritakan, petualangan yang bisa didapatkan, dan saya tahu komunitas yang luar biasa ini akan meneruskan warisan dan kesuksesan bersama ini.

    Terima kasih.”

    Menurut IGN, Firor akan digantikan oleh Joseph Burba sebagai sutradara kreatif baru untuk ZeniMax Online Studios.
  • Insider Gaming, Bloomberg, dan Charlie INTEL melaporkan bahwa beberapa studio Activision seperti Raven Software, Sledgehammer Games, dan High Moon Studios telah memberhentikan karyawannya.
  • Bloomberg dan The Verge melaporkan bahwa studio di balik Forza Motorsport, Turn 10 Studios, telah memberhentikan hampir 50 persen karyawannya.

    Seorang sumber mengatakan kepada The Verge bahwa PHK ini akan menyisakan cukup banyak orang untuk menjaga Forza Motorsport tetap berjalan.
  • The Verge melaporkan bahwa tim riset pengguna Xbox telah memberhentikan hampir separuh karyawannya. Tim ini merupakan tim kunci yang berfokus untuk memastikan kualitas di seluruh game Xbox, platform, dan alat pengembang.

    Selain itu, kepala keselamatan keluarga dan anak Xbox telah diberhentikan.
  • Kotaku melaporkan bahwa studio di balik State of Decay, Undead Labs, telah memberhentikan karyawannya, meskipun belum ada angka pasti berapa yang terkena dampaknya.

    Windows Central mencatat bahwa pengembangan State of Decay 3 tidak dibatalkan.
  • Engadget melaporkan bahwa Halo Studios telah memberhentikan lima karyawannya.

    Menurut Engadget, suasana di Halo Studios sedang tegang, terutama jika dikaitkan dengan satu proyek yang baru-baru ini mengalami krisis.

    “Saya rasa tidak ada orang yang benar-benar senang dengan kualitas produk saat ini,” ungkap seorang sumber kepada Endgadget. “Ada banyak ketegangan dan pembicaraan yang mencoba untuk mengumpulkan orang-orang untuk melakukan pengiriman.”

    Sumber tersebut melanjutkan, “Mereka berusaha sekuat tenaga untuk menggantikan sebanyak mungkin pekerjaan yang mereka bisa dengan agen AI.”
  • Aftermath melaporkan bahwa Blizzard Entertainment telah memberhentikan 100 karyawannya dan pengembangan Warcraft Rumble resmi dihentikan.
  • Windows Central dan Aftermath melaporkan bahwa beberapa karyawan QA, pemasaran dan penjualan, hingga layanan pelanggan di Activision Blizzard sudah diberhentikan, dengan pengurangan juga terjadi di posisi manajerial, produser game, dan manajemen game.
  • Variety dan Windows Central melaporkan bahwa semua game yang diumumkan pada Xbox Games Showcase 2025 tidak dibatalkan.
  • Rumor terkait kabar pengunduran diri dan pensiunnya CEO Microsoft Gaming, Phil Spencer, telah dibantah oleh juru bicara Xbox (via The Verge).

    “Phil tidak akan pensiun dalam waktu dekat,” ujar kepala komunikasi Xbox, Kari Perez, kepada The Verge.
  • Romero Games telah mengumumkan bahwa game yang belum diumumkan mereka telah dibatalkan karena Microsoft sudah menarik pendanaan untuk penerbitan game mereka dan beberapa studio lainnya. Berikut adalah pesan lengkapnya:

    “Kami memiliki berita yang sulit untuk dibagikan. Tadi malam, kami mengetahui bahwa penerbit kami telah membatalkan pendanaan untuk game kami bersama dengan beberapa proyek lain yang tidak diumumkan sebelumnya di studio lain. Ini adalah keputusan strategis yang dibuat pada tingkat tinggi di dalam penerbit, jauh di atas visibilitas atau kendali kami. Kami sangat berharap ada sesuatu, apa pun, yang bisa kami lakukan untuk mencegah hasil ini.

    Hal ini sama sekali bukan cerminan dari kerja tim kami, kinerja, atau kualitas proyek itu sendiri. Kami mencapai setiap tonggak pencapaian tepat waktu, setiap saat, secara konsisten menerima pujian yang tinggi, dan dengan mudah melewati semua gerbang internal kami. Kami sangat bangga dengan pekerjaan yang telah dilakukan dan tim berbakat di belakangnya. Yang terbaik yang pernah bekerja sama dengan kami.

    Saat ini kami sedang mengevaluasi langkah selanjutnya dan bekerja dengan cepat untuk mendukung tim kami. Banyak dari kami yang telah bekerja bersama selama lebih dari satu dekade, beberapa di antaranya lebih dari 20 tahun. Ini adalah hari yang sangat sulit, dan kami sangat sedih karena harus mengalami hal ini. Jika Anda mengetahui adanya peluang atau cara untuk membantu tim kami yang luar biasa ini, silakan hubungi kami. Terima kasih kepada semua orang yang telah memberikan dukungan, kebaikan, dan dorongan selama masa sulit ini.”

    Seorang karyawan Romero Games juga mengklaim di LinkedIn bahwa “seluruh studio” telah diberhentikan sebagai akibat dari PHK yang dilakukan oleh Microsoft.

    “Hari ini saya mengetahui bahwa seluruh studio kami diberhentikan karena adanya PHK di Microsoft,” tulis karyawan tersebut di LinkedIn.

    “Sangat terpukul mendengar pagi ini bahwa Romero Games akan ditutup karena adanya pengurangan dari penerbit, yang berarti untuk kedua kalinya dalam tahun ini saya mencari pekerjaan baru,” tulis karyawan lainnya.

    Karyawan lainnya menyebut PHK di Microsoft sebagai “pukulan besar, tiba-tiba & tak terduga terhadap sebuah proyek yang inovatif, berjalan dengan baik, dan yang paling penting adalah menyenangkan”.
  • Seorang mantan karyawan ZeniMax Online Studios mengklaim di LinkedIn bahwa perusahaan telah memberhentikan “ratusan” orang.

Update 4 Juli 2025: Berikut adalah kelanjutan rekapan komprehensif terkait dampak PHK ini untuk divisi Xbox:

  • IGN dan Bloomberg melaporkan bahwa Project Blackbird, MMORPG baru dari ZeniMax Online Studios yang dibatalkan oleh Microsoft beberapa hari yang lalu, menghadapi beberapa tantangan teknis di awal pengembangan dan sempat tertunda karena kesuksesan The Elder Scrolls Online saat itu.

    Dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan pengembangan Project Blackbird telah melesat dan tim di belakangnya berkembang menjadi 300 orang setelah adanya penutupan Arkane Austin, Tango Gameworks, dan Alpha Dog Games. Tim tersebut juga membuat sebuah vertical slice yang mengesankan untuk pertemuan pada Maret 2025 dan menargetkan untuk merilis Project Blackbird pada tahun 2028.

    Menurut IGN dan Bloomberg, Project Blackbird adalah game online looter shooter thid-person dalam sebuah waralaba baru.

    “Game ini memiliki estetika fiksi ilmiah dan noir – mirip dengan film seperti Blade Runner – dan sangat menekankan pada gerakan vertikal,” tulis Bloomberg. “Pemain dapat menggunakan kemampuan seperti lompatan ganda, melayang di udara, bergulat dan memanjat dinding untuk melontarkan diri mereka di sekitar gedung-gedung tinggi layaknya pahlawan super.”

    Bloomberg menambahkan bahwa para eksekutif Xbox terpesona ketika mereka memainkan Project Blackbird pada Maret 2025, dengan CEO Microsoft Gaming Phil Spencer sangat menikmati game tersebut hingga membuat kepala Xbox Game Studios, Matt Booty, harus menarik kontroller-nya agar mereka dapat melanjutkan pertemuan tersebut.

    Setelah pertemuan pada Maret 2025 tersebut, IGN dan Bloomberg mencatat bahwa tim ini mulai menyusun rencana produksi yang akan menyempurnakan vertical slice dan membuat lebih banyak konten untuk perilisan Project Blackbird. Beberapa bulan kemudian, game tersebut dibatalkan dan membuat semua orang di ZeniMax Online Studios tercengang.

    Menurut IGN dan Bloomberg, tim tersebut juga sedang membangun engine game baru sambil membuat Project Blackbird, yang menciptakan sejumlah tantangan.
  • Windows Central melaporkan bahwa kemitraan Microsoft dan Kojima Productions untuk OD masih berlangsung untuk saat ini, terlepas dari adanya laporan penarikan pendanaan Microsoft dari game perdana Romero Games.
  • Mantan karyawan Turn 10 Studios, Fred Russell, mengklaim bahwa tim di balik Forza Motorsport sudah tidak ada.

    Klaim Russell mendukung laporan Bloomberg dan The Verge sebelumnya bahwa Turn 10 Studios telah memberhentikan hampir 50 persen karyawannya.

    Seorang sumber mengatakan kepada The Verge bahwa PHK ini akan menyisakan cukup banyak orang untuk menjaga Forza Motorsport tetap berjalan.
  • Kotaku melaporkan bahwa ID@Xbox telah mengirimkan email undangan kepada para pengembang indie untuk bergabung ke dalam “AI Roundtable”, di mana mereka “dapat memberikan umpan balik kepada kami mengenai bagaimana Anda ingin melihat kami menggunakan AI di dalam alat dan proses kami untuk membuat pengalaman pengembangan dan penerbitan game menjadi lebih efisien”.
  • Windows Central melaporkan bahwa sumbernya telah menunjuk CFO Microsoft, Amy Hood, sebagai pelaku utama atas PHK massal beberapa hari lalu.

    “Ekspektasi fiskal Hood yang tidak realistis terhadap divisi-divisi Microsoft selanjutnya telah menciptakan budaya ketakutan dan keraguan, yang secara ironis berdampak pada produktivitas dan profitabilitas,” tulis Windows Central.

Update 5 Juli 2025: Berikut adalah kelanjutan rekapan komprehensif terkait dampak PHK ini untuk divisi Xbox:

  • Windows Central melaporkan bahwa saat ini tidak ada “pembatalan” definitif dari Forza Motorsport yang dilaporkan media lain.

    Menurut Windows Central, Forza Motorsport bisa saja kembali suatu saat nanti, tetapi Turn 10 Studios untuk saat ini memang akan fokus pada Forza Horizon.
  • TrueAchievements telah merinci detail pengembangan Project Blackbird seperti cerita, gameplay, hingga karakter.

    Salah satu rangkuman yang paling menarik adalah pemain akan bermain sebagai Revenant, seorang agen yang bekerja untuk sindikat alien di planet terpencil yang terkunci rapat bernama Soteria.

    Satu sisi planet ini terbakar di bawah sinar matahari yang tak ada habisnya, sementara sisi yang berlawanan tertutup es. Di antara kedua wilayah tersebut terdapat sebuah daerah yang dapat dihuni yang dikenal sebagai The Twilight Band.

    Meskipun game ini menawarkan open world yang luas untuk dijelajahi, ada fokus pada ibu kota planet ini, Exodus, dan banyak rahasia serta misteri yang tersembunyi di dalam kota besar yang melayang-layang itu.

    Meskipun dikendalikan oleh AI yang hidup yang disebut PAN, yang mengoperasikan sistem kota dan mengendalikan semua orang, lima sindikat alien memerintah populasi dalam masyarakat yang bertingkat-tingkat dengan Revenant manusia yang bertindak sebagai kekuatan netral untuk menjaga keseimbangan.
  • The Journal melaporkan bahwa Romero Games telah memberhentikan lebih dari 100 karyawannya dan akan ditutup akibat pembatalan game perdana mereka oleh penarikan pendanaan dari Microsoft.

Update 8 Juli 2025: Berikut adalah kelanjutan rekapan komprehensif terkait dampak PHK ini untuk divisi Xbox:

  • Dalam sebuah pernyataan, Romero Games membantah bahwa mereka telah menutup studionya dan mereka telah dihubungi oleh “beberapa” penerbit yang masih dapat menyelamatkan proyek yang belum diumumkan tersebut.

    “Kami ingin menanggapi laporan-laporan yang beredar baru-baru ini mengenai status Romero Games,” ujar Romero Games. “Laporan-laporan ini mengandung ketidakakuratan dan kami merasa penting untuk meluruskannya.”

    Romero Games melanjutkan, “Pendanaan untuk proyek kami telah ditarik dan game kami dibatalkan. Karena perjanjian kerahasiaan, kami tidak dapat mengungkapkan identitas penerbit, meskipun beberapa orang mungkin menyimpulkannya dari informasi publik. Akibatnya, kami sekarang harus menilai kembali seluruh karyawanstudio kami.”

    “Romero Games tidak ditutup dan kami melakukan segala upaya untuk memastikan hal itu tidak terjadi. Saran apa pun yang menyatakan sebaliknya adalah tidak benar. Memang, kami berada di studio hari ini untuk mendiskusikan langkah selanjutnya dengan tim.”

    Romero Games menambahkan, “Kami telah dihubungi oleh beberapa penerbit yang tertarik untuk membantu kami menyelesaikan game ini dan saat ini kami sedang mengevaluasi peluang-peluang tersebut. Kami menghargai curahan dukungan yang diberikan dan akan membagikan informasi lebih lanjut jika kami mampu.”
  • Jurnalis The Game Business, Christopher Dring, melaporkan bahwa saat ia meminta klarifikasi terkait klaim “Game Pass menguntungkan”, Microsoft mengatakan kepadanya bahwa tidak ada biaya studio first-party yang disertakan.

    “Jadi biaya yang terkait dengan bisnis Game Pass adalah biaya yang dibayarkan kepada third-party, pemasaran, biaya layanan… dan berdasarkan ukuran itu, ini menguntungkan,” tulis Dring di X.

    “Apa yang tidak mereka hitung adalah pendapatan yang hilang dari studio first-party Xbox akibat layanan ini. Saya harus membayangkan jika studio first-party menerima kompensasi yang sama, profitabilitas itu mungkin tidak benar.”

    Di sisi lain, Windows Central melaporkan bahwa Microsoft melakukan perhitungan berdasarkan perkiraan ritel per game, yang mencakup hal-hal seperti penjualan game versi Xbox, PC, dan PlayStation, di antara faktor-faktor lainnya.

    Setelah itu, Microsoft akan menggabungkan informasi tersebut dengan keterlibatan Game Pass dari game tersebut dan menambahkan hasil bersih ke laporan laba rugi (P&L) Game Pass untuk game tersebut, yang pada dasarnya menagih Game Pass untuk “penjualan yang hilang” yang diperkirakan pada platform Game Pass.

    Menurut Windows Central, keterlibatan dan pengurangan churn diperhitungkan sebagai indikator keberhasilan sebelumnya. Apa yang dihabiskan Microsoft untuk memperoleh konten dan memasarkan Game Pass juga secara alami diperhitungkan dalam P&L-nya. Yang tidak dilakukan Microsoft adalah memperhitungkan kanibalisasi Game Pass pada saat mendanai game secara langsung.

    Singkatnya, Windows Central mencatat bahwa Microsoft membebankan biaya dan memperhitungkan kanibalisasi game first-party terhadap Game Pass.

    Beberapa jam kemudian, Dring memberikan klarifikasi yang pernyataannya sesuai dengan laporan Windows Central.
  • Departemen Tenaga Kerja Maryland mengonfirmasi bahwa 30 karyawan kontrak ZeniMax Media telah kehilangan pekerjaan mereka dan total 164 karyawan telah kehilangan pekerjaan mereka di ZeniMax Media. Secara keseluruhan, 194 karyawan ZeniMax Media telah diberhentikan.

Update 15 Juli 2025: Berikut adalah kelanjutan rekapan komprehensif terkait dampak PHK ini untuk divisi Xbox:

  • Mobilegamer.biz melaporkan bahwa sumber mereka telah memberikan lebih banyak informasi tentang situasi PHK yang terjadi di King.

    Mereka mengklaim:

    – Banyak karyawan yang di-PHK akan digantikan oleh alat AI yang mereka bangun dan latih.
    – Tim Farm Heroes Saga, yang berbasis di London, sudah “di-PHK setengahnya”, dengan sekitar 50 orang yang pergi, termasuk kepemimpinan utama.
    – Seorang karyawan King mengklaim bahwa karyawan menjadi sasaran HR karena mengungkapkan ketidakpuasan secara internal dengan lantang.
    – King mengatakan kepada karyawan bahwa mereka akan mempresentasikan bagan organisasi yang baru di bulan September setelah negosiasi dengan serikat pekerja. Banyak karyawan yang tidak memiliki pekerjaan selama musim panas 2025.
    – Survei internal baru-baru ini menunjukkan semangat kerja karyawan King berada pada titik terendah sepanjang masa.
  • Jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, telah membantah klaim jurnalis Windows Central, Jez Corden, bahwa pembatalan Project Blackbird dilakukan untuk memindahkan karyawan ke Fallout 5.

    :Xbox tidak memberhentikan ribuan orang agar mereka dapat memindahkan sumber daya tersebut ke proyek-proyek baru,” tulis Schreier di forum ResetEra. “Mereka memberhentikan ribuan orang untuk memotong anggaran tahun fiskal mereka secara keseluruhan.”

Update 23 Juli 2025: Beberapa karyawan ZeniMax Media bercerita kepada Game Developer tentang betapa terkejutnya mereka dengan cara PHK ini dikomunikasikan kepada karyawan.

Penguji QA senior, Autumn Mitchell, mengatakan bagaimana pimpinan Xbox “terputus” dari realitas kehidupan di Microsoft dan ingin mereka benar-benar mulai berkomunikasi dengan orang-orang di lini produksi.

Saat ini belum jelas berapa banyak orang yang telah di-PHK di ZeniMax Media secara spesifik. Namun, satu sumber mengatakan kepada Game Developer bahwa jumlahnya “sangat banyak” dan sumber lain menyebutkan ratusan orang telah terdampak.


Update 25 Juli 2025: The Verge melaporkan bahwa CEO Microsoft, Satya Nadella, akhirnya menanggapi pengumuman PHK yang terjadi pada awal Juli 2025.

“Saya ingin membahas apa yang telah membebani saya, dan apa yang saya tahu banyak dari Anda pikirkan: PHK baru-baru ini,” tulis Nadella dalam sebuah memo.

“Keputusan-keputusan ini termasuk yang tersulit yang harus kita buat. Keputusan-keputusan ini memengaruhi orang-orang yang telah bekerja bersama kita, belajar dari kita, dan berbagi banyak momen bersama kita — kolega, rekan satu tim, dan teman-teman kita.”

Meskipun Nadella menyampaikan rasa terima kasih kepada karyawan yang terdampak, ia tidak menjamin bahwa tidak akan ada gelombang PHK lagi dalam waktu dekat.

“Saya juga ingin mengakui ketidakpastian dan ketidaksesuaian yang tampak di masa-masa yang kita hadapi,” tambah Nadella. “Dari semua ukuran objektif, Microsoft sedang berkembang pesat — kinerja pasar, posisi strategis, dan pertumbuhan kami semuanya menunjukkan peningkatan dan ke arah yang tepat.”

Nadella melanjutkan, “Kami berinvestasi lebih banyak dalam belanja modal daripada sebelumnya. Jumlah karyawan kami secara keseluruhan relatif tidak berubah, dan beberapa talenta serta keahlian di industri kami dan di Microsoft diakui dan dihargai pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, di saat yang sama, kami juga mengalami PHK.”

“Inilah enigma kesuksesan dalam industri yang tidak memiliki nilai waralaba. Kemajuan tidaklah linear. Kemajuan itu dinamis, terkadang disonan, dan selalu menuntut. Namun, ini juga merupakan peluang baru bagi kami untuk membentuk, memimpin, dan memberikan dampak yang lebih besar daripada sebelumnya.”

Setelah membahas PHK, Nadella memaparkan misi, prioritas, dan budaya Microsoft:

  • Misi yang diinginkan Nadella sangat berpusat pada potensi AI.
  • Nadella menguraikan tiga prioritas bisnis utama: keamanan, kualitas, dan transformasi AI.
  • Nadella ingin karyawan tetap memperhatikan budaya “pola pikir berkembang” sementara peralihan platform AI membentuk kembali produk dan model bisnis Microsoft.

Update 21 Agustus 2025: Game Developer melaporkan bahwa seorang pengembang veteran di Obsidian Entertainment dilarang untuk berbagi pendapatnya tentang gelombang PHK massal terbaru Microsoft dan hubungan perusahaan tersebut dengan Israel dalam sebuah wawancara dadakan di Gamescom 2025.

Menurut Game Developer, sutradara game Chris Parker dan sutradara kreatif Eidos-Montréal, Justin Vazquez, ditanya pendapat mereka tentang situasi pengembangan game di Microsoft selama periode gelombang PHK massal dan kecaman luas atas perusahaan tersebut.

Dua juru bicara Xbox langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan menjelaskan bahwa para pengembang mereka hanya ada di sini untuk membahas game mereka dan mengarahkan Game Developer untuk menghubungi melalui email untuk memberikan komentar tentang topik lain.


Update 27 Agustus 2025: Mobilegamer.biz melaporkan bahwa moral di King cukup rendah, dengan beberapa klaim telah diungkapkan oleh beberapa karyawan:

  • Beberapa karyawan mengambil tindakan hukum atas paket pesangon mereka.
  • PHK tampaknya dilakukan tanpa mempertimbangkan kinerja karyawan.
  • PHK dilakukan secara serampangan, dengan beberapa karyawan telah dipekerjakan kembali dalam beberapa minggu setelah diberhentikan.
  • Manajer yang bermasalah diselidiki oleh tim etika tempat kerja, beberapa di antaranya beberapa kali, tidak melihat adanya dampak.
  • Seorang manajer mengatakan bahwa PHK terhadap tenaga kerja yang ‘membengkak’ tidak cukup dan ia mengharapkan lebih banyak lagi.
  • Microsoft mengatakan semua karyawan harus menggunakan AI setiap hari, tetapi adopsinya rendah dan bahkan pimpinan King skeptis.

Update 14 September 2025: Berbicara dengan PCGamesN, sutradara Rich Lambert ditanya tentang dampak berkelanjutan dari PHK di Zenimax Online Studios.

“Itu adalah masa yang sangat emosional,” ujar Lambert. “Ada teman dan kolega [yang terlibat] yang telah bekerja sama dengan saya secara pribadi selama 10 hingga 15 tahun dan kami kehilangan mereka. Kita melewati semacam proses berkabung.”

Lambert melanjutkan, “Namun, pada akhirnya, kami masih memiliki komitmen terhadap komunitas kami, terhadap game ini, dan semua orang yang masih ada di sini, dan kami harus terus maju, sekeras apa pun itu. Itulah fokus studio ini: kami ingin The Elder Scrolls Online menjadi MMO 30 tahun.”

Lamert telah beralih ke peran yang lebih bersifat direktur. Sebagai gantinya, direktur manajemen produk, Nick Giacomini, mengambil alih kendali sebagai sutradara, yang digambarkan Lambert sebagai “manis pahit”.

“Nick di sini untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, tapi saya masih terlibat di dalamnya – ini seperti bayi saya sendiri,” ungkap Lambert. “Tapi, saya bisa melihat hal-hal di tingkat studio dan di tingkat masa depan, dan itu semua baru bagi saya.”

Lambert melanjutkan, “Ini tantangan baru dan sungguh, sangat menyenangkan. Melangkah mundur ternyata jauh lebih sulit dari yang saya bayangkan, tapi saya senang melihat bagaimana Nick menorehkan prestasi dan bagaimana tim ini bergerak maju.”


Update 15 Oktober 2025: Desainer Gregg Mayles telah mengonfirmasi bahwa ia meninggalkan Rare setelah lebih dari 35 tahun.

“Hari ini adalah hari terakhir saya di Rare,” tulis Mayles di X. “Terima kasih kepada semua orang yang telah memainkan dan menikmati game-game yang saya bantu ciptakan selama saya di sana.”

Mayles melanjutkan, “Terima kasih juga kepada semua orang yang telah bekerja sama dengan saya dalam pembuatan game-game ini.”

Mayles menandai kepergiannya dengan apa yang ia sebut “satu rima terakhir”, merujuk pada banyaknya baris puisi yang tersebar di seluruh game buatannya.


Update 19 Januari 2026: Cuplikan berdurasi dua menit dari Project Blackbird, yang dibatalkan oleh ZeniMax Online Studios pada Juli 2025, telah bocor secara online.

Menurut Insider Gaming, cuplikan tersebut digunakan secara internal di ZeniMax Online Studios untuk memamerkan pencahayaan Project Blackbird di Unreal Engine 4.

Insider Gaming menambahkan bahwa Project Blackbird menargetkan jadwal rilis tahun 2028.

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Remedy Berharap Peluncuran Yang Lebih Baik Untuk Fbc Firebreak
Berita

Remedy Berharap Peluncuran yang Lebih Baik untuk FBC: Firebreak

2 Juli 2025 Fransiskus Sukardi Ruata 2 mnt baca

Berbicara dengan GameSpot, direktur komunikasi Thomas Puha ditanyai tentang jumlah pemain bersamaan FBC: Firebreak di Steam yang relatif sangat rendah dan bagaimana Remedy Entertainment memandang platform…

Baca selengkapnya