Kabar baik datang untuk penggemar Max Payne. Remedy Entertainment memastikan bahwa proyek remake Max Payne 1 & 2 masih terus dikembangkan dan produksinya berjalan penuh. Meski begitu, studio asal Finlandia tersebut belum bisa membagikan banyak detail karena urusan penerbitan berada di tangan Rockstar Games.
Informasi ini muncul melalui laporan keuangan setengah tahun Remedy untuk 2026. Dalam sesi tanya jawab, perusahaan menerima sejumlah pertanyaan mengenai perkembangan remake dua game klasik tersebut.
Remedy kemudian menegaskan bahwa Rockstar menangani sisi publishing, sehingga mereka tidak berada dalam posisi untuk memberikan komentar lebih jauh mengenai proyek tersebut.
Rockstar Games Masih Pegang Kendali Penerbitan

Kerja sama antara Remedy dan Rockstar untuk remake Max Payne 1 & 2 sebenarnya bukan hal baru. Proyek tersebut telah dikonfirmasi sebelumnya, dengan Remedy bertanggung jawab terhadap pengembangan sementara Rockstar Games menangani penerbitannya. Laporan terbaru ini setidaknya menghapus kekhawatiran bahwa proyek tersebut mengalami pembatalan atau penghentian produksi.
Namun, belum ada informasi mengenai kapan gameplay perdana akan diperlihatkan maupun kapan game tersebut akan dirilis. Rockstar sendiri saat ini juga tengah disibukkan dengan proyek besar lain, termasuk GTA 6, sehingga penggemar mungkin masih harus bersabar sebelum mendapat pengumuman lebih besar.
Remake ini akan membawa kembali dua game awal Max Payne yang dikenal lewat atmosfer noir, cerita kelam, serta mekanik bullet time yang ikonik. Dengan Remedy kembali menangani seri yang membesarkan namanya, ekspektasi terhadap proyek ini pun cukup tinggi.
sumber: Insider Gaming


Bales ke