CEO LEVEL-5, Akihiro Hino, telah mengungkapkan bahwa kesuksesan Fantasy Life i: The Girl Who Steals Time berawal dari perubahan desain game setahun lalu.
Informasi ini diungkapkan oleh Hino saat diwawancarai Denfaminicogamer (via Automaton). Jika kalian tertarik dengan game-game LEVEL-5, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Kesuksesan Fantasy Life i: The Girl Who Steals Time Berawal dari Perubahan Desain Game Setahun Lalu
27 Juni 2025 – Berbicara dengan Denfaminicogamer, CEO LEVEL-5, Akihiro Hino, mengatakan bahwa sebagian besar kesuksesan Fantasy Life i: The Girl Who Steals Time berasal dari perubahan krusial yang mulai diterapkan LEVEL-5 setahun yang lalu.
Menurut Hino, gameplay Fantasy Life i: The Girl Who Steals Time terasa sangat “mencekik” pada satu titik pengembangan, yang akan membuat para pemain ingin meletakkan kontroler mereka dengan sangat cepat.
Hino menggambarkan pendekatan awal sebagai “mencoba memperpanjang waktu bermain dengan mengorbankan hal-hal yang membuat stres”, terutama dalam hal pergerakan pemain yang terbatas.
Akibatnya, LEVEL-5 memutuskan untuk “membuat ulang” seluruh game tersebut. Beberapa masalah spesifik yang disoroti Hino adalah peta dan pergerakan.
Hingga setahun yang lalu, Fantasy Life i: The Girl Who Steals Time sama sekali tidak memiliki peta open world, hanya memiliki “peta kecil”, serta tidak memungkinkan para pemain untuk melakukan parkour melintasi medan, memanjat tebing, dan sejenisnya.
“Rasanya sempit dan terbatas, seolah-olah Anda terjebak dalam ruang permainan,” ujar Hino seperti yang diterjemahkan oleh Automaton.
Untuk mengatasi masalah ini, LEVEL-5 menerapkan tata letak peta open world dan “secara menyeluruh menghilangkan apa pun yang membuat game ini terasa menegangkan”. Yang terakhir ini khususnya mengacu pada pergerakan dan perjalanan.
Sebagai contoh, Hino mengutip fitur fast travel yang memungkinkan para pemain melayang ke meja kerja terdekat setelah berganti kehidupan.
Hasil akhirnya adalah LEVEL-5 berhasil membuat peta open world hanya dalam kurun waktu dua bulan, dengan menciptakan sistem yang membantu mengubah karya seni 2D menjadi medan 3D.
“Dalam versi final game, Anda dapat menebang pohon, memanjat ke suatu tempat yang tinggi, memotong tiga ketika Anda berada di atas sana, turun kembali, berlarian – dan hanya dengan melakukan tindakan sederhana ini, Anda akan merasa senang dan nyaman,” ungkap Hino.
FANTASY LIFE i: The Girl Who Steals Time sudah tersedia di PS5, Xbox Series X, Xbox Series S, Nintendo Switch 2, PS4, Nintendo Switch, dan PC (Steam).


Membalas