Sutradara Naoki Hamaguchi telah mengungkapkan bahwa durasi Final Fantasy VII Rebirth tidak terlalu panjang.
Informasi ini diungkapkan oleh Hamaguchi saat diwawancarai ScreenRant. Jika kalian tertarik dengan game-game Square Enix, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Naoki Hamaguchi: Tujuan Final Fantasy VII Remake adalah Membaginya Menjadi 3 Game
19 Oktober 2025 – Berbicara dengan Polygon, sutradara Naoki Hamaguchi ditanya tentang bagaimana seri Final Fantasy VII Remake berkontribusi pada waralaba Final Fantasy.
“Tujuan remake ini adalah mengambil alur cerita asli, menambahkan hal-hal baru — dari spin-off dan sumber lain — yang sudah ada di dunia Final Fantasy VII, membaginya menjadi tiga game, dan dengan demikian membuat penggemar bertanya-tanya bagaimana ceritanya akan berakhir,” ungkap Hamaguchi.
Hamaguchi melihat seri Final Fantasy VII Remake mampu “meningkatkan persepsi orang-orang tentang game ini dan memungkinkan mereka menemukan dunia yang sudah ada”.
Menurut Hamaguchi, timnya menyadari adanya orang-orang yang tidak menyukai perubahan pada seri Final Fantasy VII Remake, tetapi ia tetap “bersemangat untuk melihat bagaimana reaksi orang-orang terhadap game ketiga”.
“Untuk waktu yang lama, kami berfokus pada pembuatan game definisi tinggi dengan tujuan agar dapat dimainkan di konsol dengan TV besar, atau komputer. Kami akan mengembangkan proyek kami dengan mempertimbangkan kondisi ini,” ujar Hamaguchi.
Ketika ditanya tentang bagaimana versi Nintendo Switch 2 dapat membantu keberlangsungan seri Final Fantasy VII Remake, Hamaguchi menjawab bahwa “saat ini ada banyak cara bermain yang tersedia bagi kami”.
“Contohnya, Steam Deck, yang sekarang digunakan banyak pemain,” kata Hamaguchi. “Kami memiliki lebih banyak kebebasan sekarang.”
Hamaguchi melanjutkan, “Saat ini, bahkan game definisi tinggi pun tidak dimainkan di rumah. Mengingat beragamnya cara seseorang dapat bermain game, kami yakin penting untuk mempertimbangkannya dan beradaptasi dengan mode permainan baru ini.”
Naoki Hamaguchi: Saya Rasa Durasi Final Fantasy VII Rebirth Tidak Terlalu Panjang
19 Oktober 2025 – Berbicara dengan ScreenRant, sutradara Naoki Hamaguchi mengungkapkan bahwa penciptaan sistem aksi real-time, yang dipadukan dengan elemen turn-based, dalam seri Final Fantasy VII Remake tidak berasal dari satu sumber pengaruh saja.
Faktanya, Hamaguchi lebih condong mengambil banyak referensi pada waralaba Final Fantasy daripada sumber eksternal.
“Fondasi dari semuanya adalah Final Fantasy VII orisinal, sebuah game turn-based,” ungkap Hamaguchi. “Namun, kami juga mendapatkan inspirasi dari banyak game berbasis aksi yang mengharuskan Anda berpikir taktis tentang cara bertarung dan memosisikan diri.”
Hamaguchi melanjutkan, “Sistem Stagger diambil dari Final Fantasy XIII.”
Meskipun Hamaguchi terlibat dalam Final Fantasy XIII, ia mengakui bahwa alasan mengapa sistem pertarungan hibrida dalam seri Final Fantasy VII Remake bekerja dengan baik adalah karena sutradara pertarungan Teruki Endo.
“Sebagian besar karier Endo berpusat pada game berbasis aksi,” ujar Hamaguchi.
Hamaguchi juga mencatat bahwa kehadiran Endo sebagai sutradara pertempuran adalah hal yang dibutuhkan timnya.
“Saya yakin bahwa menemukan keseimbangan antara sistem turn-based di game orisinal dengan keahlian Endo dalam pertarungan berbasis aksi yang membuat sistem pertarungan Final Fantasy VII Remake begitu dicintai oleh para pemain,” kata Hamaguchi.
Di sisi lain, Hamaguchi mengomentari kritik para pemain bahwa seri Final Fantasy VII Remake, terutama di area tertentu seperti Costa Del Sol, terasa terlalu panjang dan berlarut-larut.
“Mengenai manajemen waktu di beberapa bagian, terutama di Final Fantasy VII Rebirth, sejujurnya saya rasa durasinya tidak terlalu panjang,” ungkap Hamaguchi. “Saya merasa saat ini, para pemain memiliki terlalu banyak hal yang harus dilakukan dan dimainkan sehingga mereka sering merasa perlu menyelesaikan sesuatu dengan cepat.”
Hamaguchi melanjutkan, “Selagi kami mengerjakan akhir trilogi ini, kami menyeimbangkan bagaimana alur cerita diceritakan dan disebar untuk memastikan game ketiganya terasa lebih ringkas.”
Final Fantasy VII Remake dan Final Fantasy VII Remake Intergrade sudah tersedia di PS4, PS5 dan PC (Steam, Epic Games Store). Versi Xbox Series X, Xbox Series S, Nintendo Switch 2, dan PC (Microsoft Store) akan rilis pada 22 Januari 2026.
Final Fantasy VII Rebirth sudah tersedia di PS5 dan PC (Steam, Epic Games Store). Versi Xbox Series X, Xbox Series S, Nintendo Switch 2, dan PC (Microsoft Store) akan rilis di kemudian hari.
Update 26 Oktober 2025: Berbicara dengan VGC, sutradara Naoki Hamaguchi memberikan penjelasan lengkapnya mengapa game ketiga dari seri Final Fantasy VII Remake “akan lebih ringkas”.
Itu sebenarnya sesuatu yang ingin saya bicarakan hari ini, jadi saya senang Anda menanyakannya.
Sebagai penjelasan, pertanyaan awal yang saya terima adalah, mereka mengatakan bahwa ada beberapa orang yang memainkan Rebirth, game kedua dalam seri tersebut, dan mereka merasa bahwa karena kami telah menambahkan konten cerita baru, yang tidak ada di Final Fantasy VII asli, bagi mereka ceritanya terasa diperpanjang. Jadi mereka bertanya apakah kami mempertimbangkan untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan hal itu di game ketiga.
Soal hasil Final Fantasy VII Rebirth dan pengalaman terbaik yang diberikannya kepada para pemain, saya sangat yakin akan hal itu. Maksud saya, saya tidak ingin terlalu membanggakan diri sendiri, tetapi dengan cara saya bekerja sebagai sutradara, saya rasa tidak banyak sutradara lain di luar sana yang, pada level saya, memainkan game yang saya sutradarai, duduk di sana, memainkannya berulang-ulang, hanya untuk mencoba dan melihat apakah pengalaman bermain dan keseimbangannya terasa pas.
Karena saya melakukan banyak hal itu dalam pekerjaan sehari-hari, itu hal yang sangat penting. Saya telah mencurahkan banyak upaya untuk itu. Tidak banyak sutradara lain yang begitu menekankan hal itu. Saya merasa tempo, konten, dan keseimbangan dalam Final Fantasy VII Rebirth persis seperti yang saya inginkan. Saya pribadi tidak merasa game ini terlalu panjang; tidak terasa terlalu panjang. Bagi saya, saya rasa saya benar, dan saya rasa banyak orang akan setuju dengan saya.
Tapi tentu saja, saya mengerti bahwa mungkin ada orang yang melihatnya seperti itu dan mungkin merasa berbeda. Tidak masalah, saya melihat orang-orang yang mengungkapkan pendapat tersebut, dan itu tentu patut dipertimbangkan bahwa beberapa orang merasakan hal yang sama.
Namun, untuk game ketiga, terkait dengan apa yang saya katakan tentang hal itu dan cara saya memandangnya, adalah tentang meningkatkan tempo dan memastikan bahwa, untuk mencapai tingkat imersi yang lebih tinggi dalam game, kami memastikan bahwa perkembangan cerita bergerak maju dengan cukup cepat dan pada dasarnya dengan tempo yang tepat, alih-alih terasa lambat dan berlarut-larut.
Saya pikir itu mungkin disalahartikan oleh orang-orang; mereka mungkin berkata, ‘Oke, itu berarti mereka akan mengurangi volume dan mereka akan menghapus konten cerita, gamenya akan lebih pendek, mereka akan menguranginya’, dan itu sama sekali bukan yang saya maksud. Intinya adalah memastikan temponya pas, bukan memotong konten, tapi memastikannya pas, kecepatan ceritanya pas, dan cukup cepat sehingga terasa bisa diselesaikan dengan kecepatan yang wajar. Tapi memang harus pas, jadi itulah yang ingin saya sampaikan.
Naoki Hamaguchi, Director of Final Fantasy VII Rebirth













