Belum lama ini, pihak Microsoft telah menggelar acara Xbox Game Showcase dengan begitu meriah. Yang mana, Halo Infinite adalah salah satu game yang Microsoft perlihatkan dalam acara tersebut. Sebelum Microsoft umumkan, kehadiran Halo Infitnite memang dapat diprediksi sebelumnya.
Namun sayangnya, Microsoft malah dapat tuai respon negatif mengenai pengumuman tersebut. Apa yang coba mereka tawarkan lewat Halo Infinite malah tidak gamer sukai. Hal ini tentu wajar mengingat fans sudah begitu lama menunggu kehadiran seri terbaru Halo tersebut.
Chris Lee hengkang dari Halo Infinite!
Sebagai game yang digadang-gadang sebagai ujung tombak dari Xbox, visual yang coba Halo Infinite tawarkan sangat buruk. Terlebih ketika kita mengetahui bahwa Halo Infinite memang dipersiapkan untuk konsol next-gen. Microsoft pun mau tidak mau harus menunda perilisan Halo Infinite ke tahun 2021.
Kini, Microsoft pun kembali harus diterpa berita buruk. Yang mana, dikabarkan bahwa Chris Lee selaku Director dari Halo Infinite resmi hengkang. Microsoft juga sebelumnya telah kehilangan dua petinggi mereka yaitu Tim Longo dan Mary Olson. Melansir dari Bloomberg, Lee pilih hengkang setelah resepsi buruk Halo Infinite.
Halo Infinite ditunda ke 2021!

Beruntung, posisi Lee akan langsung digantikan oleh Joe Staten yang akan menangani sisi single-player dan Pierre Hintze untuk mode multiplayer. Terlepas dari itu semua, Lee juga akan tetap bekerja di bawah naungan Microsoft saat ini. Meskipun, belum ada konfirmasi langsung tentang apa yang akan ia kerjakan.
Lee sebelumnya telah berjanji akan menghadirkan yang terbaik untuk Halo Infinite kedepannya. Namun sayangnya, kabar terbaru ini malah membuat apa yang sudah Lee janjikan tersebut cukup meragukan. Belum jelas, apa yang tengah terjadi kepada 343 Industries saat ini.
Halo Infinite rencananya akan rilis pada musim libur tahun ini di Xbox One, Xbox Series X dan juga PC. Apakah disaat perilisannya nanti, Halo Infinite akan memenuhi ekspektasi para fans selama ini? Berikan tanggapannya di bawah ya.


Membalas