Visual novel adalah salah satu genre game yang paling unik—perpaduan antara cerita interaktif, ilustrasi memikat, dan pilihan yang menentukan arah kisah. Di sinilah pemain bukan hanya sekadar penonton, tapi juga aktor yang menentukan jalannya takdir. Keseruannya terletak pada bagaimana setiap dialog, setiap pilihan, bahkan setiap diam bisa membuka jalan cerita yang berbeda, lengkap dengan intrik dan emosi yang sulit ditemukan di genre lain.
Dari konsep inilah The Moonlit Oath lahir, membawa napas baru dengan menempatkan satu elemen sederhana namun kuat di garis depan: sebuah sumpah. Takdir, strategi, dan rahasia bercampur dalam satu tema yang membangun atmosfer berbeda dari visual novel pada umumnya, menjanjikan pengalaman yang tak hanya indah secara visual tetapi juga dalam hal narasi dan pilihan pemain.
Para Cendekiawan bisa mengunduh The Moonlith Oath melalui link berikut ini: https://rzr.to/tmorevgamed. Lalu, bagaimana keseruan Penulis dalam memainkan game ini? Simak ulasan lengkapnya di bawah!
Overview game – The Moonlit Oath
The Moonlit Oath, atau dikenal dengan judul Tionghoa 花亦山心之月 (Hua Yi Shan), adalah sebuah permainan mobile bergenre Turn-based RPG dan visual novel yang menghadirkan pengalaman imersif bagi para pemainnya.
Game ini tersedia untuk platform iOS dan Android, dengan server utama untuk wilayah Asia Tenggara dan Tiongkok Daratan. Dikembangkan oleh CRIWARE dan Live 2D, The Moonlit Oath membawa pemain ke dalam dunia akademi kerajaan yang kaya akan budaya dan intrik politik, di mana setiap pilihan karakter dapat memengaruhi alur cerita.
Game ini menggabungkan elemen narasi mendalam, interaksi karakter, dan mini games yang membuat pemain tidak hanya mengikuti cerita, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam kehidupan akademi.
Dengan visual yang menonjolkan estetika oriental klasik dan animasi CG sinematik, serta voice acting dari pengisi suara terkenal, The Moonlit Oath menonjol sebagai salah satu game visual novel mobile yang mengutamakan pengalaman storytelling yang mendalam.
Alur Cerita & Tema – The Moonlit Oath
The Moonlit Oath membawa pemain ke sebuah dunia kerajaan fiksi yang memikat, di mana kemewahan istana dan aroma intrik berjalan beriringan. Kisah dimulai saat kamu, keturunan dari keluarga bangsawan Hua, resmi menjadi murid di Dajing Royal Academy—sebuah akademi elit tempat putra-putri keluarga terpandang menimba ilmu. Di balik dinding megah akademi ini, tersimpan cerita tentang persaingan, rahasia besar, dan hubungan antar karakter yang penuh dinamika.

Game ini memungkinkan pemain memilih gender protagonis, sehingga setiap interaksi terasa lebih personal dan sesuai dengan gaya bermain masing-masing. Seiring berjalannya waktu, kamu akan dihadapkan pada berbagai kegiatan seperti lomba puisi, perjamuan teh, hingga penyelidikan misteri yang menentukan arah cerita.
Tema yang diangkat tidak hanya menonjolkan keindahan budaya klasik Tiongkok dengan busana dan tata krama yang autentik, tetapi juga menyelipkan konflik politik, perbedaan kelas sosial, serta kisah persahabatan yang menyentuh hati. Semua ini dirangkai dalam narasi yang kaya, membuat pemain terus penasaran akan kelanjutan perjalanan di dunia The Moonlit Oath.
Gameplay – The Moonlit Oath
Gameplay di The Moonlit Oath menawarkan kombinasi yang seimbang antara narasi mendalam dan beragam mode permainan yang membuat pemain selalu punya hal baru untuk dilakukan.
Sebagai murid di Dajing Royal Academy, kamu tidak hanya mengikuti alur cerita utama yang penuh intrik, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan seperti kelas membuat puisi, perjamuan teh, seni bela diri, dan event musiman. Setiap aktivitas ini mempengaruhi hubungan antar karakter, membuka cerita sampingan, dan memberi hadiah untuk memperkuat tim.

Sistem pertarungannya sepenuhnya berjalan otomatis, sehingga pemain tidak perlu mengatur setiap langkah secara manual. Fokus utamanya terletak pada mengoleksi karakter (noble) melalui gacha dan melakukan grinding untuk meningkatkan level, kualitas, dan kemampuan mereka.

Uniknya, game ini menyediakan banyak mode permainan dan pertempuran, mulai dari PvE (melawan musuh AI di berbagai level cerita atau dungeon) hingga PvP (adu strategi melawan tim pemain lain di Tournament). Kedua mode ini menawarkan hadiah dan tantangan berbeda, sehingga pemain bisa memilih jalur bermain sesuai preferensi.

Selain bertempur, kalian juga memainkan berbagai mini-game yang dalam The Moonlit Oath digambarkan sebagai kelas-kelas. Kalian bisa mempelajari seni bela diri, membuat puisi, tata cara meminum teh ala kerajaan Tiongkok, dan lainnya.
Mini game tersebut perlu kalian jalankan untuk mendapatkan berbagai macam item yang bisa membantu dalam pertempuran, atau menambah “nilai” dari karakter yang kalian pilih. Untuk apa maksud dari “nilai” tidak bisa Penulis beri tahu di sini. Biar kalian eksplor sendiri ketika The Moonlit Oath sudah rilis.

Seperti game turn-based pada umumnya, The Moonlit Oath juga membagi peran karakter dalam job role yang jelas. Karakter front row biasanya berperan sebagai damage dealer atau penahan serangan (tank), sedangkan karakter back row berfungsi sebagai support—baik itu penyembuh, pemberi buff, atau pengendali status musuh.

Penempatan dan kombinasi karakter yang tepat menjadi kunci untuk memenangkan pertempuran, meskipun sistemnya otomatis. Hal ini menciptakan lapisan strategi tersendiri, di mana pemain harus memikirkan formasi dan sinergi antar noble untuk memaksimalkan kekuatan tim.

Dengan segudang mode permainan, event rutin, dan sistem pertarungan yang ramah bagi pemain kasual namun tetap menantang bagi yang mengejar optimasi tim, The Moonlit Oath menawarkan pengalaman bermain yang lengkap bagi penggemar game naratif maupun kolektor karakter.
Visual & Audio – The Moonlit Oath
Ukuran game ini sendiri ketika Penulis mengunduh apk-nya sebesar 560 MB. Setelah berhasil terpasang aplikasi akan meminta untuk mengunduh kembali sebesar 1.18 GB. Terakhir setelah berhasil login akan diminta untuk mengunduh sebesar 5.63 GB.
Untuk memainkan game ini Penulis menggunakan device Realme C55 dan secara mengejutkan bisa berjalan cukup lancar. Selain itu, selama mengunduh bagian dalam aplikasi dan bermain selama ± 60 menit, tidak ada panas berlebih pada device.
Daya tarik visual di The Moonlit Oath bisa dibilang menjadi salah satu alasan utama game ini begitu memikat. Setiap adegan dibuat dengan tingkat detail tinggi, menampilkan pemandangan yang serasa diambil langsung dari lukisan oriental klasik.

Dalam salah satu menu, Mingyong Academy digambarkan begitu megah—atapnya bertingkat dengan ujung melengkung khas arsitektur Tiongkok kuno. Meskipun tertutupi oleh berbagai macam pilihan mode kelas, tapi keindahan alam di sekeliling Mingyong Academy masih ditampilkan dengan sangat baik.

Desain karakter pun menjadi nilai jual tersendiri. Setiap noble memiliki wajah yang digambar dengan presisi luar biasa—mata berkilau, ekspresi yang penuh nuansa, dan detail rambut yang rapi.
Busana tradisional yang digunakan oleh para Noble dalam game ini ala film-film kolosal Tiongkok yang menampilkan motif bordir emas, kain sutra, dan aksesoris rambut yang elegan. Perbedaan status sosial karakter juga tercermin dari desain kostum mereka; bangsawan tampil dengan pakaian berlapis dan perhiasan, sedangkan karakter kelas menengah mengenakan busana yang lebih sederhana namun tetap anggun.
Dari sisi audio, The Moonlit Oath menghadirkan pengalaman yang “Chinese banget”, sepenuhnya selaras dengan tema ceritanya. Musik latar menggunakan instrumen tradisional seperti guzheng, erhu, dan pipa, menghasilkan melodi yang lembut namun emosional.
Dalam momen-momen tegang, tempo musik meningkat, menambah intensitas tanpa terasa berlebihan. Efek suara ketika cutscene karakter seperti langkah kaki di lantai kayu, desir angin yang menerpa daun bambu, atau denting lembut cangkir teh, memberikan lapisan realisme yang membuat setiap adegan terasa hidup.
Tidak ketinggalan, voice acting di game ini patut diacungi jempol. Para seiyuu berpengalaman menghidupkan karakter dengan intonasi dan emosi yang tepat, baik saat bercanda ringan maupun dalam percakapan serius penuh intrik.
Bagi pemain yang mengerti bahasa Mandarin, dialog terasa natural; sementara bagi yang tidak, intonasi dan emosi yang tersampaikan tetap membuat cerita mudah diikuti. Hasilnya adalah kombinasi visual dan audio yang tidak hanya indah, tapi juga benar-benar mengundang pemain untuk tenggelam dalam dunia The Moonlit Oath.
Kesimpulan
Ketika artikel ini ditulis, The Moonlit Oath masih dalam tahap CBT (Closed Beta Test). Namun, game sudah berjalan dengan cukup baik dan Penulis tidak menemukan adanya bug saat bermain. Hanya saja Penulis tidak menemukan opsi “claim all” sehingga harus klik satu-persatu yang cukup memakan waktu.
Dari sisi gameplay menawarkan berbagai macam mode, dari melawan bot di dalam dungeon dan arena, bahkan PvP. Pemain juga diberikan kebebasan dalam memainkan mode yang mereka suka, meskipun satu sama lain memiliki keterkaitan untuk meningkatkan kemampuan dari Noble.
Untuk sebuah game bergenre Visual Novel, The Moonlit Oath memang hadir dengan size file yang cukup besar, bahkan setara dengan beberapa game MOBA dan Battle Royale untuk mobile. Meskipun bisa berjalan dengan flawless di smartphone lawas, hal ini mungkin menjadi pertimbangan bagi kalian untuk memainkan game ini setelah rilis nantinya.
Game the Moonlit Oath Penulis rekomendasikan untuk dimainkan oleh seseorang yang berusia lebih dari 18 tahun.

Para Cendekiawan bisa mengunduh The Moonlith Oath melalui link berikut ini: https://rzr.to/tmorevgamed. Selain itu, Para Cendekiawan bisa mengeklaim code PlayTMOGamedaim di masa peluncuran dan akan mendapat item:
- Book of Rites (x10)
- Blue Pattern Spirit (x5)
- Copper (x5000)
Untuk info lebih lanjut perihal game ini, kalian bisa mengunjungi berbagai media sosial, seperti:
Bagi para Cendekiawan yang bermain game ini, bisa memasukkan kode PlayTMOGamedaim untuk mendapatkan berbagai hadiah eksklusif di dalam game The moonlit Oath.
Kelebihan:
- Visual dan audio sangat matang
- Game bisa berjalan dengan baik di smartphone “kentang”
- Tersedia cukup banyak mode permainan
Kekurangan:
- Size game cukup besar untuk sebuah game visual novel
- Belum ada opsi “claim all” dalam tahap CBT


Bales ke