Apa yang Membuat World of Dragon Nest Begitu Buruk di Awal Perilisannya?

in ,
WODN Picture
Credit: Bunny Gaming

Sejak dirilis pada tanggal 8 Januari 2020 lalu. World of Dragon Nest mampu menarik ribuan pasang mata gamer di dunia. Pasalnya, game ini hadir dengan konsep yang lain dari versi PC-nya.

Pihak developer membuat game WODN bergenre Open-World, sebuah tindakan yang cukup berisiko bagi pihak Eyedentity. Pasalnya, beberapa hari ini, game World of Dragon Nest tengah mengalami masalah yang begitu serius, yaitu Rating yang menurun drastis.

Lantas, saya pun heran mengapa hal ini bisa terjadi pada game tersebut? Setelah melakukan searching di beberapa tempat, saya akhirnya menemukan jawaban konkrit dari pertanyaan tadi. Lalu, apa sih yang membuat rating WODN turun secara drastis?


1. Buruknya Sistem Development dari Game WODN

World Of Dragon Nest 3
Credit: Eyedentity

Setelah membaca Thread dari platform Kaskus, alasan mengapa rating dari WODN yang turun drastis dikarenakan Development yang begitu amburadul. Bayangkan saja, dalam beberapa hari ini terjadi ribuan Banned Massal yang menimpa para pemain.

Pihak WODN berdalih bahwa para pemain yang dibanned telah melakukan tindakan yang curang. Mereka menggunakan bug yang saat ini tersedia di game tersebut.

Padahal, Bug yang ada di game ini sebenarnya disediakan oleh pihak developer loh. Mau tidak mau, para pemain akan memanfaatkan hal tersebut.


2. Bug Baru Diselesaikan Jika Ada Laporan

World Of Dragon Nest Bug
Credit: Game Braves

Perlu kalian ketahui, sejak Bug “Dungeon Gold” digunakan oleh para pemain, pihak developer langsung melakukan penyelesaian terhadap hal tersebut. Hal ini rupanya membuat kesal para pemain.

Ini lantaran pihak developer hanya memprioritaskan bug yang memiliki laporan saja. Itu berarti, selama belum ada laporan, maka Bug akan tetap ada dan digunakan oleh para pemain.


3. TopUp yang Berujung Hilangnya Item Langka

Money 256319 1280
Credit: Pixabay (jarmoluk)

Setiap game yang dirilis, maka para pemain akan melakukan TopUp untuk menjadi yang terbaik. Sayangnya, sistem TopUp di game ini cukup bermasalah.

Seperti yang dijabarkan oleh Thread di Kaskus tersebut, banyak kasus dimana item yang telah didapat melalui Gacha akan hilang. Lebih parahnya lagi, pihak developer hanya mengembalikan tiket Gacha yang telah digunakan oleh si pemain.


4. Kalian Free Player? Minggir Aja Deh

World Of Dragon Nest
Credit: Pinoy Gamer

Poin ini memang sudah lazim di game MMORPG. Pasalnya, WODN merupakan game PTW atau Pay to Win. Untuk mendapatkan CP yang bagus, maka perlu dilakukan TopUp yang gila-gilaan.

Bahkan, ada beberapa Main Quest yang mengharuskan kamu memiliki CP ribuan yang bisa didapat melalui kerja keras atau secara Instan, TopUp.

Tentu ini tidak baik bagi kesehatan dompet kamu yang saat ini tengah berada di akhir bulan. Saran saya, cobalah berpikir dua kali untuk melakukan TopUp.


5. Game Belum Siap, eh Malah Dirilis

WODN
Credit: Wallpaper Cave

Terakhir, melihat banyaknya bug yang ada membuat saya berpikir mengapa pihak developer merilis game tersebut? Apakah karena tuntutan dari para pemain yang ingin segera memainkan game ini?

Rasanya, apa yang dilakukan oleh developer dengan merilis game WODN ini adalah kesalahan yang fatal. Mereka hanya memikirkan para pemainnya tanpa mempedulikan game ini telah siap apa belum.

Bahkan, salah satu rekan saya yang memainkan game ini mengatakan “Game ini belum siap dirilis. Bahkan, saya tidak bisa masuk server hanya sekedar untuk login”.


Kira-kira, itulah beberapa opini yang memang saya buat karena tertarik dengan pembahasan mengenai game World of Dragon Nest ini. Sekarang, apa saran kamu terhadap developer? Komen di bawah yuk.

Referensi: Kaskus