Microsoft dikabarkan tengah menyiapkan langkah restrukturisasi besar pada divisi Xbox yang berpotensi mencakup pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah signifikan serta pengurangan anggaran di berbagai sektor, termasuk pemasaran.
Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperbaiki kinerja bisnis gaming yang beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tantangan. Menurut laporan yang beredar, pengumuman PHK diperkirakan akan dilakukan setelah berakhirnya tahun fiskal Microsoft pada akhir Juni.
Pemangkasan Anggaran di Tengah Upaya Restrukturisasi

Meski jumlah pasti karyawan yang terdampak belum diketahui, sejumlah sumber menyebut pemangkasan kali ini bisa menjadi salah satu restrukturisasi terbesar yang pernah dilakukan Xbox dalam beberapa tahun terakhir.
Kabar tersebut muncul di tengah perubahan strategi yang sedang dijalankan oleh CEO Xbox, Asha Sharma. Dalam komunikasi internal kepada karyawan, manajemen mengakui bahwa model bisnis Xbox saat ini membutuhkan pembenahan menyeluruh.
Meski Microsoft telah menginvestasikan miliaran dolar untuk pengembangan konten, platform, dan perangkat keras, pendapatan divisi gaming dilaporkan terus mengalami tekanan, sementara penjualan konsol juga belum menunjukkan pertumbuhan yang diharapkan.
Selain memangkas biaya operasional, Xbox disebut sedang mengevaluasi kembali portofolio produknya dan mencari pendekatan baru untuk memperkuat posisinya di industri game. Fokus perusahaan ke depan diperkirakan akan mencakup pengembangan layanan, kemitraan strategis, serta perluasan ekosistem gaming di berbagai perangkat.
Meski belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah PHK yang akan dilakukan, laporan ini menunjukkan bahwa Xbox sedang memasuki fase transformasi penting. Keputusan yang diambil dalam beberapa bulan mendatang diyakini akan menentukan arah bisnis gaming Microsoft untuk tahun-tahun berikutnya.


Bales ke