State of Decay 3 Dilaporkan Bisa Dibatalkan di Tengah Restrukturisasi Xbox

Masa depan State of Decay 3

Berita
Gambar dari State of Decay 3 menampilkan suasana post-apokaliptik dan karakter bertahan hidup
Komentar

State of Decay 3, salah satu game first-party Xbox yang paling dinantikan, dilaporkan berada dalam situasi tidak pasti setelah muncul kabar bahwa Microsoft sedang mempertimbangkan sejumlah langkah besar terhadap beberapa studio internalnya.

Menurut laporan yang beredar, Undead Labs selaku pengembang State of Decay 3 disebut menjadi salah satu studio yang berisiko terdampak. Microsoft kabarnya sedang mencari pembeli untuk studio tersebut. Jika tidak ada pembeli yang ditemukan, Undead Labs berpotensi ditutup dan sekitar 110 pekerjaan bisa terdampak.

Masa depan State of Decay 3

Gambar logo State of Decay 3 dengan latar belakang gelap dan efek futuristik

Kabar ini cukup mengejutkan karena State of Decay 3 baru saja kembali diperlihatkan dalam Xbox Games Showcase 2026. Game tersebut juga sedang menjalani tahap playtest dan disebut mendapat respons positif dari sejumlah pemain yang telah mencobanya. Situasi ini membuat banyak penggemar mempertanyakan masa depan proyek yang sudah lama ditunggu tersebut.

State of Decay 3 pertama kali diumumkan pada Xbox Games Showcase 2020. Setelah cukup lama minim informasi, game survival zombie ini akhirnya memperlihatkan gameplay perdananya pada showcase tahun 2026. Seri ini dikenal lewat elemen bertahan hidup, membangun komunitas, mencari persediaan, dan menghadapi ancaman zombie di dunia terbuka.

Untuk saat ini, State of Decay 3 masih dijadwalkan rilis pada 2027 untuk Xbox, PC, dan PlayStation 5. Namun, Microsoft belum memberikan komentar resmi mengenai laporan restrukturisasi, potensi penjualan Undead Labs, maupun kemungkinan pembatalan game tersebut.

Ikuti Gamedaim — di mana saja

Tetap terkini di mana pun kamu membaca.

Selanjutnya

Pengumuman PHK dari IO Interactive setelah kerjasama proyek Fantasy selesai

Ikuti tren industri game, IO Interactive lakukan PHK

Baca artikel lengkap