Kabar mengenai kemungkinan hadirnya Star Wars: Battlefront 3 kembali menarik perhatian penggemar. Lucasfilm dikabarkan tengah mencari studio pengembang untuk melanjutkan seri game perang antargalaksi tersebut, dengan DICE dan Bungie disebut sebagai kandidat potensial.
Informasi ini berasal dari kolom rumor majalah Electronic Gaming Monthly edisi ke-265. Jurnalis industri game Jeff Grubb turut membahas laporan tersebut dalam acara Game Mess Mornings pada 19 Oktober 2026.
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi bahwa proyek ini telah memasuki tahap pengembangan. Informasi mengenai studio terpilih maupun jadwal produksinya juga belum diumumkan.
DICE dan Bungie Berpotensi Mengembangkan Battlefront 3

DICE menjadi kandidat yang cukup masuk akal karena sebelumnya mengembangkan Star Wars: Battlefront pada 2015 dan Battlefront II pada 2017.
Meski sekuelnya sempat menuai kritik akibat sistem loot box, game tersebut berhasil mempertahankan komunitas pemain dan kembali mendapatkan perhatian setelah melewati masa sulit saat peluncuran.
Nama lain yang muncul adalah Bungie, studio di balik waralaba Halo dan Destiny. Pengalaman Bungie dalam mengembangkan game shooter berlatar fiksi ilmiah membuatnya berpotensi menjadi alternatif menarik apabila Lucasfilm memilih pengembang berbeda.
Namun, keterlibatan Bungie masih sebatas spekulasi. Belum ada informasi yang memastikan studio tersebut sedang bernegosiasi atau menerima tawaran untuk mengerjakan proyek ini.
Untuk saat ini, penggemar masih harus menunggu kepastian mengenai masa depan Battlefront. Jika benar dikembangkan, game terbaru ini diharapkan mampu menghadirkan pertempuran berskala besar, pengalaman multiplayer yang lebih baik, serta sistem permainan yang tidak mengulangi kontroversi pendahulunya.


Membalas