Proyek terbaru Hideo Kojima, Physint, kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru mengungkap alasan Sony Interactive Entertainment memilih mundur dari posisi pendukung utama game tersebut. Keputusan ini disebut bukan karena perbedaan visi kreatif, melainkan akibat sejumlah masalah internal terkait pengembangan proyek.
Menurut laporan Bloomberg, Sony mulai merasa khawatir dengan meningkatnya biaya produksi Physint serta jadwal pengembangan yang tidak berjalan sesuai rencana. Proyek yang awalnya dipandang sebagai salah satu game besar PlayStation ini disebut mengalami beberapa keterlambatan hingga melewati target waktu yang telah ditentukan.
Sebagai game bergenre action espionage, Physint membawa ambisi besar dari Kojima Productions untuk menghadirkan pengalaman sinematik dengan skala produksi tinggi. Namun, ambisi tersebut juga membuat kebutuhan biaya semakin besar dibandingkan proyek game pada umumnya.
Sony Khawatir dengan Biaya Besar dan Potensi Keuntungan Physint

Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa Sony mulai mempertanyakan apakah investasi besar untuk Physint akan memberikan keuntungan yang sepadan. Kekhawatiran terbesar muncul karena game tersebut membutuhkan biaya produksi sangat tinggi, sementara potensi pendapatannya masih belum dapat dipastikan.
Selain itu, status eksklusivitas juga menjadi salah satu pertimbangan penting. Sony disebut tidak ingin mengeluarkan dana besar untuk sebuah proyek yang kemungkinan tidak akan menjadi game eksklusif permanen bagi platform PlayStation.
Situasi tersebut semakin diperhatikan setelah beberapa proyek Kojima Productions sebelumnya, termasuk Death Stranding dan Death Stranding 2: On the Beach, disebut belum mampu mencapai ekspektasi bisnis yang diharapkan Sony.


Membalas