Rainbow Six Siege Datangkan Operator Baru Bernama Flores

in
Rainbow Six Siege Crossplay
Rainbow Six Siege Crimson Heist | Dexerto

Baru-baru ini, Ubisoft merilis Operator baru untuk Rainbow Six Siege, Flores. Operator yang tergabung dalam Crimson Heist ini merupakan Operator ke-59 dan kabarnya berasal dari Argentina.

Menariknya, Flores memiliki beberapa ability yang sangat membantu para pemain. Apa saja itu? Simak sampai habis.


Ability Flores, Operator Baru Rainbow Six Siege

Merujuk informasi yang ada, Flores merupakan operator yang dibuat guna menghasilkan berbagai ledakan, salah satunya adalah drone RCE-Ratero yang mampu melubangi sesuatu dan menghancurkan peralatan musuh. Operator nantinya bakal rilis pada Season 1 Year 6.

Khusus untuk drone milik Flores, peralatan tersebut tidak jauh berbeda dengan kebanyakan drone pada umumnya. Walau begitu, drone ini tidak akan bisa dimatikan setelah ia aktif. Terlebih, damage yang dihasilkan juga terbilang sangat besar untuk sebuah drone.

Bukan hanya drone saja, Flores juga bakal menggunakan beberapa senjata seperti AR33 dan SR-25, serta GSH-18 sebagai secondary weapon. Untuk sektor granat, Flores memiliki akses terhadap Claymores dan juga Stun Grenades.

Untuk bisa mendapatkan Flores, kalian harus menunggu hingga tanggal 18 Maret 2021 mendatang. Walau begitu, pemilik Battle Pass bisa memainkan Flores 2 minggu lebih awal sebelum operator ini tersedia dan dimainkan oleh publik.

Ubisoft Ganti Nama R6 Quarantine?

Rainbow Six Quarantine and Siege
Rainbow Six Quarantine | Ubisoft

Kembali ke bulan Oktober 2020 lalu, Ubisoft mengumumkan bahwa Rainbow Six Quarantine dan Far Cry 6 harus ditunda hingga April tahun ini. Penundaan tersebut disebabkan pandemi Covid-19. Walau begitu, Ubisoft masih berencana untuk merilis kedua game ini pada 30 September 2021.

Sekedar informasi, Rainbow Six Quarantine menceritakan peristiwa wabah yang membuat umat manusia harus menghadapi parasit alien yang bermutasi dari tahun ke tahun. Selama wawancara beberapa waktu lalu, Ubisoft ditanya mengenai kekhawatiran atas nama dari game tersebut.

Menurut kabar yang ada, nama dari Rainbow Six Quarantine bisa saja berubah dengan alasan kemanusian. Pasalnya, nama Quarantine sendiri identik dengan kondisi pandemi Covid-19 yang membuat orang-orang trauma. Tentu, alasan ini membuat Ubisoft bisa saja mengganti nama gamenya.


Berikan Nilaimu untuk konten ini