PewDiePie Muak Namanya Disebut Oleh Pelaku Teror di New Zealand!

Pewdiepie Akui Muak Namanya Disebut Oleh Pelaku Teror Di New Zealand! Gamedaim

Baru-baru ini ada sebuah kejadian yang sangat menyedihkan menimpa warga Muslim di New Zealand. Dilaporkan ada sekitar 50 warga Muslim meninggal saat sedang menunaikan ibadah Shalat Jumat di sebuah Masjid bernama Christchruch. Mereka ditembak oleh sekelompok teroris yang sangat keji saat sedang menunaikan ibadah shalat.

Bahkan, sang pelaku menyiarkan aksinya secara live di Facebook tanpa takut apapun. Anehnya, nama Youtuber nomor satu di dunia Pewdiepie di sebut oleh sang teroris sebelum melakukan aksinya. Tentu lewat akun Twitternya, PewDiePie langsung menyebut sangat muak namanya disebut oleh sang pelaku teror di New Zealand kemarin.

Pewdiepie Akui Muak Namanya Disebut Oleh Pelaku Teror Di New Zealand!

Sang teror sendiri menyebut “Subscribe To PewDiePie” sebelum melakukan aksinya yang sangat brutal. Tentu PewDiePie langsung merespon hal ini lewat akun twitter resminya. Ia menyebut sangat muak dengan pelaku teror ini saat meneriakkan untuk mendukung PewDiePie melawan T-Series. Ia juga mengucapkan belasungkawa kepada para korban yang tak bersalah.

“Baru mendengar berita buruk dari Christcurch New Zealand. Aku sungguh-sungguh muak namaku diucapkan oleh orang ini,” tulisnya sambil mengucap bela sungkawa kepada para korban tak bersalah.

Pewdiepie Akui Muak Namanya Disebut Oleh Pelaku Teror Di New Zealand!

Drama antara PewDiePie dengan T-Series kini belum juga selesai. PewDiePie sekarang masih memimpin sebagai Youtuber nomor satu di dunia. Ya, subscribernya sendiri saat ini menyentuh angka 89 juta disusul T-Series di bawahnya. Banyak sekali orang-orang atau siapapun mendukung PewDiePie untuk mengalahkan T-Series dengan mengkampanyekan frase ‘Subscribe To PewDiePie’.

Dengan adanya hal ini, para fans memberi dukungan pada PewDiePie bahwa dia tidak ada sangkut pautnya dengan terorisme di New Zealand. Tentu semua orang mengutuk keras pelaku teror yang dilakukan secara live di Facebook ini. Akibatnya banyak sekali kaum Muslim yang tak bersalah menjadi korban kebrutalan orang sangat keji ini. Kini ia telah ditangkap dan terancam hukuman seumur hidup.

Tinggalkan Balasan