Waralaba Assassin’s Creed kembali mencatatkan pencapaian besar dalam industri video game. Ubisoft mengumumkan bahwa total penjualan seluruh seri tersebut telah melampaui 250 juta kopi di seluruh dunia sejak game pertamanya dirilis pada 2007.
Angka ini semakin memperkuat posisi Assassin’s Creed sebagai waralaba terlaris dalam portofolio Ubisoft. Pencapaian tersebut diumumkan bersamaan dengan laporan performa Assassin’s Creed: Black Flag Resynced.
Game terbaru ini dikabarkan berhasil terjual lebih dari dua juta kopi pada hari pertama peluncurannya. Di Steam, jumlah pemain yang aktif secara bersamaan mencapai 104.756 orang, sekaligus menjadi rekor baru bagi seri Assassin’s Creed.
Game tersebut juga sempat menempati posisi teratas dalam kategori gaming di Twitch pada hari peluncuran.
Pertumbuhan Penjualan dari Tahun ke Tahun

Perjalanan penjualan Assassin’s Creed menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Seri ini sebelumnya mencatatkan penjualan 140 juta kopi pada 2019, kemudian menembus 200 juta kopi pada 2022. Kehadiran judul seperti Assassin’s Creed Mirage, Assassin’s Creed Shadows, dan Black Flag Resynced turut mendorong tambahan sekitar 50 juta penjualan dalam empat tahun terakhir.
Dengan pencapaian tersebut, Assassin’s Creed kini telah melampaui penjualan seri Final Fantasy yang berada di kisaran 230 juta kopi. Waralaba ini juga bergabung dalam jajaran seri game terlaris dunia bersama Grand Theft Auto, Call of Duty, Pokémon, dan Super Mario.
Menggabungkan sejarah dan fiksi dalam dunia terbuka, Assassin’s Creed telah membawa pemain menjelajahi berbagai zaman, mulai dari Perang Salib dan Renaisans Italia hingga Mesir Kuno, era Viking, dan Jepang feodal. Konsep inilah yang membuatnya tetap relevan dan populer selama hampir dua dekade.


Membalas