Game romantis populer Love and Deepspace mengalami penurunan drastis dalam pengeluaran pemain setelah kontroversi terkait karakter baru bernama Valko. Berdasarkan laporan PocketGamer, pendapatan dari transaksi dalam game tersebut turun hingga 68 persen setelah pengembang Infold Games membatalkan rencana menghadirkan karakter tersebut.
Valko sebelumnya dipersiapkan sebagai karakter pasangan romantis baru dalam game. Namun, keputusan Infold untuk menghentikan pengembangannya memicu reaksi besar dari sebagian komunitas pemain. Sebagian penggemar merasa kecewa karena karakter yang telah dinantikan tersebut tidak jadi dirilis, sehingga muncul gerakan boikot pengeluaran di dalam game.
Kontroversi Valko Berdampak pada Pendapatan Game

Dampak dari polemik tersebut terlihat jelas pada performa finansial Love and Deepspace. Data pasar menunjukkan game ini hanya mencatat pendapatan sekitar 10,3 juta dolar AS pada Juli, angka yang menjadi titik terendah dibandingkan periode sebelumnya.
Penurunan tersebut menjadi pukulan besar bagi game yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu judul mobile dengan performa komersial kuat. Kontroversi bermula setelah sebagian pemain mempermasalahkan konsep dan latar belakang karakter Valko.
Tekanan dari komunitas akhirnya membuat Infold memutuskan untuk membatalkan perilisan karakter tersebut serta menyatakan tidak akan menambahkan karakter pasangan baru di masa mendatang.
Meski demikian, Love and Deepspace masih memiliki basis pemain besar berkat kombinasi cerita romantis, visual 3D, serta sistem interaksi karakter yang menjadi daya tarik utamanya.
Namun, kasus Valko menunjukkan bagaimana keputusan kreatif dalam game berbasis komunitas dapat memberikan dampak besar terhadap loyalitas pemain dan pendapatan pengembang.
Infold Games kini menghadapi tantangan untuk memulihkan kepercayaan komunitas sekaligus menjaga keberlangsungan salah satu game romantis mobile paling sukses di pasar global.


Membalas