Produser Beom-jun Lee telah mengungkapkan bahwa memasukkan keseksian dalam The First Descendant dianggap sebagai bentuk seni di Nexon Games.
Informasi ini diungkapkan oleh Lee saat diwawancarai Game*Spark (via Automaton). Jika kalian tertarik dengan game-game Nexon, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Beom-jun Lee: Di Nexon Games, Memasukkan Keseksian dalam The First Descendant Dianggap Sebagai Bentuk Seni
2 Oktober 2025 – Berbicara dengan Game*Spark, produser Beom-jun Lee dan sutradara Min-seok Joo membahas kriteria mereka dalam menentukan kolaborasi The First Descendant.
Selain populer, sebuah IP harus memiliki “rasa kecepatan dan aksi yang kuat” yang dimiliki The First Descendant. Meskipun kriteria ini berlaku untuk kolaborasi NieR:Automata dan Bayonetta, Lee dan Joo kebetulan merupakan penggemar berat kedua IP tersebut.
Lee dan Joo juga menyinggung topik kostum seksi khas The First Descendant, di mana kostum tersebut mendapatkan daya tarik seksual dari premis atau karakteristik dasar para karakter.
“Contohnya, Bunny Descendant yang populer,” ujar Lee sebagaimana diterjemahkan oleh Automaton. “Konsep awal karakternya sederhana, ‘seseorang yang bisa berlari cepat.’ Dari situ, kami berpikir, ‘Itu akan memberikan citra seperti kelinci.’”
Lee melanjutkan, “Setelah kami menyampaikan konsep dan visi tersebut kepada para desainer, mereka menyempurnakannya dengan sangat detail. Hal-hal seperti, ‘Jangan perlihatkan wajah, tetapi biarkan pakaiannya terbuka.’ Mereka sangat teliti dalam setiap aspek kecil.”
Menurut Lee, memasukkan “keseksian” dianggap sebagai bentuk seni di Nexon Games dan itu adalah sesuatu yang mereka praktikkan saat mengembangkan The First Descendant.
The First Descendant sudah tersedia di PS5, Xbox Series X, Xbox Series S, PS4, Xbox One, dan PC (Steam).


Membalas