Halo: Campaign Evolved kembali menjadi bahan pembicaraan di komunitas gamer setelah muncul detail baru terkait fitur split-screen co-op di PlayStation 5. Game remake dari Halo: Combat Evolved ini dikabarkan menerapkan aturan yang cukup tidak biasa.
Setiap pemain yang bermain bersama di satu konsol wajib memiliki langganan PlayStation Plus masing-masing. Halo Studios menyebut bahwa fitur split-screen di PS5 tidak hanya membutuhkan dua akun PlayStation Network, tetapi juga dua akun Microsoft yang terhubung, serta dua langganan aktif PlayStation Plus.
Kontroversial baru Halo Campaign Evolved

Tanpa memenuhi seluruh persyaratan tersebut, mode co-op lokal tidak dapat dijalankan secara penuh. Kebijakan ini langsung memicu perdebatan di kalangan pemain. Pasalnya, split-screen selama ini dikenal sebagai fitur klasik couch co-op yang memungkinkan dua orang bermain di satu layar tanpa biaya tambahan.
Namun, dalam versi terbaru ini, integrasi lintas platform dan sistem akun ganda tampaknya menjadi alasan utama di balik kebijakan tersebut. Di sisi lain, Halo: Campaign Evolved tetap menawarkan fitur modern seperti cross-play, cross-progression, serta dukungan hingga empat pemain dalam mode online co-op.
Game ini juga menandai sejarah baru karena untuk pertama kalinya franchise Halo hadir di platform PlayStation. Meski begitu, syarat dua langganan PlayStation Plus di satu konsol ini menuai kritik dari sebagian gamer yang menilai kebijakan tersebut terlalu membebani, terutama untuk fitur yang secara tradisional dirancang untuk bermain santai bersama di rumah.
Dengan rilis yang dijadwalkan pada 2026, Halo: Campaign Evolved diperkirakan akan tetap menjadi salah satu judul paling dibicarakan—baik karena ambisinya maupun kontroversi yang menyertainya.


Bales ke