BeritaPCResmi

Hilmar Veigar Pétursson: Sebagian Besar Inovasi dalam Game Terjadi di PC

"Saya pikir sebagian besar inovasi dalam game terjadi di PC, dan sampai batas tertentu di perangkat mobile, hanya karena volumenya yang sangat besar," ungkap Pétursson.

CEO CCP Games, Hilmar Veigar Pétursson, telah mengungkapkan bahwa sebagian besar inovasi dalam game terjadi di PC.

Informasi ini diungkapkan oleh Pétursson saat diwawancarai PC Gamer. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Hilmar Veigar Pétursson: Sebagian Besar Inovasi dalam Game Terjadi di PC

25 November 2025 – Berbicara dengan PC Gamer, CEO CCP Games, Hilmar Veigar Pétursson, mengungkapkan bahwa PC masih menjadi pusat inovasi dalam game.

“Saya pikir sebagian besar inovasi dalam game terjadi di PC, dan sampai batas tertentu di perangkat mobile, hanya karena volumenya yang sangat besar,” ungkap Pétursson. “Namun, saya rasa kita belum melihat banyak inovasi di perangkat mobile saat ini.”

Pétursson melanjutkan, “Saya pikir kita melihat banyak penyempurnaan, eksekusi, dan formula, semacam pengerasan. Di PC, kita masih melihat banyak eksperimen.”

Meskipun discoverability masih menjadi masalah utama yang dihadapi para pengembang game PC, Pétursson menyadari bagaimana kurangnya gatekeeping di PC⁠ mengindikasi “kesuksesan datang dari tempat yang sangat acak” dan PC “tetap kuat melawan segala rintangan”.

“PC sepertinya menjadi lingkungan tempat banyak hal seperti ini menjadi nyata. Ketika saya menyukai sebuah game, rasanya PC-nya sangat kental,” ujar Pétursson. “Seperti Cuphead, siapa yang akan berpikir untuk membuat Cuphead? Tentu saja, itu bisa terjadi di tempat lain, tetapi rasanya itu seperti ‘game PC’.”

Pétursson melanjutkan, “”Tentu saja, Anda bisa memainkan game itu di konsol, tetapi ada sesuatu yang istimewa dari inovasi yang terbuka, tanpa gatekeeper: Anda bisa membuat game begitu saja.”

Menurut Pétursson, modding adalah kekuatan unik dari game PC, yang tetap dimonopoli oleh platform tersebut bahkan ketika konsol “pada dasarnya menjadi PC sekarang”.

“Kami telah beberapa kali menjalankan kode EVE kuno dan sebagian besar berfungsi, bahkan dengan prosesor VRML yang kami buat di tahun 90-an,” timpal Pétursson.

Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai Analis Kimia, Fransiskus memutuskan untuk mengejar impiannya di bidang jurnalistik dan telah aktif meliput industri game sejak tahun 2020. Saat ini, ia tengah mendalami studi di bidang Hubungan Masyarakat (Humas).…
Leave Comment

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.