Masa depan franchise Halo kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai dampak besar dari restrukturisasi Xbox. Menurut sebuah klaim terbaru, jumlah pengembang yang tersisa di Halo Studios disebut telah berkurang drastis hingga hanya sekitar 20 orang setelah gelombang pemutusan hubungan kerja yang terjadi.
Informasi tersebut muncul tidak lama setelah Microsoft mengumumkan perubahan besar dalam struktur Xbox, termasuk pemangkasan sejumlah posisi dan perubahan pengelolaan beberapa franchise utama. Salah satu perubahan terbesar adalah pengembangan game Halo berikutnya yang disebut akan dialihkan kepada tim baru di bawah Activision.
Halo Studios Menghadapi Perubahan Besar di Tengah Restrukturisasi Xbox

Laporan mengenai hanya tersisanya sekitar 20 developer di Halo Studios masih belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Microsoft. Angka tersebut berasal dari klaim sumber pihak ketiga, sehingga jumlah sebenarnya dari staf yang masih bekerja di studio tersebut belum dapat dipastikan.
Sebelumnya, Xbox mengumumkan adanya pengurangan ratusan posisi sebagai bagian dari restrukturisasi internal. Perubahan tersebut juga berdampak pada arah pengembangan Halo, dengan Activision disebut akan menangani proyek utama berikutnya melalui tim khusus yang berbeda dari tim Call of Duty.
Halo Studios sendiri masih disebut akan tetap mendukung game yang sudah tersedia, sementara pengembangan judul utama berikutnya mengalami perubahan struktur. Kondisi ini membuat komunitas bertanya-tanya mengenai masa depan franchise yang selama ini menjadi salah satu ikon terbesar Xbox.
Hingga saat ini, Microsoft belum memberikan pernyataan resmi mengenai jumlah pasti karyawan Halo Studios setelah restrukturisasi. Namun, laporan tersebut memperlihatkan besarnya perubahan yang sedang terjadi dalam pengelolaan salah satu seri game paling penting milik Xbox.


Bales ke