Kepala Ryu Ga Gotoku Studio, Masayoshi Yokoyama, telah mengungkapkan bahwa game Yakuza biasanya akan menjalani pemeriksaan hukum dan etika hingga 20 kali dibandingkan game lainnya.
Informasi ini diungkapkan oleh Yokoyama saat diwawancarai pengisi suara Hiroyuki Miyasako (via Automaton). Jika kalian tertarik dengan game-game Ryu Ga Gotoku Studio, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Game Yakuza Jalani Pemeriksaan Hukum dan Etika Hingga 20 Kali Lebih Banyak Dibandingkan Game Lainnya
7 Oktober 2025 – Dalam sebuah wawancara dengan pengisi suara Hiroyuki Miyasako, kepala Ryu Ga Gotoku Studio, Masayoshi Yokoyama, membahas topik dunia kriminal Jepang dalam waralaba Yakuza dan bagaimana faktor itu berada di bawah pengawasan yang signifikan dari Computer Entertainment Rating Organization (CERO).
Dalam wawancaranya dengan Yokoyama, Miyasako mengenang adegan perkenalan karakter antagonisnya, Tsuyoshi Kanda, yang terkenal di Yakuza 3 dan menyebutnya sebagai “adegan bleep yang luar biasa”.
Yokoyama tertawa, tetapi segera mengoreksinya: “Tidak, tidak, itu adegan pijat. Itu hobi Kanda yang tidak biasa, yaitu memijat. Jangan salah paham!”
Di Yakuza 3, Kanda digambarkan memiliki “kegemaran memijat wanita dengan kasar”, tetapi seperti yang ditunjukkan oleh banyak detail dalam game tersebut, ini adalah eufemisme untuk sesuatu yang jauh lebih gelap.
Yokoyama membenarkan hal itu dan menyebut faktor pijat itu sebagai “penjelasan yang lemah yang saya buat”.
“Karena temanya, kami menjalani pemeriksaan hukum dan etika 10 atau 20 kali lebih banyak daripada game pada umumnya,” ungkap Yokoyama sebagaimana diterjemahkan oleh Automaton. “Kami harus berhati-hati tentang segala hal.”
Yokoyama melanjutkan, “Hal-hal yang tampak wajar bagi kepekaan orang Jepang bisa jadi sepenuhnya terlarang di negara lain, meskipun itu hanya satu kata dalam naskah atau rambu jalan tertentu yang menyerupai sesuatu yang tabu. Kami harus melewati semua itu sebelum kami dapat merilisnya secara global.”
Di Jepang, game Yakuza umumnya diproduksi dengan mempertimbangkan peringkat CERO D (usia 17 tahun ke atas), tetapi jika sebuah game dinaikkan ke CERO Z (usia 18 tahun ke atas), para peritel tidak akan dapat memajang game mereka dengan cara yang sama seperti game lainnya.
“Game itu akan dipisah-pisah seperti halnya majalah porno,” ujar Yokoyama.
Karena setiap negara tempat game Yakuza dijual juga memiliki sistem peringkatnya sendiri, Yokoyama mengaku mengalami kesulitan dalam mempersiapkan peluncuran globalnya.
Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties akan rilis di PS5, Xbox Series X, Xbox Series S, Nintendo Switch 2, PS4, dan PC (Steam) pada 11 Februari 2026.


Membalas