Techland resmi membatalkan versi Dying Light: The Beast untuk PlayStation 4 dan Xbox One. Keputusan ini mengakhiri penantian pemain konsol generasi lama yang sebelumnya masih berharap game tersebut akan tersedia untuk perangkat mereka.
Melalui unggahan di media sosial, Techland menjelaskan bahwa Dying Light: The Beast sejak awal dirancang untuk memanfaatkan kemampuan perangkat keras generasi terbaru.
Dunia terbukanya, kualitas visual yang lebih maju, serta sistem pertarungan dan parkour yang mulus membutuhkan daya pemrosesan dan kapasitas memori yang tidak dapat disediakan PS4 maupun Xbox One.
Techland Membatalkan Versi PS4 dan Xbox One
Selama proses pengembangan, studio menyadari bahwa membawa game ini ke konsol lama akan membutuhkan terlalu banyak kompromi. Penurunan kualitas tersebut dinilai dapat menghambat pengalaman bermain yang ingin diwujudkan oleh tim pengembang.
Karena itu, Techland akhirnya memilih menghentikan pengembangan versi last-gen dan berfokus mempertahankan kualitas game. Keputusan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan bagi sebagian penggemar.
Namun, banyak pemain mempertanyakan mengapa konfirmasi pembatalannya baru diberikan setelah penantian panjang. Situs resmi Dying Light sebelumnya masih mencantumkan bahwa versi PS4 dan Xbox One akan meluncur sebelum akhir 2025, bahkan informasi tersebut tetap tersedia hingga beberapa bulan pada 2026.
Dying Light: The Beast awalnya direncanakan sebagai ekspansi untuk Dying Light 2: Stay Human, sebelum akhirnya dikembangkan menjadi proyek tersendiri. Sejak diluncurkan, Techland juga terus memberikan pembaruan, termasuk konten Restored Land yang memungkinkan pemain membersihkan wilayah dari para zombie.
Sayangnya, pemilik PS4 dan Xbox One kini harus beralih ke platform generasi terbaru untuk menikmati petualangan tersebut.


Membalas