Curi File Rahasia Nintendo, Seorang Pria Terancam 25 Tahun Penjara!

in ,
Curi File Rahasia Nintendo, Seorang Pria Terancam 25 Tahun Penjara!
Kotaku

Baru-baru ini dikabarkan bahwa pria berusia 21 tahun bernama Ryan Hernandez mengaku bersalah atas tuduhan pencurian file rahasia milik Nintendo. Ketika rumahnya di grebek oleh FBI pada tahun lalu, mereka menemukan lebih dari seribu video dan gambar anak dibawah umur yang terlibat perilaku yang tidak senonoh.

Hernandez pertama kali ditangkap pada 2017, setelah ia dan temannya memegang file rahasia karyawan Nintendo. Kantor Jaksa Amerika Serikat melaporkan jika mereka mengunduh informasi curian, termasuk informasi pra-rilis tentang konsol Nintendo Switch yang diantasipasi tidak akan bocor sebelum peluncurannya.

Mengulangi kasus yang sama

Curi File Rahasia Nintendo Seorang Pria Terancam 25 Tahun Penjara
Kotakgame

FBI datang pada Oktober 2017 dan ia berjanji untuk menghentikan aktivitas jahat lebih lanjut dan mengkonfirmasi bahwa ia memahami konsekuensi dari setiap peretasan di masa depan.

Namun setahun kemudian, ia kembali meretas beberapa server Nintendo dan mencuri informasi rahasia tentang berbagai game video populer, konsol, dan alat pengembang.

Terancam 25 tahun penjara

Curi File Rahasia Nintendo Seorang Pria Terancam 25 Tahun Penjara 1 1
Liputan6

Pada bulan Juli 2019, FBI kembali mendatangi Hernandez dan tidak hanya berisi ribuan file Nintendo, namun ia juga terbukti memiliki banyak koleksi film tak senonoh di dalam file komputernya.

Untuk hal ini, ia dituntut tiga tahun penjara. Namun, ia terancam terkena hukuman 25 tahun penjara, mengingat hal ini berhubungan dengan pornografi dibawah umur yang merupakan kasus yang cukup besar.

Hernandez diketahui harus membayar ke Nintendo sebesar USD 259, 323 karena kejahatan yang ia lakukan. Tak hanya itu saja, ia juga harus menjalani hukuman karena perbuatan yang ia perbuat.

Padahal dirinya pada tahun sebelum-sebelumnya sudah pernah terkena kasus yang sama. Tapi ia masih melakukan hal itu dan terkena batunya. Untuk para gamer di Indonesia, tidak patut ditiru ya hal seperti ini. Bagaimana tanggapan kalian? komen di bawah ya.