Bungie Keluarkan Biaya 3,9 Triliun Rupiah untuk Kembangkan Game Marathon

Marathon telan biaya 3,9 triliun rupiah

Berita
Bungie Keluarkan Biaya 3,9 Triliun Rupiah Untuk Kembangkan Game Marathon Gamedaim
Komentar

Bungie kembali menarik perhatian industri game lewat peluncuran proyek ambisius mereka, Marathon. Game bergenre extraction shooter ini resmi dirilis pada Maret 2026 dan hadir di berbagai platform, mulai dari PlayStation 5, Xbox Series, hingga PC. Sejak diumumkan, Marathon memang sudah diprediksi menjadi salah satu proyek besar dengan skala produksi kelas atas.

Di balik kualitas dan ambisinya, ternyata ada biaya pengembangan yang tidak main-main. Berdasarkan laporan dari Paul Tassi di Forbes, Bungie dikabarkan menggelontorkan dana lebih dari 250 juta dolar AS untuk membangun game ini. Jika dikonversikan ke rupiah, jumlah tersebut mencapai sekitar Rp 3,9 triliun—sebuah angka yang menegaskan status Marathon sebagai proyek AAA berskala besar.

Marathon Dikembangkan selama 4 tahun dan melibatkan 300 orang

Bungie Keluarkan Biaya 3,9 Triliun Rupiah Untuk Kembangkan Game Marathon
Bungie keluarkan biaya 3,9 triliun rupiah untuk kembangkan game marathon

Proses pengembangannya sendiri memakan waktu lebih dari empat tahun, dengan melibatkan sekitar 300 orang dalam tim pengembang. Angka tersebut menunjukkan betapa kompleks dan besarnya proyek ini, mulai dari tahap konsep hingga akhirnya siap dirilis ke publik. Menariknya, biaya tersebut belum termasuk pengeluaran untuk dukungan setelah rilis, seperti update konten dan pemeliharaan server.

Artinya, total investasi untuk Marathon kemungkinan masih akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Dari sisi pemain, data menunjukkan bahwa platform PC menjadi rumah utama bagi komunitas Marathon. Mayoritas pemain datang dari Steam, bahkan disebut mencapai sekitar 70% dari total pemain.

Hal ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat komunitas PC dikenal lebih aktif, terutama untuk game dengan elemen kompetitif dan progresi jangka panjang. Perilaku pemainnya pun tergolong cukup intens. Rata-rata waktu bermain tercatat mencapai 28 jam, dengan sebagian pemain bahkan jauh melampaui angka tersebut.

Tantangan untuk Bangie

Bungie Keluarkan Biaya 3,9 Triliun Rupiah Untuk Kembangkan Game Marathon
Bungie keluarkan biaya 3,9 triliun rupiah untuk kembangkan game marathon

Sekitar 22% pemain menghabiskan lebih dari 50 jam di dalam game, sementara 7% lainnya sudah menembus angka 100 jam. Ini menunjukkan bahwa Marathon berhasil menciptakan pengalaman yang cukup membuat pemain betah untuk terus kembali bermain.

Meski demikian, perjalanan Marathon belum sepenuhnya mulus. Menurut Paul Tassi, game ini memang sudah melewati fase kritis awal yang sering dialami game live service, menandakan kondisi yang mulai stabil. Namun, di tengah persaingan yang semakin ketat, Marathon masih menghadapi tantangan besar, terutama dari game lain seperti ARC Raiders yang dinilai mampu memberikan tekanan di pasar.

Dengan segala potensi dan tantangannya, Marathon kini berada di titik penting: mempertahankan pemain lama sekaligus menarik pemain baru. Ke depan, konsistensi update dan inovasi akan menjadi kunci apakah game ini bisa benar-benar menjadi raksasa baru di genre extraction shooter, atau justru tertinggal di tengah persaingan yang semakin sengit.

Ikuti Gamedaim — di mana saja

Tetap terkini di mana pun kamu membaca.

Selanjutnya

Crimson Desert Disebut Bisa Dimainkan Di Switch 2 Dengan 30 Fps
Berita

Crimson Desert Disebut Bisa Dimainkan di Switch 2 dengan 30 FPS

13 April 2026 Syaipul Anwar 2 menit baca

Crimson Desert Mampu Berjalan 30 FPS di Nintendo Switch 2?

Baca artikel lengkap