BeritaPCResmi

Bea Cukai China Tangkap Pria Yang Selundupkan 160 CPU di Tubuhnya

Baru-baru ini komunitas gamer dikejutkan dengan kabar yang datang dari negeri tirai bambu China. Kabar tersebut rupanya berhubungan dengan pasokan CPU Intel yang selama ini semakin menipis. Benar, belakangan ini petugas bea cukai China berhasil menangkap seorang pria yang seludupkan 160 CPU di tubuhnya. Lantas, bakal seperti apakah jadinya? Yuk ikuti pembahasan Gamedaim News berikut.

Maraknya kasus impor dan ekspor ilegal memang bukanlah hal yang mengejutkan bagi beberapa negara di dunia. Di Indoneisa sendiri biasanya benda yang sering kali diseludupkan adalah berbentuk Narkotika. Namun, berbeda dengan Indonesia, China malah sedang kesulitan menghentikan pengeludupan Hardware secara illegal ke beberapa negara. Contohnya seperti kejadian yang berikut ini.

Pria Selundupkan 160 Processor Ditangkap di Pelabuhan Gongbei China

Intel alder lake
Intel alder lake | gamedaim

Pada Bulan lalu, pemerintah China sempat melaporkan bahwa petugas Bea Cukai negaranya telah barhasil menghentikan pengiriman Kartu grafis XFX Radeon RX yang diberi label palsu untuk menghindari pajak impor. Pihak berwenang telah menyita sebanyak, 5840 kartu grafis senilai 3 juta USD pada kasus tersebut. Selesai dengan masalah ini, mereka kembali kedatangan kasus baru lagi. Kali ini giliran CPU yang akhirnya menjadi sasaran.

Tepatnya pada tanggal 9 Maret, pihak berwenang telah menangkap seorang pria yang membawa sebanyak 160 prosesor berjenis Intel 11th Gen dan 12th Gen Core CPU. Pria yang dijuluki “CPU Berjalan ini” dikabarkan menggunakan pita perekat untuk menempel semua CPU pada tubuhnya saat masuk ke pelabuhan Gongbei. Sayangnya, aksi ini menarik perhatian petugas karena postur tubuh sang pelaku yang terlihat aneh ketika berjalan.

CPU Senilai 718 Juta Rupiah Berhasil Disita Oleh Petugas Berwenang

Saat diperiksa, ia juga membawa beberapa perangkat lain seperti 16 Smartphone untuk ikut diseludupkan. Sementara itu, Processor yang dibawa juga berjenis Intel Core i5-12600KF yang dijual seharga sekitar 300 USD. Jika kita totalkan keseluruhannya maka harganya sendiri hampir mencapai 50 Ribu USD, atau sekitar 718 Juta Rupiah. Hingga saat ini, polisi masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk kasusnya.

Kejadian seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Pasalnya, pada tahun 2021 lalu seorang pria asal Hong-Kong juga merekatkan tubuhnya bersama dengan 304 CPU Ryzen. Sayangnya, aksinya ini gagal saat dirinya tertangkap di perbatasan negara Macao. Lantas, bagaimanakah pendapat kalian atas kejadian terebut? Jangan lupa tulis komentarmu ya.

Related Posts

Leave Comment
Gamedaim We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications