Review

Review Deathloop, Makin Diulang Makin Seru

Sebuah mahakarya memukau datang dari Bethesda dan Arkane Studios. Kali ini yang mereka hadirkan adalah game baru dengan konsep First Person dengan sedikit bumbu ala Rogue-Like. Berbeda dari game 12 Mintutes, Dethloop akan membawamu merasakan pengalaman Time Loop penuh aksi lesatan peluru. Pada kesempatan kali ini, Gamedaim Review akan bagikan Review sederhana dari game Deathloop. Apakah game yang satu ini wajib dicoba?

Seperti yang sudah kalian ketahui, Arkane Studios memang cukup terkenal dengan game rancangannya yang bernama Dishonored. Punya mekanik Gunplay First-Person berelemen Stealth, game buatan mereka juga berhasil memiliki cerita yang kompleks dan juga gaya permainan yang berbeda dari game FPS normal. Formula yang ada pada game Dishonored kini menjadi lebih besar ketika kamu mencoba game barunya yaitu Deathloop.

Berbeda dari game sebelumnya, Deathoop berhasil mengangkat tema Sci-Fi dengan perpaduan Dystopian Atompunk. Pada game ini, kalian akan berperan sebagai pembunuh bayaran yang terjebak pada suatu Pulau berisikan orang-orang gila yang selalu kamu temui. Tugasmu adalah menginvestigasi apa penyebap Time Loop tersebut serta memburu berbagai target yang membuat pulau ini bekerja.

Review dari Game Deathloop

1. Plot, Berburu Atau yang Diburu

Vccv3b67fmkakcp9cwikif 1200 80
Review dari game deathloop | bethesda

Deathloop akan mengajakmu untuk beraksi pada sebuah pulau bernama Blackreef yang mana selalu mengulang waktunya setiap 24 Jam. Kamu akan bermain sebagai Agen bernama Colt yang terjebak ingin keluar dari Loop mematikan ini. Blackreef sendiri bakal berisikan orang-orang gila yang siap membunuh kalian kapanpun. Kamu terpaksa mencari cara untuk membunuh para Visionaries mereka yang membuat Loop pulaunya selalu bekerja.

Seperti yang terlihat, Colt akan menghadapi banyak musuh dengan penampilan aneh-aneh. Untungnya, Colt sendiri mampu mengingat segala hal yang pernah ia lewati meskipun Loop barlangsung. Pasalnya, seisi pulau tersebut sama sekali tidak mengingat kejadian apapun saat Loop terulang. Kesempatan ini akhirnya ia manfaatkan untuk menyusun strategi dan menghafal Jadwal sang target dari Pagi, Siang, Sore, dan Malam.

Yang membuat misi Colt selalu saja gagal adalah kehadiran sang penjaga Blackreef yang punya kemampuan kuat seperti Colt. Benar sekali, ia bisa mengingat setiap Loop dan mempelajari gerak-gerik kalian saat berada pada Blackreef. Karakter ini adalah Julianna yang berambisi menjaga Blackreef untuk selalu bekerja dan mengulang seperti semestinya. Dari sinilah, Colt dan Julianna akan selalu baku tembak sampai terus menerus.

Selain menjaga Blackreef dari ancaman Colt, Juliana juga mencari tahu apa tujuan Colt. Di sisi lain, Colt juga berhasil mencuri kode rahasia yang ia sendiri tidak tahu apa fungsinya. Lantas, mengapa Julianna ingin Loop ini terus berlangsung? Lalu, mengapa Blackreef selalu mengulang waktunya setiap 24 jam? Yup, jawaban tersebut dapat kamu temukan pada saat bermain Mode Campaign Deathloop.

Game ini sangat minim sekali Cutscene, cara mereka menyampaikan ceritanya sendiri cukup melalui Suara dari Dialog karakter utama. Selain itu, kalian juga harus mencari berbagai misteri mulai dari Audiolog, Note, dan Foto yang tersebar pada setiap region-nya. Secara tidak langsung, Deathloop memaksa kalian untuk terus bereksplorasi. Cara ini kurang cocok bagi gamer yang malas mencari misteri-misteri rahasia pada gamenya.

2. Cara Kerja Loop Rumit dengan Mekanik Gun-Play yang Simpel

Review dari game deathloop | bethesda
Review dari game deathloop | bethesda

Sebenarnya Deathloop punya mekanik yang kurang lebih sama seperti Dishonored. Itu karena, Colt juga punya kemampuan seperti Teleport, Telekinesis, dan invisibility. Meskipun begitu, game ini berhasil menambahkan serbagai elemen baru untuk menunjang gameplay yang lebih Frest. Hal ini telah mereka buktikan dengan menambahkan sistem Skill Perks, Upgrading Weapon, dan Currency.

Untuk membunuh Visionaries tidaklah semudah yang kalian kira. Blackreef punya 4 region berbeda yang mana masing-masing dapat kamu jumpai dalam waktu Pagi, Siang, Sore, dan Malam. Sang target akan terpencar dalam 4 region dan 4 waktu yang Blackreef miliki. Nantinya, saat player masuk ke sisi region pertama, maka Loop akan berputar dan kamu harus membunuh semua Visionaries yang ada dalam waktu maksimal satu hari saja

Saat berada dalam Time Loop, player diwajibkan menyelesaikan misi pertama yang sudah game ini tentukan. Contohnya, ketika kamu sudah menyelesaikan misi pada pagi hari, maka waktu otomatis akan berjalan ke Siang, Sore, dan Malam. Jika kamu gagal membunuh semua Visionaries dalam satu Day Loop yang game ini tentukan, maka waktu akan reset dan progressmu akan hilang. Intinya, loop yang Deathloop sajikan bukan berbentuk timer, melainkan berbentuk 4 kali Respawn.

Dari flow permainan Deathloop juga punya kemiripan seperti Hitman. Kamu ditugaskan untuk melakukan Observasi untuk mencari target yang harus dibunuh. Selain itu, player harus mempelajari jadwal penjaga yang berkeliling. Jangan khawatir, karena player bisa menggunakan gaya permainan Stealth ataupun Rush. Perlu kami ingatkan juga bahwa, Pagi, Siang, Sore, dan Malam akan memiliki layout dan musuh dengan tingkat kesulitan yang bisa berubah.

Muliplayer: lindungi loop atau hancurkan loop | bethesda
Muliplayer: lindungi loop atau hancurkan loop | bethesda

Melanjutkan yang sebelumnya, Deathloop juga menawarkan sistem Currency yang disebut sebagai “Slabs”. Mata uang tersebut dapat kamu gunakan untuk kustomisasi senjata, membeli senjata, atau upgrade Skill Perks. Tidak hanya itu, Dengan bantuan Slabs, karaktermu bisa memiliki skill “Rewind” yang memungkinkannya untuk mengulang waktu beberpa detik tanpa harus mewati Loop reset. Kurang lebih, hampir mirip seperti skill Tracer di Overwatch.

3. Muliplayer: Lindungi Loop atau Hancurkan Loop

Muliplayer: lindungi loop atau hancurkan loop | bethesda
Muliplayer: lindungi loop atau hancurkan loop | bethesda

Sistem Multiplayer yang Arcane Studios sajikan pada Deathloop sangat kreatif. Pada Main Menu, kamu akan diberi dengan pilihan “Break The Loop”(bermain sebagai Colt Single Player) atau “Protect The Loop” (bermain sebagai Julianna pada Multiplayer). Kesimpulannya, game ini menawarkan permainan Arena 1 Vs 1 yang mana masing-masing player akan saling bunuh dengan memilih karakter Julianna ataupun Colt.

Sementara itu, yang membuat Mode Multiplayer ini juga menarik adalah, Deathloop mengusung sistem “Invading Time-Line”. Jika kamu bermain Single Player, maka sewaktu-waktu ada player lain yang tiba-tiba masuk dan bermain sebagai Julianna. Alih-alih melawan Julianna yang hanyalah Bot, kamu akan melawan player lain yang bakal menambah tingkat kesulitan lebih tinggi. Kamu bisa melakukan hal yang sama juga ke Player lain yang sedang bermain Single-Player.

Sistem “Invading Time-Line” tersebut sayangnya tidak memungkinkan kita untuk melanjutkan cerita saat berada dalam Mode Multipleyer. Beberpa Cutscene utama yang seharusnya ada pada Single-Player rupanya telah mereka hilangkan, tetapi kamu bisa mendengar Dialog antar karakter melalui Radio Transmitter. Tidak hanya itu saja, saat bermain Multiplayer, NPC yang biasanya menyerang Colt kini sengaja mereka Nerf untuk alasan Balancing.

Sebenarnya, Multiplayer dengan formula ini pernah kita jumpai pada game Watch Dogs 2 buatan Ubisoft. Kamu sama-sama bisa melakukan Invading player lain saat ia bermain Mode Single Player. Dengan Implementasi sistem seperti ini, Deathloop berhasil menawarkan hal yang cukup segar. Jujur saja, mode Multipalyer yang game ini tawarkan dapat tereksekusi dengan baik dan tentunya sayang jika sampai kamu lewatkan.

4. Musik, Level Design, dan Voice Actor

Musik, map design, dan voice actor | bethesda
Musik, map design, dan voice actor | bethesda

Untuk urusan Musik, saya sendiri tidak terlalu ahli. Tetapi, menurut saya Music pada game Deathloop sangat cocok untuk mengantarkan Ambience dunia pada gamenya. Sejauh ini ada 12 Musik yang bertemakan Sythwave Classic dan Lagu-lagu bernuansa 80-an. Lagu-lagu tersebut sangatlah sesuai untuk mengisi kekosonga saat bosan ketika mengulang loop terus menerus. Belum lagi, beberpa lagu pun ada yang punya lirik yang lumayan asik.

Jika berbicara urusan Map Design, Deathloop memang memiliki tema yang cukup unik. Mereka berhasil memadukan tema Sci-Fi dan AtomPunk. Meskipun sangatlah linear dan tidak seluas game Open-World, Deahloop lagi-lagi kembali memberikan perubahan segar dalam setiap Loop-nya. Contohnya saat pagi hari kamu akan melihat para NPC yang bersantai, tetapi saat malam mereka akan mulai berpesta gila-gilaan dengan jumlah musuh yang lebih banyak.

Selama kamu bermain, Colt dan Julianna selalu bertengkar layaknya kakak beradik. Mereka akan beradu dialog lewat Radio Transmitter yang tersebar pada setiap map. Player terkadang dapat menjumpai berbagai dialog lucu dari mereka yang saling mengejek. Voice Actor dari Julianna dan Clot tereksekusi dengan sempurna dan selalu bisa memberikan kesegaran saat berada dalam permainan.

Tidak hanya Main Character saja, setiap NPC musuh yang kamu jumpai akan memiliki Dialog yang humoris dan unik. Terkadang mereka dapat membicarakan apa yang terjadi pada dunia game ini dan mengomentari kedua karakter utama. Terkadang juga, sang pengantar Stasiun Radio dapat muncul dengan humor yang tak kalah kocak. Mengingat pulau Blackreef dipenuhi dengan pesta gila, akan ada banyak dentuman music bass yang mengiringi dunianya.

Kesimpulan Review Deathloop

Deathloop telah menjadi salah satu game Action FPS yang berhasil tampil segar pada tahun 2021 ini. Mencoba game yang satu ini tentunya menjadi pengalaman baru bagi saya yang sudah lama menggemari Franchise Dishonored. Berani tampil berbeda dengan tema yang tidak biasa, Deathloop berhasil mengeksekusi Gameplay yang penuh perhitungan serta mengajari kita untuk belajar dari kesalahan sebelumnya.

Story yang mereka tawarkan cukup menarik dengan bumbu humor yang lumayan berwarna. Setiap karakter game ini pun punya perspektif berbeda dengan kepercayaan yang bertolak belakang. Meskipun Dunianya sangat Linear, Deathloop tetap memberikan perbedaan mulai dari menata ulang lokasi musuh hingga memberikan event-event tertentu pada setiap Loop. Selain itu, elemen Sand-Box menjadi solusi utama untuk menghadapi masalah yang ada.

Sistem Multipalyer yang bernama “Invading Time-Line” membuat daya tarik tersendiri bagi kamu yang ingin menambah tantangan lebih. Di sisi lain, Voice Actor yang memanjakan membuat masing-masing karakter memberikan kesan hubungan erat dalam bentuk Rival sempurna. Tidak sampai situ saja, Arkane Studios juga memberikan kebebasan bagi player untuk membentuk dan mengubah Play-Style dalam permainan.

Beberpa hal yang perlu kamu perhatikan juga, bahwa Deathloop membawa kisah Time Loop. Yang artinya, player akan meraskan adegan yang berulang-ulang setiap kamu gagal. Secara tidak langsung game ini tentunya akan memberikan pengalaman Repetitive. Tetapi, mereka berhasil memberikan berbagai Clue yang mudahkan kalian. Sayangnya, yang membuat game ini kurang adakah kehadiran AI yang tidak peka dengan keadaan sekitar saja.


Bagi kamu yang belum sempat mencoba game ini, maka game yang satu ini sangatlah kami rekomendasikan. Deathloop sendiri sudah rilis dan dapat kamu mainkan pada Paltform PC, PS4, PS5, Xbox One, dan Xbox Series. Seperti biasanya, pengguna PC dapat membeli gamenya lewat Steam Store. Bagaimanakah menurut kalian, sudah siap untuk kembali bertempur pada pulau Blackreef?

Related Posts

Leave Comment
Gamedaim We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications