Bermasalah di Visa, Tiga Pemain LoL Team Liquid Terancam Batal Tampil di LCS Spring Split 2020!

in , , ,
Team Liquid
Source: Blog of Legends

Salah satu tim League of Legends yang berbasis di Belanda, yaitu Team Liquid nampaknya tengah mengalami sebuah masalah. Hal ini lantaran Visa untuk tiga pemainnya belum keluar sampai saat ini.

Padahal, dalam waktu dekat mereka akan segera mengikuti turnamen League of Legends Championship (LCS) Spring Split 2020. Lantas, Visa siapa saja yang mengalami masalah saat ini.


Ini 3 Pemain League of Legends yang Mengalami Masalah Visa

Permasalahan ini diungkap oleh Steve Arhancet, pemilik dari Team Liquid. Ia mengatakan melalui akun Twitter-nya bahwa ada penundaan Visa untuk Mads “Broxah” Brock-Pedersen, Jang “Chain” Nu-ri dan Shern “Shernfire” Cheng Tai.

Hal ini sangat mengecewakan karena ada penundaan proses visa untuk Cain, Broxah, dan Shernfire. Kami berharap mereka semua bisa ikut bertanding di awal musim, meski mungkin hal itu tidak akan terjadi,”

Steve Arhancet

Penundaan Visa ini cukup berdampak terhadap persiapan Team Liquid dalam mengikut LCS Spring Split 2020 mendatang.

Tidak hanya itu, masalah Visa ini bukanlah kejadian yang cukup langka. Pasalnya, sudah banyak masalah yang menimpa para atlet Esports terkait Visa.


Antisipasi Permasalahan Visa, Jerman Siapkan Visa Khusus untuk Atlet Esports

Visa
Source: Pixabay

Beberapa waktu lalu, Jerman akan segera merealisasikan sebuah Visa khusus untuk atlet Esports yang berlaga di negara tersebut. Visa ini dibuat untuk mengurangi masalah terkait dokumen legalitas dalam mengunjungi Jerman.

Selain itu, ini merupakan cara agar para tim yang berlaga di Jerman bisa mengefisiensi waktu. Pasalnya, mereka tidak perlu memakan banyak waktu untuk mengurus Visa.

Perkembangan ini juga dapat berfungsi sebagai model bagi negara-negara lain. Persyaratan visa bagi semua pemain profesional esports harus diselaraskan secara internasional agar memberikan akses mudah ke turnamen dan liga di seluruh dunia,” ucap Presiden Federasi Esports Jerman (ESBD), Hans Jagnow.

Peraturan visa ini bisa menghalangi pengembangan esports profesional di seluruh Eropa. Tim dan penyelenggara turnamen sering mengalami kesulitan membawa warga non-Eropa ke negara masing-masing,” imbuhnya.


Pada dasarnya, memang perlu kebijakan yang mengatur tentang Visa untuk para atlet Esports. Menarik untuk dinantikan bagaimana aturan baru ini berlaku di Jerman.