Tim Mobile Legends asal Indonesia, RRQ, harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir dari MSC 2025 usai dikalahkan oleh Selangor Red Giants (SRG) dalam laga playoff. Pertandingan berlangsung sengit, namun SRG tampil lebih konsisten dan disiplin sepanjang game.
Meski RRQ sempat menunjukkan perlawanan di beberapa momen krusial, mereka kesulitan menembus pertahanan solid SRG yang bermain objektif dan minim kesalahan. Kekuatan makro SRG berhasil mematikan pergerakan para pemain RRQ, membuat sang Raja kehilangan kendali permainan.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan RRQ di MSC 2025, turnamen bergengsi yang menjadi bagian dari Esports World Cup (EWC). Sementara itu, kemenangan ini membawa SRG melaju ke babak selanjutnya dan membuka peluang mereka untuk mencetak kejutan di fase akhir kompetisi.
RRQ Dipulangkan SRG di MSC 2025

Pertandingan antara RRQ dan SRG berlangsung sangat sengit hingga memakan lima game penuh. Kedua tim terlibat dalam adu strategi ketat yang terlihat jelas sejak awal laga.
Namun, SRG tampil lebih solid dengan strategi yang terencana. Mereka hanya memberi ruang bagi RRQ saat menggunakan Sutsujin sebagai Jungler tank di game pertama yang memang berhasil dimenangkan oleh RRQ. Setelah itu, SRG tak mengulangi kesalahan yang sama.
Pada game keempat, mereka kembali melepas peran tank Jungler dan justru mengeksekusinya dengan sempurna lewat penggunaan Akai oleh Sutsujin. Terlihat jelas bahwa SRG sengaja memaksa RRQ bermain dengan Jungler bertipe Assassin, sebuah skenario yang berhasil mereka manfaatkan sepenuhnya.
Dari sisi gameplay, SRG tampil lebih presisi dalam setiap teamfight. Mereka mampu menjaga tempo permainan, tidak terburu-buru melakukan all-in, dan justru memaksimalkan damage ketika RRQ kehabisan skill. Kesabaran dan ketenangan inilah yang menjadi kunci keunggulan SRG sepanjang seri.
Pada akhirnya, RRQ dipulangkan SRG, menunjukkan mental tanding yang luar biasa dan para pemainnya tampil sangat efektif. Sementara itu, RRQ tampil dengan skuad yang belum pernah mencicipi panggung MSC sebelumnya.
Meski membawa nama besar dan beban ekspektasi tinggi, pengalaman ini akan menjadi pelajaran penting bagi tim untuk turnamen berikutnya.
Baca Juga:
- Jadwal Playoff MSC 2025, RRQ dan ONIC Hadapi Lawan Berat
- Team Vitality Juara MLBB Women’s Invitational 2025 di EWC
- Bigetron Esports dan Team Vitality Resmi Jadi Partner di Scene Esports Global


Bales ke